*Pasar Menguat, Volume Tetap Mengkeret*

Saham-saham AS masih dapat mempertahankan kenaikan pada hari kedua, Kamis,
namun dalam volume perdagangan yang 'mixed'.

Komposit NYSE naik 1,4%. S&P500 menambah 1,3%, Nasdaq 1,2% dan Dow 0,9%.
Volume naik sangat tipis di NYSE dan turun di Nasdaq.

Ambigu atau kebimbangan menjadi tema pasar akhir-akhir ini. Kenaikan harga
disertai penurunan volume perdagangan sepertinya telah menjadi pola sejak
S&P 500 dan Nasdaq mencapai titik rendah pada November. Nasdaq mencatat enam
hari naik dengan penurunan volume dan hanya satu hari saja yang disertai
kenaikan volume pada waktu tersebut. Sementara, selama empat hari turun
justru tiga di antaranya disertai kenaikan volume. S&P 500 sedikit lebih
baik mengingat dari masih ada dua hari naik dengan peningkatan volume meski
empat lainnya diikuti penurunan volume. Namun demikian, volume perdagangan
dua hari terakhir ketika naik signifikan masih di atas volume rata-rata 50
harian. Selain itu, S&P 500 dan Nasdaq sedang mencoba mendekati 'yearly
highs'-nya.

Ambigu atau kebimbangan membuat situasi tidak mudah untuk dicerna berkaitan
dengan 'bulls' atau 'bears'. Pada akhirnya, pasar yang akan memberikan
kejelasan sikap. Jumat malam, data 'monthly payrolls' dan laporan
'unemployment' akan dirilis. Kejuta positif atau negatif akan dapat
menggiring pasar ke salah satu sisi. Kejutan data Kamis masih mendukung
'bulls' untuk hari kedua. Data 'pending home sales' meloncat 10% ketika
ekspektasi pasar mendatar. Data 'retail chain store sales' November juga
lebih baik dari ekspektasi. Sektor ritel telah cukup menguat signifikan
akhir-akhir ini, dan berhasil naik dari enam sektor teratas, dan sekarang di
tiga besar. Sementara saham-saham teknologi juga masih dapat bertahan
positif pada hari kedua ditopang dengan kenaikan 1,9% indeks 'Philadelphia
semiconductor'.

Sementara hasil rilis data yang negatif, menunjukkan 'initial jobless
claims' lebih jelek dari ekspektasi. Rata-rata jumlah klaim bulan lalu jatuh
di dua tahun terendah.

Kondisi pasar saham Indonesia belakangan ini secara umum memiliki banyak
kesamaan pola dengan perkembangan pasar Wall Street seperti digambarkan di
atas.

US market outlook: 'Market in Correction'

'+'

Kirim email ke