Setahu saya rekomendasi si Om lebih banyak minusnya daipada plusnya. Cth : 
TSPC, BNII, BBNI, ASII, MPPA ..apalagi si Om + kan yakin banget dengan sangat 
pasti bahwa MPPA PASTI dibeli tanpa Disclaimer On lagi..mantap tenan..:). 
Pandangan trader yg melihat scr objektif.

Marwan

--- Pada Sen, 10/1/11, Daud Hardjakusumah <[email protected]> menulis:

Dari: Daud Hardjakusumah <[email protected]>
Judul: Re: [saham] BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 10 Januari, 2011, 12:40 AM







 



  


    
      
      
      gak akan dijawab bos
 Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah
[email protected]
sidaut.blogspot.com

From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, January 10, 2011 11:37:57 AM
Subject: Re: [saham] BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company









 



    
      
      
      












Trus nasibnya MPPA gmn niy bos? Powered by Telkomsel BlackBerry®From:  katrin 
<[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Mon, 10 Jan 2011 15:22:16 +0700To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Re: [saham] BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company

 



    
      
      
      info nya cuman itu ?????????? :p

2011/1/10 positif01 <[email protected]>
















 



  


    
      
      
      BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada 
skala nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar, Plc., 
laju BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat sebagai 
emiten pada London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak pelaku pasar 
keuangan internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya (bukan 'actual 
share sale') bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh Nathaniel Rothshild dan 
veteran pedagang komoditas internasional, James Campbell, BNBR tidak hanya 
menguasai BUMI dalam proporsi yang sama sebelum 'swapping', tetapi juga 
sekaligus menjadi pengendali Vallar, Plc yang segera berubah nama menjadi Bumi, 
Plc, dengan persentasi saham 43% didampingi oleh Recapital sebesar 25%.


 
Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar sama 
dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie family and 
the family behind Recapital will be the biggest shareholders of this group. It 
will be an Indonesian natural resources champion right on the doorstep of 
China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang direpresentasikan 
melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat simetrikal atau bersinggungan 
secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan internasional potensi relasi 
Vallar-BNBR menjadi target perdagangan 'arbitrage' yang menarik.


 
Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild sendiri telah 
menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu pemain komoditas 
terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra Bakrie menyatakan 
sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do is to be able to be the 
biggest supplier of coal in the world and to be able to do that, we have a way 
now,” Bakrie said in London. “It was a dream only before. Before we met 
Vallar.” Hal ini diamini oleh Rothschild yang menegaskan bahwa, "Indonesia is a 
sleeping giant,” Rothschild says. “One scratches one’s head to think why isn’t 
there a mining champion out there already and hopefully we are in the process 
of showcasing one in the years ahead.” .


 
Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk ditolak telah 
menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya intermediate investment selama 
2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat signifikan. Jika waran BNBR yang 
akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus di-exercise pada harga Rp620 maka 
potensi 50% dari exercise price tersebut sudah memberikan potential gain hingga 
300%. Oleh karena itu dengan kisaran harga Rp69-70 saat ini sebagaimana acuan 
presentasi BNBR pada akhir November lalu 
(http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/), 
rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini. Ringkasnya:


 
1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price pada 
kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at least 58%;

2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa London 
turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan, tetapi tetap 
naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di atasRp1triliun 
(http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak sedikit untuk akumulasi 
yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten ini ke depan. Bahkan di 
Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% 
(http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0);


 
3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar dari 
'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya'

4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang memberitakan 
rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum beberapa 
traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan mengapa harga Vallar 
meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata diikuti juga oleh 
akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. Informasi yang diperoleh dari 
sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah muncul dalam beberapa media 
internasional. Namun tidak Bloomberg atau Reuters memberitakan lebih detil 
perihal akuisisi ini. Karena sudah diberitakan secara terbatas maka dengan 
demikian kualifikasi informasi ini sudah tidak lagi sebagai insider 
information. Safe to say bahwa Vallar/BNBR sedang mempersiapkan akuisisi satu 
world leading coal company dari Amerika Utara, Australia atau Mongolia. Namun 
demikian, dari sumber terpercaya, opsi terbesar jatuh pada coal company dari 
developed market. Disebutkan juga bahwa
 Xstrata yang merupakan thermal coal company terbesar di dunia menjadi target 
dimaksud. Pihak Vallar sendiri sudah mendiskusikan alternatif pembiayan dengan 
pihak Chinese Investment Coroporation (CIC) yang sekaligus merupakan kreditur 
BUMI. Akuisisi ini direncanakan akan rampung pada akhir Januari atau awal 
Pebruari sebagaimana ("The company will be considering further acquisitions 
“not before the prospectus for Bumi Plc is released ... so by the end of 
January, beginning of February”, according to a person close to the company.")


 
Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah mengembalikan 
posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi ini dirilis pada 
awal Januari lalu. Tempting buying.
 

NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak 
terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda 
(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda 
benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan 
laba, potong segera rugi. 


 
'+'


    
     

    
    






  










    
     

    










    
     








      

    
     

    
    


 



  





Kirim email ke