Boss positif01, Gw udah ngambil dr kemarin2 wkt masih 2400....wkt EMA5 crossing EMA10.....agak beda ya parameter gw dr orang lain.....he he he....gitu loh om....gw masih culun jd boleh pake sembarangan parameternya....orang pada mau blanja ke metro buat pesta ahir thn...hi hi hi
Sent from my iPhone®3Gs powered by Telkomsel On 23 Des 2010, at 12:56, positif01 <[email protected]> wrote: > Wah, saya tidak bisa membayangkan, sudah iramanya Samba, orangnya tetap Cool, > goyangannya seperti apa jadinya ya? :d > > > Begini, Sambacool, sambacoo, sepertinya familiar, sembako ya? Ok, kita > cukupkan yang kurang penting. You did good job. Nice catch with the volume. > Namun demikian, you missed something. Ada hal penting yang terlewatkan. Apa > itu? Para teknikalis punya slogan, "take the fact but don't leave the > context". Artinya, boleh perhitungkan fakta, tapi jangan lupa konteks. Apa > kira-kira hubungannya dengan volume? Hubungannya adalah breaking out yang > disertai volume menguat tidak akan terjadi jika konteksnya pasar menghadapi > liburan. Jadi bobot penilaian volume yang dilakukan pada waktu normal harus > menimbang kondisi pada waktu tidak normal, misalnya kalau di AS sebelum dan > setelah libur panjang atau pada saat 'quadruple withcing' (berakhirnya > kontrak opsi/futures). Jadi tetap faktanya volume menyusut, yes. Tapi > menyusut karena situasional seperti disebutkan di atas adalah ekspektasi yang > wajar. So, leverage volume bisa dipandang sama/beda tidak hanya karena > besaran jumlah volume tapi juga konteksnya. > > Oleh karena itu, makanya sebelum memverifikasi 'breakout' Anda cek paramater > yang lain, yang lebih rentan dari diskon situasional seperti volume. Dan, > jika Anda melihat misalnya A/D line, yang juga bersandar pada volume, justru > menunjukkan tren menaik. Berarti 'divergent' atau berlawanan dari tren harga > menurun selama ini pada MAPI. Artinya, something must soon belok. Dari mentok > jadi mbletok. Gitu loh....gimana? Siapa yang sudah mengantisipasi itu, nah, > lihatlah reaksi asing, gitu loh...gimana? > > '+' > > 2010/12/23 Samba Cool <[email protected]> > > Thx Mr/Mrs Positif untuk knowledge-nya, > > Setau saya break out pattern baru berlaku kalau ada volume yang menyertai, > Kalau dilihat dari tabel agak susah. > Kalau saya lihat dari chart, malah terjadi tren penurunan volume, > bisa tolong dijelaskan? > > Lihat gambar ini: > >
