Td ane icip2 BNBR...dpt di harga angka mesum 69..hehehe Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal nya Cuuuaaan Teruuusss...!
-----Original Message----- From: Akhmad Akhmad <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 10 Jan 2011 02:07:57 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata klo gak sependapat, beri argumen atau konter berita yang lebih baik/detail/dalam. klo gak suka secara personal, gak usah dikemukakan di milis lah, japri aja langsung... ________________________________ From: katrin <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, January 10, 2011 3:45:52 PM Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata ada lagi info nya yang lebih ????? :p you're a newsman....stick to it please.... :d don't try to be more....... :d 2011/1/10 positif01 <[email protected]> >Free to say and share, no longer insider information as this has been largely >known. Relevant excerpt. BNBR. > >Vallar is set to be transformed this month under a complex deal that will see >it >become a vehicle for Indonesia’s powerful Bakrie and Roeslani families in >order >to list their interests in London. > >The company will be considering further acquisitions “not before the >prospectus >for Bumi Plc is released ... so by the end of January, beginning of February”, >according to a person close to the company. > >Vallar is currently ooking at a coal mine in Mongolia as well as coal assets >in >Australia and North America, although the latter two regions are seen as more >probable targets. >“[Vallar] is in the market for a $1bn business in a western economy so >Australia >and America is more likely [than Mongolia],” said the person. >In December, Mr Rothschild, Vallar’s chairman, held discussions with the China >Investment Corporation, which holds $1.9bn of debt in Bumi, in which further >potential acquisitions were discussed. It is understood that CIC could be >prepared to provide up to $100m in finance for the coal acquisitions being >considered. >Daren Morris, Mr Rothschild’s partner in Vallar, told the Financial Times he >hoped the company would join “the bottom quarter” of the FTSE 100 by the >summer. >Acquisitions in North American or Australia could see Vallar overtake Xstrata >as >the world’s largest producer of thermal coal. > > > > >---------- Forwarded message ---------- >From: positif01 <[email protected]> >Date: 2011/1/10 >Subject: BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company >To: > > > >BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada skala >nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar, Plc., laju >BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat sebagai emiten >pada >London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak pelaku pasar keuangan >internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya (bukan 'actual share >sale') >bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh Nathaniel Rothshild dan veteran >pedagang komoditas internasional, James Campbell, BNBR tidak hanya menguasai >BUMI dalam proporsi yang sama sebelum 'swapping', tetapi juga sekaligus >menjadi >pengendali Vallar, Plc yang segera berubah nama menjadi Bumi, Plc, dengan >persentasi saham 43% didampingi oleh Recapital sebesar 25%. > >Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar sama >dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie family and >the family behind Recapital will be the biggest shareholders of this group. It >will be an Indonesian natural resources champion right on the doorstep of >China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang >direpresentasikan >melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat simetrikal atau bersinggungan >secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan internasional potensi relasi >Vallar-BNBR menjadi target perdagangan 'arbitrage' yang menarik. > >Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild sendiri >telah >menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu pemain komoditas >terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra Bakrie menyatakan >sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do is to be able to be >the >biggest supplier of coal in the world and to be able to do that, we have a way >now,” Bakrie said in London. “It was a dream only before. Before we met >Vallar.” >Hal ini diamini oleh Rothschild yang menegaskan bahwa, "Indonesia is a >sleeping >giant,” Rothschild says. “One scratches one’s head to think why isn’t there a >mining champion out there already and hopefully we are in the process of >showcasing one in the years ahead.” . > >Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk ditolak telah >menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya intermediate investment >selama >2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat signifikan. Jika waran BNBR >yang >akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus di-exercise pada harga Rp620 maka >potensi 50% dari exercise price tersebut sudah memberikan potential gain >hingga >300%. Oleh karena itu dengan kisaran harga Rp69-70 saat ini sebagaimana acuan >presentasi BNBR pada akhir November lalu >(http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/), >rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini. Ringkasnya: > >1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price pada >kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at least 58%; > >2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa London >turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan, tetapi >tetap >naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di atasRp1triliun >(http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak sedikit untuk >akumulasi >yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten ini ke depan. Bahkan di >Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% >(http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0); > >3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar dari >'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya' > >4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang memberitakan >rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum beberapa >traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan mengapa harga >Vallar >meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata diikuti juga oleh >akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. Informasi yang diperoleh dari >sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah muncul dalam beberapa media >internasional. Namun tidak Bloomberg atau Reuters memberitakan lebih detil >perihal akuisisi ini. Karena sudah diberitakan secara terbatas maka dengan >demikian kualifikasi informasi ini sudah tidak lagi sebagai insider >information. Safe to say bahwa Vallar/BNBR sedang mempersiapkan akuisisi satu >world leading coal company dari Amerika Utara, Australia atau Mongolia. Namun >demikian, dari sumber terpercaya, opsi terbesar jatuh pada coal company dari >developed market. Disebutkan juga bahwa Xstrata yang merupakan thermal coal >company terbesar di dunia menjadi target dimaksud. Pihak Vallar sendiri sudah >mendiskusikan alternatif pembiayan dengan pihak Chinese Investment >Coroporation >(CIC) yang sekaligus merupakan kreditur BUMI. Akuisisi ini direncanakan akan >rampung pada akhir Januari atau awal Pebruari sebagaimana ("The company will >be >considering further acquisitions “not before the prospectus for Bumi Plc is >released ... so by the end of January, beginning of February”, according to a >person close to the company.") > >Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah mengembalikan >posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi ini dirilis pada >awal Januari lalu. Tempting buying. > >NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak >terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda >(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda >benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan >laba, potong segera rugi. > > >'+' >
