Pak Ritchie, Mungkin saya bisa kasih saran sedikit. Perhatikan chart 1 tahun. Lihat apakah trend nya up atau down. Contoh: lihat BLTA trus compare dengan ASII. Sama2 periode 1 thn.
Yang satu jelas turun, yg satu jelas naik. Point saya, bila kita ambil saham yg uptrend, worst case katakanlah kita salah ambil harga tertinggi trus turun dalam, PROBABILITAS untuk bakal kejemput masih jauh lebih bagus daripada saham yang downtrend. Nah baru dr situ baru kita perdalam lagi pake analisa dan indikator jangka pendek lainnya. HC Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Richie Saham <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 26 Jul 2010 17:41:09 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham Sesuai dengan plesetan singkatan S A H A M : "Salah Ambil Harga Anda Merugi"," Sabar Agar Harga Anda Masuk" dll, Saya juga sedang mempertimbangkan hal yang sama seperti Bapak, hari ini saja saya hancur2an di BLTA beli di 280 jual di 240, sebelumnya saya beli di 360 dan krn right issue jual di 280 (Dapet Right jual di 56), kemudian saya beli lagi eh hancur lagi...Bapak termasuk beruntung masih ada sisa 20%, saya sudah inject beberapa kali, tetapi saya masih tetap bertahan dengan dana yang tersisa., Saran untuk Pemula (Amatir) seperti saya : 1. Hindari saham gorengan. 2. Hindari saham Bakrie 7 3. Jangan pakai margin untuk trading, kecuali beli pagi dan jual sore gain or loss. 4. Beli Saham Blue Chip 5. Sebelum beli analisa saham yg akan anda beli dan baca milis dari rekan2 (pencerahan). 6. Beli sesuai Perencanaan. Sialnya saya mulai memahami setelah uang saya sudah habis. Keep the Faith Pak, keputusan Bapak sangat Tepat dan Bijaksana, saya Doakan Bapak SUKSES di tempat yang lain. Thanks & Regards Richie --- Pada Sen, 26/7/10, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: Re: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 26 Juli, 2010, 8:43 AM Mungkin saham bukan jalan rejeki bapak..tapi saya yakin bahwa rejeki itu ditentukan oleh usaha dan berdoa..mungkin tuhan menunjukkan rejeki bapak di tempat lain..jangan patah arang pak..TETAP SEMANGAT Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !From: Lucky Trader <soluckytrader@ gmail.com> Sender: sa...@yahoogroups. com Date: Mon, 26 Jul 2010 15:37:19 +0700To: <sa...@yahoogroups. com>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com Subject: Re: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham Di sisi lain, ane ucapin SALUT..... apapun yg tlah terjadi, ente telah mengambil keputusan yg mungkin terbaik untuk kehidupan ente di masa depan. 2010/7/26 Aryadi <ary...@gmail. com> Setelah mempertimbangkan baik-baik dan mengaji untung ruginya, akhirnya pada hari ini saya memutuskan untuk berhenti bermain saham. Saya keluar sebagai seorang looser, seorang yang telah kalah bermain. Dana saya saat ini tersisa tinggal 20%, dan hari ini semua portfolio saya yang masih tersisa telah saya jual. Saya telah mempertaruhkan semua uang yang saya miliki, dan rupanya ini bukanlah hal yang bijaksana. Ini adalah kebodohan yang terbesar yang pernah saya lakukan dalam hidup saya. Masih terbayang-bayang jumlah uang ratusan juta yang pernah saya miliki, hasil menabung selama bertahun-tahun yang sekarang telah sirna. Saya tak hendak mengatakan bahwa permainan investasi saham tak menguntungkan. Beberapa orang mungkin jadi kaya dari investasi tersebut. Namun ini lebih tentang saya, saya sangat bodoh untuk menghasilkan uang dari investasi saham tersebut. Jadi, sayalah yang bodoh, bukan bursa saham nya yang salah. Saya telah mencoba membeli saham blue chip, saham lapis kedua, dan saham gorengan. Suatu saat berbuah untung, namun lain saat lebih banyak ruginya. Akhirnya, hari ini, saya memutuskan untuk berhenti bermain saham untuk selamanya. Good luck buat yang lain, semoga Anda tak seperti saya. Wassalam, Adi
