Bro Ar, kalo blh tahu bisnis Riil apa ya ?. Ane jg tutup di bisnis pertama dan 
mau coba yg kedua nih.
Kate orang bijak : " Gagal hanya apabila kita berhenti dan menyerah. Ane yakin 
akan indah pd waktunya bagi yg tdk mengenal kata gagal "


LT

** Save Our Nation, Save KPK **

-----Original Message-----
From: Aryadi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 13 Jan 2011 13:17:21 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Saham vs. sektor ril - Bls: [saham] Halo semuanya...!

Waduh, terimakasih rekan Oguds; ternyatan Anda cukup memperhatikan surat2 yang 
saya kirim ke milis :)
Memang betul, kalau sudah rejeki ada-ada saja jalannya. Namun kalau memang 
nasib 
kita sedang kurang beruntung, kerugian pun bisa darimana saja datangnya.

Berjual beli saham, jual beli kambing atau ayam, atau usaha lainnya di sektor 
ril, semuanya tak luput dari resiko yang mengintai sewaktu-waktu.
Resiko-resiko tersebut tentu perlu diantisipasi dan diminimalisir dengan 
menambah secara kontinyu menambah pengetahuan kita dan juga sering berdiskusi 
dengan orang lain yang juga berbisnis sama dengan kita. Bukankah demikian, bung 
Oguds?

Untung atau rugi, cuan atau loss, atau bahkan jikala kita bangkrut sekalipun, 
hal yang terpenting adalah jangan sampai kehilangan akal sehat, dan tetap 
tersenyum :)

Salam,
Adi

 



________________________________
Dari: Oguds <[email protected]>
Kepada: Aryadi <[email protected]>
Terkirim: Kam, 13 Januari, 2011 20:59:56
Judul: Re: [saham] Halo semuanya...! Lama juga saya tidak kesini

  
Thursday, January 13, 2011, 10:00:23 AM, you wrote:

A> Akhirnya duit saya yang hilang di bursa saham, telah kembali dengan
A> cara lain... :)  

Selamat ya, memang kalo rejeki gak ke mana. Email anda tertanggal 26
Juli (saat berpisah) masih ada di arsip. Sangat disayangkan saat itu
adalah awal dari rally panjang (Jul ke Nov), dari IHSG 3000 ke 3700.
Duit saya juga kembali di saat2 itu (perlu di-inject lagi memang).

Btw, bisnis real juga beresiko. Saya pernah coba ayam, problemnya
sama, gak ada yg bisa ngurus. Jatuh2nya rugi (kalo bisnis nanggung mah
mending gak usah). Harganya pun turun naik dimainin sama BD. Main
saham bukan sekedar cari cuan bukan? Cari kesibukan atau hiburan gitu.

-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]


Kirim email ke