Jangan bingung ah..beli bmtr ajah :d
Tapi inget-2 stop loss jgn di lupain :d

powered by love

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 10 Jan 2011 12:07:09 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata

Bkn gitu mr/mrs +, tp kan waktunya lebih baik digunakan utk masukan mengenai 
tindakan apa yg hrs dilakukan saat ini :) btw, bener jg lho itu yg sarannya 
agar mr/mrs + lain kali sebutin sumbernya dr mana, dr berita, rumor atau 
insider :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: positif01 <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 10 Jan 2011 18:54:13 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata

Loh, komentar-mengomentari jangan pernah di-discouraged. Gunakanlah
kebebasan sebagai makhluk yang masih hidup untuk berkomentar, karena kalau
sudah tidak hidup lagi nanti hanya bisa dikomentari dalam obituari :d. Kalau
yang prefer dan yakin dengan metodologi Socrates sebagaimana kultur di
Eropa/Amerika, the truth itu comes from a clash, kebenaran sejati itu muncul
atau dihasilkan dari suatu perdebatan yang argumentatif tentunya. Itulah
mengapa perlu 'devil advocates' atau oposisi dalam setiap posisi karena
penting untuk 'check and balances'. Dalam realitas, kita bisa bandingkan
betapa serunya nonton drama hukum dalam persidangan ('court of law') di
negara-negara bersistem Anglo Saxon yang ditempa dengan metodologi Socrates
karena kebenaran yang akan diputuskan hakim muncul dari perdebatan seru
pengacara pihak yang berlawanan.

Coba kalau sistemnya gotong royong seperti mayoritas Asia (tidak semua loh,
dan tidak semua institusi demikian), yang sering terjadi semuanya
sejalan...karena mengikuti satu hal yang sama...uang. :d

'+'

