hahaha...kalo percaya sama Aseng boleh ga?


Jeremia Jefferson


PT ORIX Indonesia Finance 
Wisma Kyoei Prince 24th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 3-4, Jakarta 10220
Telp.  +62 572 3041 ext. 2212
Hp.     +62 811 966 288
Fax.    +62 572 3071 
E-mail [email protected]
http     www.orix.co.id 

Information provided in this email, including any attachments, are 
intended for the addressee named and deemed confidential property of ORIX 
Indonesia Finance. Any use of information provided herein, including but 
not limited to the registered ORIX name and logo are prohibited without 
the written permission of PT ORIX Indonesia Finance. If you are not the 
intended recipient, any use, printing, copying or distribution of this 
e-mail or of any attachments to it is strictly prohibited. If you received 
this e-mail in error, please advise the sender immediately and delete the 
e-mail and any attachments from your system. Thank you. 





Didi Semendawai <[email protected]> 
Sent by: [email protected]
01/14/2009 04:13 PM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
Re: [saham] Semen Gresik dan PGN Lanjutkan Buy Back











Mas, boleh saran? mending Jgn percaya asing ..

--- Pada Rab, 14/1/09, Hendra Susanto <[email protected]> menulis:
Dari: Hendra Susanto <[email protected]>
Topik: Re: [saham] Semen Gresik dan PGN Lanjutkan Buy Back
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 14 Januari, 2009, 3:52 AM

Salam,

Saya melihat beberapa hari ini PGAS lagi di collect oleh asing dengan 
nilai rata 2x Rp 2025 - 2075, apa ada juga yang memperhatikan nya, mohon 
pendapat dari teman2x
 
Best Regard
Hendra Susanto



From: simon bolenang <simon_bolenang@ yahoo.com>
To: obrolan-bandar yahoogroups <obrolan-bandar@ yahoogroups. com>; saham 
yahoogroups <sa...@yahoogroups. com>
Sent: Tuesday, January 13, 2009 21:49:52
Subject: [saham] Semen Gresik dan PGN Lanjutkan Buy Back


Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk 
(PGAS) akan kembali melanjutkan program pembelian saham kembali alias buy 
back. Padahal batas akhir buy back kedua emiten plat merah tersebut pada 
12 Januari 2009.

Demikian hal tersebut diungkapkan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara 
(BUMN) Sofyan Djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka 
Selatan, Jakarta, Selasa (13/1/2008).

"Baru Semen Gresik yang laporkan untuk melanjutkan buy back, PGN juga," 
katanya.

Ia mengatakan, sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan otoritas bursa, 
kedua emiten BUMN tersebut harus melakukan rapat umum pemegang saham 
(RUPS) guna mengesahkan aksi korporasi tersebut.

"Semen Gresik akan segera lakukan RUPS untuk meminta persetujuan pemegang 
saham," ungkapnya. 

Menurutnya, walaupun kedua perseroan tersebut sudah berniat untuk kembali 
melakukan buy back, keputusan akhir tetap berada di kesepakatan para 
pemegang saham.

"Kalau bukan perusahaan terbuka kan tinggal persetujuan saya saja," 
katanya.

Program buyback yang dilakukan kedua BUMN itu dinilai akan menguntungkan 
perusahaan, karena sahamnya dibeli pada harga yang cukup rendah. Saham 
hasil buy back tersebut masuk ke dalam treasury stock masing-masing dan 
dapat dilepas kembali sesuka hati.

Berdasarkan Data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan 
(Bapepam-LK) per 7 Januari 2009, Semen Gresik telah merealisasikan buy 
back hingga Rp 192,68 miliar dari rencana Rp 1 Triliun. Sedangkan PGN 
telah merealisasikan dana buy back Rp 2,5 miliar dari rencana Rp 450 
miliar. 



Get your preferred Email name! 
Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. 

Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
 

Kirim email ke