Hihihi, liat kalimat pertama jadi ngakak...

 

Yup, setiap pertanyaan menghasilkan jawaban untuk ilmu baru dan buka
wawasan, keep posting bro..

Dan yang lain tetep kritis, nikmatnya ikut ni milis, gratis pula...

 

 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
positif01
Sent: Thursday, December 23, 2010 12:56 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Re: [ob] Chart Pattern Buy: MAPI

 

  

Wah, saya tidak bisa membayangkan, sudah iramanya Samba, orangnya tetap
Cool, goyangannya seperti apa jadinya ya? :d

 

Begini, Sambacool, sambacoo, sepertinya familiar, sembako ya? Ok, kita
cukupkan yang kurang penting. You did good job. Nice catch with the volume.
Namun demikian, you missed something. Ada hal penting yang terlewatkan. Apa
itu? Para teknikalis punya slogan, "take the fact but don't leave the
context". Artinya, boleh perhitungkan fakta, tapi jangan lupa konteks. Apa
kira-kira hubungannya dengan volume? Hubungannya adalah breaking out yang
disertai volume menguat tidak akan terjadi jika konteksnya pasar menghadapi
liburan. Jadi bobot penilaian volume yang dilakukan pada waktu normal harus
menimbang kondisi pada waktu tidak normal, misalnya kalau di AS sebelum dan
setelah libur panjang atau pada saat 'quadruple withcing' (berakhirnya
kontrak opsi/futures). Jadi tetap faktanya volume menyusut, yes. Tapi
menyusut karena situasional seperti disebutkan di atas adalah ekspektasi
yang wajar. So, leverage volume bisa dipandang sama/beda tidak hanya karena
besaran jumlah volume tapi juga konteksnya.

 

Oleh karena itu, makanya sebelum memverifikasi 'breakout' Anda cek paramater
yang lain, yang lebih rentan dari diskon situasional seperti volume. Dan,
jika Anda melihat misalnya A/D line, yang juga bersandar pada volume, justru
menunjukkan tren menaik. Berarti 'divergent' atau berlawanan dari tren harga
menurun selama ini pada MAPI. Artinya, something must soon belok. Dari
mentok jadi mbletok. Gitu loh....gimana? Siapa yang sudah mengantisipasi
itu, nah, lihatlah reaksi asing, gitu loh...gimana? 

 

'+'

 

2010/12/23 Samba Cool <[email protected]>

  

Thx Mr/Mrs Positif untuk knowledge-nya,

Setau saya break out pattern baru berlaku kalau ada volume yang menyertai,
Kalau dilihat dari tabel agak susah.
Kalau saya lihat dari chart, malah terjadi tren penurunan volume,
bisa tolong dijelaskan?

Lihat gambar ini: 

 



Kirim email ke