laper nih.. Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah [email protected] sidaut.blogspot.com
________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, January 10, 2011 2:46:37 PM Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata Here we go again. :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: "katrin®" [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 10 Jan 2011 11:31:56 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata Hihihi panjang banget komentar nya :d Keep it simple lah.. 1. Market is always right :d 2. Price reflect everything :d 3. Tech Indicator rata-2 lagging iya, cuman beda-2 lag nya. Lah semua nya base on historical data :d Itu fungsinya optimasi :d Please don't use yesterday news...don't use inside information unless you state it as "rumors"..:d N don't ever over expanding your scope of job yah :d Nah sekarang udah mampu nangkep maksud saya kan mbak ? :d Kalau belum ngerti buka ajah tuh investopedia :d powered by love ________________________________ From: positif01 <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 10 Jan 2011 18:08:40 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata Yakin pada chart itu bagus, kuncinya keyakinan atau 'conviction'. Namun dalam selective cases, prinsip chart adalah refleksi psikologi yang mengejawantah dalam supply and demand, didahului sebagai ekses atau akibat dari pengetahuan atau 'knowledge'. Siapa yang tahu lebih dulu akan bisa mengetahui chart-nya akan bagaimana :d. Oleh karena itu, para market technician atau chartist mengenal sekaligus mengakui atau 'admit' bahwa hampir semua indikator teknis adalah 'lagging' atau 'trend-following' kecuali satu dua 'valid divergence'. Pengetahuan yang diperoleh sebelum jadi pengetahuan umum masuk dalam kategori 'insider information' yang merupakan delik pidana pasar modal. Itulah penting-nya pemberitaan sebelum Anda memaklumatkan informasi di arena perdagangan terbuka yang sering buas. News coverage atau liputan media adalah your exception atau argumentasi Anda bahwa Anda sedang tidak melakukan insider information, bukan membuktikan apakah Anda sudah mengetahui lebih dulu. Harus lebih paham dong ya sekarang? Toh, Mas Katrin atau Mbak Kusumo ini pilihannya juga BNBR kan? '+' 2011/1/10 katrin <[email protected]> >Gak perlu di counter lah.. :d itu kan berita umum yang semua orang bisa baca >:dpercaya chart ajah...ini chart yg saya punya dan yakin..:d > >interpretasi nya masing-2 :d tp bisa on the way up kan... :d >hati-2 itu weekly chart :d..don't expect instant profit :d > > >kalau trading base on news, hati-2 dgn segala un-confirmed news :d > > >2011/1/10 <[email protected]> > > > >>Setuju. Mana nih counternya? :) >>Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ >>From: Nirwana <[email protected]> >>Sender: [email protected] >>Date: Mon, 10 Jan 2011 17:11:35 +0700 >>To: <[email protected]> >>ReplyTo: [email protected] >>Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata >> >> >>agree ... so mana counternya .... let me us choose the best one for us >> >> >>2011/1/10 Akhmad Akhmad <[email protected]> >> >> >>>klo gak sependapat, beri argumen atau konter berita yang lebih >>>baik/detail/dalam. >>> >>>klo gak suka secara personal, gak usah dikemukakan di milis lah, japri aja >>>langsung... >>> >>> >>> >>> >>> ________________________________ From: katrin <[email protected]> >>>To: [email protected] >>>Sent: Mon, January 10, 2011 3:45:52 PM >>>Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata >>> >>> >>> >>>ada lagi info nya yang lebih ????? :p >>>you're a newsman....stick to it please.... :d >>>don't try to be more....... :d >>> >>> >>>2011/1/10 positif01 <[email protected]> >>> >>> >>>>Free to say and share, no longer insider information as this has been >>>>largely >>>>known. Relevant excerpt. BNBR. >>>> >>>>Vallar is set to be transformed this month under a complex deal that will >>>>see it >>>>become a vehicle for Indonesia’s powerful Bakrie and Roeslani families in >>>>order >>>>to list their interests in London. >>>> >>>>The company will be considering further acquisitions “not before the >>>>prospectus >>>>for Bumi Plc is released ... so by the end of January, beginning of >>>>February”, >>>>according to a person close to the company. >>>> >>>>Vallar is currently ooking at a coal mine in Mongolia as well as coal >>>>assets in >>>>Australia and North America, although the latter two regions are seen as >>>>more >>>>probable targets. >>>>“[Vallar] is in the market for a $1bn business in a western economy so >>>>Australia >>>>and America is more likely [than Mongolia],” said the person. >>>>In December, Mr Rothschild, Vallar’s chairman, held discussions with the >>>>China >>>>Investment Corporation, which holds $1.9bn of debt in Bumi, in which >>>>further >>>>potential acquisitions were discussed. It is understood that CIC could be >>>>prepared to provide up to $100m in finance for the coal acquisitions being >>>>considered. >>>>Daren Morris, Mr Rothschild’s partner in Vallar, told the Financial Times >>>>he >>>>hoped the company would join “the bottom quarter” of the FTSE 100 by the >>>>summer. >>>>Acquisitions in North American or Australia could see Vallar overtake >>>>Xstrata as >>>>the world’s largest producer of thermal coal. >>>> >>>> >>>> >>>> >>>>---------- Forwarded message ---------- >>>>From: positif01 <[email protected]> >>>>Date: 2011/1/10 >>>>Subject: BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company >>>>To: >>>> >>>> >>>> >>>>BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada skala >>>>nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar, Plc., >>>>laju >>>>BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat sebagai emiten >>>>pada >>>>London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak pelaku pasar keuangan >>>>internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya (bukan 'actual share >>>>sale') >>>>bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh Nathaniel Rothshild dan veteran >>>>pedagang komoditas internasional, James Campbell, BNBR tidak hanya >>>>menguasai >>>>BUMI dalam proporsi yang sama sebelum 'swapping', tetapi juga sekaligus >>>>menjadi >>>>pengendali Vallar, Plc yang segera berubah nama menjadi Bumi, Plc, dengan >>>>persentasi saham 43% didampingi oleh Recapital sebesar 25%. >>>> >>>>Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar sama >>>>dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie family >>>>and >>>>the family behind Recapital will be the biggest shareholders of this group. >>>>It >>>>will be an Indonesian natural resources champion right on the doorstep of >>>>China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang >>>>direpresentasikan >>>>melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat simetrikal atau >>>>bersinggungan >>>>secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan internasional potensi relasi >>>>Vallar-BNBR menjadi target perdagangan 'arbitrage' yang menarik. >>>> >>>>Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild sendiri >>>>telah >>>>menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu pemain >>>>komoditas >>>>terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra Bakrie menyatakan >>>>sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do is to be able to be >>>>the >>>>biggest supplier of coal in the world and to be able to do that, we have a >>>>way >>>>now,” Bakrie said in London. “It was a dream only before. Before we met >>>>Vallar.” >>>>Hal ini diamini oleh Rothschild yang menegaskan bahwa, "Indonesia is a >>>>sleeping >>>>giant,” Rothschild says. “One scratches one’s head to think why isn’t there >>>>a >>>>mining champion out there already and hopefully we are in the process of >>>>showcasing one in the years ahead.” . >>>> >>>>Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk ditolak >>>>telah >>>>menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya intermediate investment >>>>selama >>>>2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat signifikan. Jika waran BNBR >>>>yang >>>>akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus di-exercise pada harga Rp620 >>>>maka >>>>potensi 50% dari exercise price tersebut sudah memberikan potential gain >>>>hingga >>>>300%. Oleh karena itu dengan kisaran harga Rp69-70 saat ini sebagaimana >>>>acuan >>>>presentasi BNBR pada akhir November lalu >>>>(http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/), >>>>rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini. >>>>Ringkasnya: >>>> >>>>1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price pada >>>>kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at least 58%; >>>> >>>>2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa London >>>>turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan, tetapi >>>>tetap >>>>naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di atasRp1triliun >>>>(http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak sedikit untuk >>>>akumulasi >>>>yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten ini ke depan. Bahkan di >>>>Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% >>>>(http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0); >>>> >>>>3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar dari >>>>'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya' >>>> >>>>4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang >>>>memberitakan >>>>rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum beberapa >>>>traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan mengapa harga >>>>Vallar >>>>meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata diikuti juga >>>>oleh >>>>akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. Informasi yang diperoleh >>>>dari >>>>sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah muncul dalam beberapa >>>>media >>>>internasional. Namun tidak Bloomberg atau Reuters memberitakan lebih detil >>>>perihal akuisisi ini. Karena sudah diberitakan secara terbatas maka dengan >>>>demikian kualifikasi informasi ini sudah tidak lagi sebagai insider >>>>information. Safe to say bahwa Vallar/BNBR sedang mempersiapkan akuisisi >>>>satu >>>>world leading coal company dari Amerika Utara, Australia atau Mongolia. >>>>Namun >>>>demikian, dari sumber terpercaya, opsi terbesar jatuh pada coal company >>>>dari >>>>developed market. Disebutkan juga bahwa Xstrata yang merupakan thermal coal >>>>company terbesar di dunia menjadi target dimaksud. Pihak Vallar sendiri >>>>sudah >>>>mendiskusikan alternatif pembiayan dengan pihak Chinese Investment >>>>Coroporation >>>>(CIC) yang sekaligus merupakan kreditur BUMI. Akuisisi ini direncanakan >>>>akan >>>>rampung pada akhir Januari atau awal Pebruari sebagaimana ("The company >>>>will be >>>>considering further acquisitions “not before the prospectus for Bumi Plc is >>>>released ... so by the end of January, beginning of February”, according to >>>>a >>>>person close to the company.") >>>> >>>>Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah mengembalikan >>>>posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi ini dirilis >>>>pada >>>>awal Januari lalu. Tempting buying. >>>> >>>>NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. >>>>Tidak >>>>terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan >>>>Anda >>>>(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika >>>>Anda >>>>benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan >>>>laba, potong segera rugi. >>>> >>>> >>>>'+' >>>> >>> >>> >> >
