ada lagi info nya yang lebih ????? :p
you're a newsman....stick to it please.... :d
don't try to be more....... :d

2011/1/10 positif01 <[email protected]>

>
>
> Free to say and share, no longer insider information as this has been
> largely known. Relevant excerpt. BNBR.
>
> Vallar is set to be transformed this month under a complex deal that will
> see it become a vehicle for Indonesia’s powerful Bakrie and Roeslani
> families in order to list their interests in London.
>
>  The company will be considering further acquisitions “not before the
> prospectus for Bumi Plc is released ... so by the end of January, beginning
> of February”, according to a person close to the company.
>
>  Vallar is currently ooking at a coal mine in Mongolia as well as coal
> assets in Australia and North America, although the latter two regions are
> seen as more probable targets.
>
> “[Vallar] is in the market for a $1bn business in a western economy so
> Australia and America is more likely [than Mongolia],” said the person.
>
> In December, Mr Rothschild, Vallar’s chairman, held discussions with the
> China Investment Corporation, which holds $1.9bn of debt in Bumi, in which
> further potential acquisitions were discussed. It is understood that CIC
> could be prepared to provide up to $100m in finance for the coal
> acquisitions being considered.
>
> Daren Morris, Mr Rothschild’s partner in Vallar, told the Financial Times
> he hoped the company would join “the bottom quarter” of the FTSE 100 by the
> summer.
>  Acquisitions in North American or Australia could see Vallar overtake 
> *Xstrata
> <http://markets.ft.com/tearsheets/performance.asp?s=uk:XTA>*as the world’s
> largest producer of thermal coal.
>
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: positif01 <[email protected]>
> Date: 2011/1/10
> Subject: BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company
> To:
>
>
> BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada skala
> nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar, Plc.,
> laju BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat sebagai
> emiten pada London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak pelaku
> pasar keuangan internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya (bukan
> 'actual share sale') bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh Nathaniel
> Rothshild dan veteran pedagang komoditas internasional, James Campbell, BNBR
> tidak hanya menguasai BUMI dalam proporsi yang sama sebelum 'swapping',
> tetapi juga sekaligus menjadi pengendali Vallar, Plc yang segera berubah
> nama menjadi Bumi, Plc, dengan persentasi saham 43% didampingi oleh
> Recapital sebesar 25%.
>
> Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar sama
> dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie family
> and the family behind Recapital will be the biggest shareholders of this
> group. It will be an Indonesian natural resources champion right on the
> doorstep of China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang
> direpresentasikan melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat simetrikal
> atau bersinggungan secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan
> internasional potensi relasi Vallar-BNBR menjadi target perdagangan
> 'arbitrage' yang menarik.
>
> Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild sendiri
> telah menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu pemain
> komoditas terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra Bakrie
> menyatakan sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do is to be
> able to be the biggest supplier of coal in the world and to be able to do
> that, we have a way now,” Bakrie said in London. “It was a dream only
> before. Before we met Vallar.” Hal ini diamini oleh Rothschild yang
> menegaskan bahwa, "Indonesia is a sleeping giant,” Rothschild says. “One
> scratches one’s head to think why isn’t there a mining champion out there
> already and hopefully we are in the process of showcasing one in the years
> ahead.” .
>
> Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk ditolak
> telah menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya intermediate
> investment selama 2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat signifikan.
> Jika waran BNBR yang akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus di-exercise
> pada harga Rp620 maka potensi 50% dari exercise price tersebut sudah
> memberikan potential gain hingga 300%. Oleh karena itu dengan kisaran harga
> Rp69-70 saat ini sebagaimana acuan presentasi BNBR pada akhir November lalu
> (http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/),
> rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini.
> Ringkasnya:
>
> 1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price pada
> kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at least 58%;
>
> 2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa London
> turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan, tetapi
> tetap naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di atasRp1triliun (
> http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak sedikit untuk
> akumulasi yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten ini ke depan.
> Bahkan di Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% (
> http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0);
>
> 3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar dari
> 'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya'
>
> 4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang
> memberitakan rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum
> beberapa traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan mengapa
> harga Vallar meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata
> diikuti juga oleh akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. Informasi
> yang diperoleh dari sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah
> muncul dalam beberapa media internasional. Namun tidak Bloomberg atau
> Reuters memberitakan lebih detil perihal akuisisi ini. Karena sudah
> diberitakan secara terbatas maka dengan demikian kualifikasi informasi ini
> sudah tidak lagi sebagai insider information. Safe to say bahwa Vallar/BNBR
> sedang mempersiapkan akuisisi satu world leading coal company dari Amerika
> Utara, Australia atau Mongolia. Namun demikian, dari sumber terpercaya, opsi
> terbesar jatuh pada coal company dari developed market. Disebutkan juga
> bahwa Xstrata yang merupakan thermal coal company terbesar di dunia menjadi
> target dimaksud. Pihak Vallar sendiri sudah mendiskusikan alternatif
> pembiayan dengan pihak Chinese Investment Coroporation (CIC) yang sekaligus
> merupakan kreditur BUMI. Akuisisi ini direncanakan akan rampung pada akhir
> Januari atau awal Pebruari sebagaimana ("The company will be considering
> further acquisitions “not before the prospectus for Bumi Plc is released ...
> so by the end of January, beginning of February”, according to a person
> close to the company.")
>
> Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah mengembalikan
> posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi ini dirilis
> pada awal Januari lalu. Tempting buying.
>
>  *NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda.
> Tidak terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan
> perhitungan Anda (TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa
> tindakan Anda ketika Anda benar atau salah. 'Let your profit run, cut your
> losses short': Maksimalkan laba, potong segera rugi. *
>
> '+'
>
>  
>

Kirim email ke