2011/1/10 katrin® <[email protected]>

>
>
> No worries...ai stop deh komentar in mbak itu :d
>
> powered by love
> ------------------------------
> *From: *[email protected]
> *Sender: *[email protected]
> *Date: *Mon, 10 Jan 2011 11:46:37 +0000
>   *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: *[email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata
>
>
>
> Here we go again. :)
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: *"katrin®" [email protected]
> *Sender: *[email protected]
> *Date: *Mon, 10 Jan 2011 11:31:56 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: *[email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata
>
>
>
> Hihihi panjang banget komentar nya :d
>
> Keep it simple lah..
> 1. Market is always right :d
> 2. Price reflect everything :d
> 3. Tech Indicator rata-2 lagging iya, cuman beda-2 lag nya. Lah semua nya
> base on historical data :d Itu fungsinya optimasi :d
>
> Please don't use yesterday news...don't use inside information unless you
> state it as "rumors"..:d
>
> N don't ever over expanding your scope of job yah :d
> Nah sekarang udah mampu nangkep maksud saya kan mbak ? :d
> Kalau belum ngerti buka ajah tuh investopedia :d
>
> powered by love
> ------------------------------
> *From: *positif01 <[email protected]>
> *Sender: *[email protected]
> *Date: *Mon, 10 Jan 2011 18:08:40 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: *[email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata
>
>
>
> Yakin pada chart itu bagus, kuncinya keyakinan atau 'conviction'. Namun
> dalam selective cases, prinsip chart adalah refleksi psikologi yang
> mengejawantah dalam supply and demand, didahului sebagai ekses atau akibat
> dari pengetahuan atau 'knowledge'. Siapa yang tahu lebih dulu akan bisa
> mengetahui chart-nya akan bagaimana :d.  Oleh karena itu, para market
> technician atau chartist mengenal sekaligus mengakui atau 'admit' bahwa
> hampir semua indikator teknis adalah 'lagging' atau 'trend-following'
> kecuali satu dua 'valid divergence'.
>
> Pengetahuan yang diperoleh sebelum jadi pengetahuan umum masuk dalam
> kategori 'insider information' yang merupakan delik pidana pasar modal.
> Itulah penting-nya pemberitaan sebelum Anda memaklumatkan informasi di arena
> perdagangan terbuka yang sering buas. News coverage atau liputan media
> adalah your exception atau argumentasi Anda bahwa Anda sedang tidak
> melakukan insider information, bukan membuktikan apakah Anda sudah
> mengetahui lebih dulu.
>
> Harus lebih paham dong ya sekarang? Toh, Mas Katrin atau Mbak Kusumo ini
> pilihannya juga BNBR kan?
>
> '+'
> 2011/1/10 katrin <[email protected]>
>
>>
>>
>> Gak perlu di counter lah..  :d itu kan berita umum yang semua orang bisa
>> baca :d
>> percaya chart ajah...ini chart yg saya punya dan yakin..:d
>> interpretasi nya masing-2 :d tp bisa on the way up kan... :d
>> hati-2 itu weekly chart :d..don't expect instant profit :d
>>
>> kalau trading base on news, hati-2 dgn segala un-confirmed news :d
>>
>> 2011/1/10 <[email protected]>
>>
>>
>>>
>>> Setuju. Mana nih counternya? :)
>>>
>>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>>> ------------------------------
>>>  *From: *Nirwana <[email protected]>
>>> *Sender: *[email protected]
>>> *Date: *Mon, 10 Jan 2011 17:11:35 +0700
>>>  *To: *<[email protected]>
>>> *ReplyTo: *[email protected]
>>>   *Subject: *Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata
>>>
>>>
>>>
>>> agree ... so mana counternya .... let me us choose the best one for us
>>>
>>> 2011/1/10 Akhmad Akhmad <[email protected]>
>>>
>>>>
>>>>
>>>>  klo gak sependapat, beri argumen atau konter berita yang lebih
>>>> baik/detail/dalam.
>>>> klo gak suka secara personal, gak usah dikemukakan di milis lah, japri
>>>> aja langsung...
>>>>
>>>>  ------------------------------
>>>> *From:* katrin <[email protected]>
>>>> *To:* [email protected]
>>>> *Sent:* Mon, January 10, 2011 3:45:52 PM
>>>> *Subject:* Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> ada lagi info nya yang lebih ????? :p
>>>> you're a newsman....stick to it please.... :d
>>>> don't try to be more....... :d
>>>>
>>>> 2011/1/10 positif01 <[email protected]>
>>>>
>>>>>
>>>>>
>>>>> Free to say and share, no longer insider information as this has been
>>>>> largely known. Relevant excerpt. BNBR.
>>>>>
>>>>> Vallar is set to be transformed this month under a complex deal that
>>>>> will see it become a vehicle for Indonesia’s powerful Bakrie and Roeslani
>>>>> families in order to list their interests in London.
>>>>>
>>>>>  The company will be considering further acquisitions “not before the
>>>>> prospectus for Bumi Plc is released ... so by the end of January, 
>>>>> beginning
>>>>> of February”, according to a person close to the company.
>>>>>
>>>>> Vallar is currently ooking at a coal mine in Mongolia as well as coal
>>>>> assets in Australia and North America, although the latter two regions are
>>>>> seen as more probable targets.
>>>>>
>>>>> “[Vallar] is in the market for a $1bn business in a western economy so
>>>>> Australia and America is more likely [than Mongolia],” said the person.
>>>>>
>>>>> In December, Mr Rothschild, Vallar’s chairman, held discussions with
>>>>> the China Investment Corporation, which holds $1.9bn of debt in Bumi, in
>>>>> which further potential acquisitions were discussed. It is understood that
>>>>> CIC could be prepared to provide up to $100m in finance for the coal
>>>>> acquisitions being considered.
>>>>>
>>>>> Daren Morris, Mr Rothschild’s partner in Vallar, told the Financial
>>>>> Times he hoped the company would join “the bottom quarter” of the FTSE 100
>>>>> by the summer.
>>>>> Acquisitions in North American or Australia could see Vallar overtake
>>>>> *Xstrata <http://markets.ft.com/tearsheets/performance.asp?s=uk:XTA>*as
>>>>> the world’s largest producer of thermal coal.
>>>>>
>>>>>
>>>>>
>>>>>
>>>>> ---------- Forwarded message ----------
>>>>> From: positif01 <[email protected]>
>>>>> Date: 2011/1/10
>>>>> Subject: BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company
>>>>> To:
>>>>>
>>>>>
>>>>> BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada
