Nice Post...
________________________________ From: positif01 <[email protected]> Sent: Wed, January 26, 2011 8:59:18 AM Subject: [saham] IHSG beberapa hari ke depan Indeks saham 'emerging markets' pada bulan pertama 2011 tertinggal dan didahului oleh indeks saham 'developed markets'. Sejumlah indeks saham 'emerging markets' seperti di kawasan Asia Tenggara mengalami tekanan 'intermediate' yang lumayan. Pasar Thailand mengalami 'foreign outflows' terbesar dibandingkan Indonesia dan Fiipina, dengan nilai mendekati Rp10 triliun. Namun demikian, tekanan sudah sudah maksimal dan pasar telah mulai 'bounce back' ditopang oleh fundamental kawasan, dan berbaliknya sentimen terhadap prospek 'developed markets'. Sejumlah analis, misalnya di AS, sudah berancang-ancang mengantisipasi koreksi 'intermediate' signfikan terhadap indeks-indeks utama AS menjelang akhir Januari. Koreksi diperkirakan antara 6-10%, dan sudah pergerakan serta sentimen koreksi sudah dimulai beberapa hari terakhir. Data perumahan AS kemarin kembali mengkonfirmasi pandangan bahwa masih terjal jalan ke depan untuk meyakinkan pemulihan ekonomi AS. Indeks S&P/Case-Shiller yang memetakan harga-harga real-estate residensial di 20 kota anjlok 1,6% pada Desember lalu dan merupakan penurunan terbesar selama 12 bulan ke belakang sejak Desember 2009. Sementara di Eropa, GDP Inggris anjlok 0,5% pada kuartal 4-2010 setelah naik 0,7% kuartal sebelumnya. Keputusan dan rekomendasi sejumlah 'brokerage houses' global untuk 'memaintain' exposure dan tidak men-short sejumlah 'emerging markets' selektif diperkirakan akan terbukti menejelang akhir Januari dan memasuki bulan depan. Setidaknya, dalam konteks pasar Indonesia, pelaku pasar 'developed markets' kemarin setelah penutupan transaksi perdagangan di Bursa Indonesia, mengambil posisi positif terhadap prospek IHSG yang masih terdiskon cukup besar. 2 ETF top berbasis saham-saham likuid Indonesia dengan 'coverage' di atas 35 saham, EIDO (http://finance.yahoo.com/q?s=EIDO&ql=0) yang dikeluarkan oleh iShares dan IDX (http://finance.yahoo.com/q?s=IDX&ql=0) oleh Market Vectors, ditutup menguat signfikan di atas +3%, dan volume EIDO bahkan 4 kali lipat volume rata-rata 3 bulan. Transaksi yang dilakukan oleh pelaku pasar di NYSE terhadap prospek saham-saham Indonesia ini setelah Bursa Indonesia ditutup jelas telah memperhitungkan semua berita dan sentimen yang berkembang setidaknya sampai dengan kemarin malam, termasuk hasil lelang SUN. Secara keseluruhan sejumlah saham unggulan Indonesia masih dalam posisi terdiskon cukup besar, terlebih dibandingkan dengan potensi 'earnings' yang akan diumumkan dalam waktu dekat dengan antisipasi 75% melampui ekspektasi sehingga menjustifikasi target IHSG >4000 selama 2011. '+'
