Yup, ASII udah mengawali tuh, anda jeli sekali, besok mdh2an mulai reli
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: positif01 <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 19 Jan 2011 15:22:55 
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Alasan call to buy: Antisipasi besok

Dalam posting terdahulu siang tadi (IHSG Sesi 1, ada apa?) disebutkan jika
IHSG dan sub-sektor 'coal mining' mengalami 'divergence' atau penyimpangan
dari trend regional/global saat ini, dan mengisyaratkan potensi beli
setidaknya untuk upswing jangka pendek. Posisi 'nett buy' asing
mengkonfirmasi lebih lanjut 'divergence' ini. Disebutkan juga IHSG tengah
menanti satu pergerakan signfikan yang akan menjadi 'follow-through day'-nya
untuk dapat melanjutkan 'bullish rally'-nya ke depan. Follow-through day'
yang ideal untuk ekspektasi dimulainya 'rally' dalam waktu yang segera
diharapkan terjadi menjelang akhir pekan ini. Kamis besok merupakan hari
yang kritikal karena pasar menanti berita/data ekonomi penting dari AS dan
Cina. Data dan sentimen yang mengikuti akan menentukan pola pergerakan IHSG
dan kapasitasnya untuk kembali menggerakkan 'rally' setelah sekian waktu
diterjang sentimen inflasi dan BI rate yang tidak responsif.

Meski inflasi masih menjadi agenda besar bagi banyak para pelaku pasar,
namun pasar global/regional telah mengantisipasi berita/data ekonomi yang
akan dirilis besok.

Data ekonomi AS: 'housing starts' (dimulainya kegiatan pembangunan rumah
baru) diprediksi turun 0,9%, dan 'jobless claims' (jumlah penganggur yang
mengklaim manfaat jaminan sosial) diprediksi naik menjadi 3,99 juta
dibandingkan 3,88 juta minggu lalu. Data yang diprediksi buruk ini
meningkatkan spekulasi yang menguntunkan bagi 'emerging markets' termasuk
Indonesia bahwa perbaikan ekonomi AS masih berjalan tertatih-tatih sehingga
peningkatan suku bunga AS tidak akan segera dilakukan. Hal ini akan terus
mendorong masuknya dana asing ke 'emerging markets' yang menawarkan
'higher-yielding assets'.

Data ekonomi Cina: pertumbuhan GDP dan IHK (indeks harga konsumen) untuk
kuartal 4 akan dirilis besok. IHK akan menginformasikan tingkat inflasi yang
akan berpengaruh kepada kebijakan makro Cina pada kuartal 1-2011. Rilis data
inilah yang telah menjadi pemicu utama, bergerak 'sideways'-nya
indeks-indeks saham di 'emerging markets' termasuk Asia Tenggara dalam pekan
ini. Namun demikian sebagaimana dapat disaksikan hari ini, indeks utama Cina
(Shanghai) ditutup menguat sangat signiikan +1,86% begitu juga indeks Hang
Seng +1,06%. Kondisi ini berarti menunjukkan 'risk appetite' investor/trader
kawasan bersangkutan yang tinggi dan mengantisipasi positif data yang akan
dirilis besok.

Bagaimana dengan Indonesia? IHSG bergerak terlalu liar, too way down.
Sejumlah saham komoditas batubara bergerak tidak rasional dan sebagian
dipicu 'follow-on' effect dari pemberitaan media saat ini tentang mafia
pajak, yang diperkirakan efeknya akan segera surut menjelang penutupan hari
ini.

Oleh karena itu, dihadapkan kepada fluktuasi harga yang lumayan terdiskon
pada sesi 2, misalnya pada komoditas batubara DOID dan ITMG, maka potensi
beli untuk upside surge akhir pekan dan pekan depan sangat besar. Selain itu
posisi 'nett buy' asing secara keseluruhan menopang skenario 'reversal'
menjelang akhir pekan. Cermati saham-saham dengan sub-sub-sektor yang
relevan terhadap agenda dan pengaruh ekonomi makro. Cari yang sudah 'down'
lebih dari 3 hari, karena statistik reversal cenderung berpihak kepada
saham-saham potensial yang down lebih dari 3 hari di hampir semua bursa.
'It's already too way below!"

Don't miss the opportunity as foreign keep buying nett.

*NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda.
Tidak terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan
perhitungan Anda (TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa
tindakan Anda ketika Anda benar atau salah. 'Let your profit run, cut your
losses short': Maksimalkan laba, potong segera rugi.*

'+'

Kirim email ke