Saharusnya ELSA bagus dari dulu tetapi kok ngga ya? mengingat elnusa adalah 
satu 
satu national service company.
Jawabannya adalah terlalu banyak multinational oil service companies disini 
karena minyak adalah kenduri global. Kecuali kalau bpmigas mengeluarkan 
peraturan bahwa semua oil services harus melalui Elnusa. Mungkin juga elnusa 
tidak punya spesifik service dan kurang agresive dalam pemasaran......
Dengan akan naiknya kegiatan eksplorasi, maka akan banyak study dan evaluasi 
geologi dan geophysic yang harus dilakukan sebelum pemboran......adakah divisi 
ini di Elnusa???

Jadi saya sih tetap memilih core business nya....oil company (tapi bukan enrg 
atau bipi)......jadi nanti aja waktu pertamina hulu go publik....
Kalau di amrik, iya saya akan memilih service companies spt haliburton, 
schlumberger dll......

Disclaimer is always ON

Salam hangat
Budi

________________________________
From: positif01 <[email protected]>
Sent: Thu, 13 January, 2011 9:14:44 AM
Subject: [saham] MIGAS Investasi Diprediksi 18,88 Miliar Dollar AS (ELSA)

  
Jumlah investasi wilayah kerja produksi dan eksplorasi 2011 itu lebih besar  
daripada 2010, yang berdasarkan perhitungan sementara hanya 14,41 miliar dollar 
 
AS.
Dari total nilai investasi WK eksplorasi tahun ini, 75,91 persen di antaranya  
untuk kegiatan pengeboran.

Jakarta, Kompas - Total nilai investasi wilayah kerja produksi  dan eksplorasi 
minyak dan gas bumi 2011 diperkirakan 18,88 miliar dollar AS.  Investasi itu 
diharapkan dapat menggenjot produksi minyak siap jual agar  mencapai 970.000 
barrel minyak per hari.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan Badan  
Pelaksana 
Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Elan Biantoro, Rabu  (12/1) di 
Jakarta.
Jumlah investasi wilayah kerja produksi dan eksplorasi 2011 itu lebih besar  
daripada 2010, yang berdasarkan perhitungan sementara hanya 14,41 miliar dollar 
 
AS.
Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gede Pradnyana  
menambahkan, dari hasil kunjungan ke empat wilayah kerja yang berpengaruh besar 
 
terhadap produksi nasional awal Januari, ada beberapa kendala yang dihadapi  
kontraktor kontrak kerja sama. Beberapa kendala utama adalah tumpang tindih  
lahan, pengeboran, dan gangguan teknis.
Eksplorasi
Adapun biaya yang dikeluarkan untuk investasi di wilayah kerja eksplorasi  
tahun 
2011 sebesar 3,16 miliar dollar AS, meningkat pesat dibandingkan 2010 yang  
hanya 1,32 miliar dollar AS. Dari total nilai investasi WK eksplorasi tahun 
ini,  
75,91 persen di antaranya untuk kegiatan pengeboran.
”Biaya administrasi umum sebisa mungkin ditekan agar anggaran pengeboran bisa  
ditingkatkan,” kata Elan.
Selama ini anggaran untuk kegiatan eksplorasi migas sangat minim. Rendahnya  
nilai investasi untuk kegiatan eksplorasi itu dikhawatirkan berdampak pada  
penurunan produksi migas karena cadangan terbukti migas berkurang. ”Bagaimana  
mau meningkatkan produksi jika tidak ada eksplorasi untuk mengganti cadangan  
migas yang sudah dieksploitasi,” ujar Elan.
Realisasi pengeboran per 24 Desember 2010, dari target 933 sumur baru,  
terselesaikan 789 sumur, sisanya dibor tahun ini. Dari pengeboran baru, target  
produksi minyak 70.000 barrel minyak per hari, realisasinya 79.000 barrel.
Dari target 1.489 sumur bor ulang, terealisasi 1.251 sumur. Untuk 2011, BP  
Migas menargetkan pengembangan 836 sumur.
http://cetak.kompas.com/read/2011/01/13/03535147/investasi.diprediksi.1888.miliar.dollar.as

 


      

Kirim email ke