Seingat saya Pak Aryandi ini dulu pedagang kambing. Mungkin bisa kembali ke situ. Kemarin saya ketemu seorang yang bergelar Drh, katanya usaha kambing itu returnnya 100% dalam 10 bulan sudah termasuk resiko mati. Cuma harus dibagi dengan yang ngangon. Bisa 50:50 atau pemodal 60% tergantung kesepakatan.
Mudah-mudahan Bapak kembali memperoleh uang yang hilang melalui usaha yang Bapak kuasai. "It's not whether you get knocked down, it's whether you get up!" tobeno Sent from my BlackBerry®Bold powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: John Sarjono <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 26 Jul 2010 18:07:55 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham Selamat Berjuan di tempat baru Pak Adi, Semoga Bapak menemukan jalan baru ditempat lain, GBU --- On Mon, 7/26/10, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham To: [email protected] Date: Monday, July 26, 2010, 8:27 AM Sy kagum dgn bpk, mau mengakui dan menerima suatu kekalahan.. Semoga bpk menemukan 'alat' lain yg cocok.. GBUSent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !From: Aryadi <ary...@gmail. com> Sender: sa...@yahoogroups. com Date: Mon, 26 Jul 2010 01:18:18 -0700 (PDT)To: <sa...@yahoogroups. com>ReplyTo: sa...@yahoogroups. com Subject: [saham] Hari ini, saya memutuskan berhenti dari saham Setelah mempertimbangkan baik-baik dan mengaji untung ruginya, akhirnya pada hari ini saya memutuskan untuk berhenti bermain saham. Saya keluar sebagai seorang looser, seorang yang telah kalah bermain. Dana saya saat ini tersisa tinggal 20%, dan hari ini semua portfolio saya yang masih tersisa telah saya jual. Saya telah mempertaruhkan semua uang yang saya miliki, dan rupanya ini bukanlah hal yang bijaksana. Ini adalah kebodohan yang terbesar yang pernah saya lakukan dalam hidup saya. Masih terbayang-bayang jumlah uang ratusan juta yang pernah saya miliki, hasil menabung selama bertahun-tahun yang sekarang telah sirna. Saya tak hendak mengatakan bahwa permainan investasi saham tak menguntungkan. Beberapa orang mungkin jadi kaya dari investasi tersebut. Namun ini lebih tentang saya, saya sangat bodoh untuk menghasilkan uang dari investasi saham tersebut. Jadi, sayalah yang bodoh, bukan bursa saham nya yang salah. Saya telah mencoba membeli saham blue chip, saham lapis kedua, dan saham gorengan. Suatu saat berbuah untung, namun lain saat lebih banyak ruginya. Akhirnya, hari ini, saya memutuskan untuk berhenti bermain saham untuk selamanya. Good luck buat yang lain, semoga Anda tak seperti saya. Wassalam, Adi