>>>>> skala nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar,
>>>>> Plc., laju BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat
>>>>> sebagai emiten pada London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak
>>>>> pelaku pasar keuangan internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya
>>>>> (bukan 'actual share sale') bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh
>>>>> Nathaniel Rothshild dan veteran pedagang komoditas internasional, James
>>>>> Campbell, BNBR tidak hanya menguasai BUMI dalam proporsi yang sama sebelum
>>>>> 'swapping', tetapi juga sekaligus menjadi pengendali Vallar, Plc yang 
>>>>> segera
>>>>> berubah nama menjadi Bumi, Plc, dengan persentasi saham 43% didampingi 
>>>>> oleh
>>>>> Recapital sebesar 25%.
>>>>>
>>>>> Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar
>>>>> sama dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie
>>>>> family and the family behind Recapital will be the biggest shareholders of
>>>>> this group. It will be an Indonesian natural resources champion right on 
>>>>> the
>>>>> doorstep of China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang
>>>>> direpresentasikan melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat 
>>>>> simetrikal
>>>>> atau bersinggungan secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan
>>>>> internasional potensi relasi Vallar-BNBR menjadi target perdagangan
>>>>> 'arbitrage' yang menarik.
>>>>>
>>>>> Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild
>>>>> sendiri telah menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu
>>>>> pemain komoditas terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra
>>>>> Bakrie menyatakan sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do 
>>>>> is
>>>>> to be able to be the biggest supplier of coal in the world and to be able 
>>>>> to
>>>>> do that, we have a way now,” Bakrie said in London. “It was a dream only
>>>>> before. Before we met Vallar.” Hal ini diamini oleh Rothschild yang
>>>>> menegaskan bahwa, "Indonesia is a sleeping giant,” Rothschild says. “One
>>>>> scratches one’s head to think why isn’t there a mining champion out there
>>>>> already and hopefully we are in the process of showcasing one in the years
>>>>> ahead.” .
>>>>>
>>>>> Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk
>>>>> ditolak telah menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya 
>>>>> intermediate
>>>>> investment selama 2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat 
>>>>> signifikan.
>>>>> Jika waran BNBR yang akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus 
>>>>> di-exercise
>>>>> pada harga Rp620 maka potensi 50% dari exercise price tersebut sudah
>>>>> memberikan potential gain hingga 300%. Oleh karena itu dengan kisaran 
>>>>> harga
>>>>> Rp69-70 saat ini sebagaimana acuan presentasi BNBR pada akhir November 
>>>>> lalu
>>>>> (
>>>>> http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/),
>>>>> rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini.
>>>>> Ringkasnya:
>>>>>
>>>>> 1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price
>>>>> pada kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at 
>>>>> least
>>>>> 58%;
>>>>>
>>>>> 2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa
>>>>> London turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan,
>>>>> tetapi tetap naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di
>>>>> atasRp1triliun (http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak
>>>>> sedikit untuk akumulasi yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten 
>>>>> ini
>>>>> ke depan. Bahkan di Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% (
>>>>> http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0);
>>>>>
>>>>> 3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar
>>>>> dari 'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya'
>>>>>
>>>>> 4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang
>>>>> memberitakan rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum
>>>>> beberapa traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan 
>>>>> mengapa
>>>>> harga Vallar meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata
>>>>> diikuti juga oleh akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. 
>>>>> Informasi
>>>>> yang diperoleh dari sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah
>>>>> muncul dalam beberapa media internasional. Namun tidak Bloomberg atau
>>>>> Reuters memberitakan lebih detil perihal akuisisi ini. Karena sudah
>>>>> diberitakan secara terbatas maka dengan demikian kualifikasi informasi ini
>>>>> sudah tidak lagi sebagai insider information. Safe to say bahwa 
>>>>> Vallar/BNBR
>>>>> sedang mempersiapkan akuisisi satu world leading coal company dari Amerika
>>>>> Utara, Australia atau Mongolia. Namun demikian, dari sumber terpercaya, 
>>>>> opsi
>>>>> terbesar jatuh pada coal company dari developed market. Disebutkan juga
>>>>> bahwa Xstrata yang merupakan thermal coal company terbesar di dunia 
>>>>> menjadi
>>>>> target dimaksud. Pihak Vallar sendiri sudah mendiskusikan alternatif
>>>>> pembiayan dengan pihak Chinese Investment Coroporation (CIC) yang 
>>>>> sekaligus
>>>>> merupakan kreditur BUMI. Akuisisi ini direncanakan akan rampung pada akhir
>>>>> Januari atau awal Pebruari sebagaimana ("The company will be considering
>>>>> further acquisitions “not before the prospectus for Bumi Plc is released 
>>>>> ...
>>>>> so by the end of January, beginning of February”, according to a person
>>>>> close to the company.")
>>>>>
>>>>> Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah
>>>>> mengembalikan posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi
>>>>> ini dirilis pada awal Januari lalu. Tempting buying.
>>>>>
>>>>>  *NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi
>>>>> Anda. Tidak terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan
>>>>> perhitungan Anda (TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa
>>>>> tindakan Anda ketika Anda benar atau salah. 'Let your profit run, cut your
>>>>> losses short': Maksimalkan laba, potong segera rugi. *
>>>>>
>>>>> '+'
>>>>>
>>>>>
>>>>
>>>>
>>>
>>
>   
>

Kirim email ke