Jumlah investasi wilayah kerja produksi dan eksplorasi 2011 itu lebih besar
daripada 2010, yang berdasarkan perhitungan sementara hanya 14,41 miliar
dollar AS.

Dari total nilai investasi WK eksplorasi tahun ini, 75,91 persen di
antaranya untuk kegiatan pengeboran.


Jakarta, Kompas - Total nilai investasi wilayah kerja produksi dan
eksplorasi minyak dan gas bumi 2011 diperkirakan 18,88 miliar dollar AS.
Investasi itu diharapkan dapat menggenjot produksi minyak siap jual agar
mencapai 970.000 barrel minyak per hari.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan Badan
Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Elan Biantoro, Rabu
(12/1) di Jakarta.

Jumlah investasi wilayah kerja produksi dan eksplorasi 2011 itu lebih besar
daripada 2010, yang berdasarkan perhitungan sementara hanya 14,41 miliar
dollar AS.

Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gede Pradnyana
menambahkan, dari hasil kunjungan ke empat wilayah kerja yang berpengaruh
besar terhadap produksi nasional awal Januari, ada beberapa kendala yang
dihadapi kontraktor kontrak kerja sama. Beberapa kendala utama adalah
tumpang tindih lahan, pengeboran, dan gangguan teknis.

*Eksplorasi*

Adapun biaya yang dikeluarkan untuk investasi di wilayah kerja eksplorasi
tahun 2011 sebesar 3,16 miliar dollar AS, meningkat pesat dibandingkan 2010
yang hanya 1,32 miliar dollar AS. Dari total nilai investasi WK eksplorasi
tahun ini, 75,91 persen di antaranya untuk kegiatan pengeboran.

”Biaya administrasi umum sebisa mungkin ditekan agar anggaran pengeboran
bisa ditingkatkan,” kata Elan.

Selama ini anggaran untuk kegiatan eksplorasi migas sangat minim. Rendahnya
nilai investasi untuk kegiatan eksplorasi itu dikhawatirkan berdampak pada
penurunan produksi migas karena cadangan terbukti migas berkurang.
”Bagaimana mau meningkatkan produksi jika tidak ada eksplorasi untuk
mengganti cadangan migas yang sudah dieksploitasi,” ujar Elan.

Realisasi pengeboran per 24 Desember 2010, dari target 933 sumur baru,
terselesaikan 789 sumur, sisanya dibor tahun ini. Dari pengeboran baru,
target produksi minyak 70.000 barrel minyak per hari, realisasinya 79.000
barrel.

Dari target 1.489 sumur bor ulang, terealisasi 1.251 sumur. Untuk 2011, BP
Migas menargetkan pengembangan 836 sumur.

http://cetak.kompas.com/read/2011/01/13/03535147/investasi.diprediksi.1888.miliar.dollar.as

Kirim email ke