MBTO = Memang BeTOel2 saham apes man :)) Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: "caknoval" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 28 Jan 2011 09:18:13 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: [saham] Right Issue BMRI & IPO Garuda Kalau menurut perkiraan saya, masih bisa lah cuan 20% dari IPO Garuda. Asal jangan dipelihara lama-lama. Maksimal 2 candle sudah harus dilepas. Jangan samakan Garuda dengan Martina Berto. Jauh man.......... --- In [email protected], gaingain63@... wrote: > > IPO garuda porsi lebih besar diberikan ke investor retail, oversubscribe cuma > 1+ kalau tidak salah, jadi resiko cukup tinggi? > Mending lihat hari pertama dulu? > > Salam > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "heru" <herusaham@...> > Sender: [email protected] > Date: Fri, 28 Jan 2011 04:04:17 > To: Saham<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: Bls: [saham] Right Issue BMRI & IPO Garuda > > Tan, ane dpt info dari sekuritas katanya kalau pesan Garuda, mau minta berapa > lot jg langsung dikasih ☺ > > Makanya ane jadi ragu, karena do'i jg sarankan kalau mmg minat ambil setelah > listing di bursa aja > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: Noviati Prihatini <novi_vi5599@...> > Sender: [email protected] > Date: Fri, 28 Jan 2011 10:54:49 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Bls: [saham] Right Issue BMRI & IPO Garuda > > DAPAT 40 - 80 %, WAH WAH ...80 % BRO... > BISA2 OPEN LANGSUNG NYUNGSEP KE 500 NEH...... > KACAU... > > > > >________________________________ > Dari: a katrin® <kusumok@...> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Kam, 27 Januari, 2011 08:43:40 > Judul: Re: [saham] Right Issue BMRI & IPO Garuda > > > Sudah lewat locked-up period nya :d > > powered by love >________________________________ > > From: "Tukang Siomay" <danesh.a.naryama@...> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 27 Jan 2011 01:36:17 +0000 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Right Issue BMRI IPO Garuda > > Pak Irwan, Saham Mandiri di Garuda di Lock selama 1 Tahun. > CMIIW, jadi sahamnya belum bisa dijual > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT >________________________________ > > From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 27 Jan 2011 08:03:46 +0700 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Right Issue BMRI IPO Garuda > > Dari peristiwa IPO Garuda, saya melihat yg diuntungkan selain Garuda, > tentunya > BMRI. Piutang BMRI di Garuda yg bisa dibilang "macet" itu akhirnya bisa > diuangkan melalui IPO :) > > Yang menarik disini adalah BMRI lebih memilih piutangnya dirubah jadi saham, > lalu dijual bersamaan saat IPO Garuda, ketimbang tetap mempertahankannya > sebagai > piutangnya di Garuda :) > > Lumayanlah, BMRI dapat durian runtuh senilai 1,1T dari piutang yg tadinya > sudah > "diragukan" nasibnya :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > > 2011/1/26 Dimas Yoga <dimasyoga.saham@...> > > > > > > > > > > > >Rabu, 26 Januari 2011 > >The Tale of Two Siblings > > > > > >Kementrian BUMN dalam waktu dekat ini akan menggelar dua hajatan besar di > >pasar > >modal. Pertama, penawaran umum terbatas I Bank Mandiri (Right Issue BMRI), > >dan > >kedua, IPO Garuda Indonesia. Menariknya, dua perusahaan ini ternyata > >memiliki > >kaitan khusus. > > > >Harga IPO Garuda akhirnya ditetapkan pada level terendah yaitu Rp750, dan > >jumlah > >saham yang dilepas berkurang dari tadinya 36%, menjadi 26% saja. Hal ini > >mungkin > >disebabkan oleh kondisi market yang memang lagi sedikit lesu, tapi tetap > >tidak > >mengubah opini mayoritas pengamat dan analis yang menyebutkan bahwa harga > >IPO > >Garuda tersebut terlalu mahal. > > > >Sementara BMRI menetapkan harga right issue-nya pada level Rp5,000 per > >saham, > >dengan harga HMETD Rp5,250 per saham. Meskipun dikabarkan bahwa para > >investor > >minta harga yang lebih rendah dari Rp5,000, tapi sejauh ini nggak ada > >pengamat > >yang bilang kalau harga tersebut kemahalan. Mengingat harga tersebut masih > >lebih > >rendah dari harga terakhir BMRI ‘hasil koreksi IHSG’ yaitu 5,700 > >(sebelum > >terjadi koreksi, BMRI mantap diatas 6,500), maka sepertinya pemerintah ga > >akan > >kesulitan menjual saham baru BMRI ini ke masyarakat. > > > >Lantas apa kaitan antara BMRI dengan Garuda? Fakta menariknya adalah, dari > >dana > >perolehan IPO Garuda sebesar kira-kira Rp4.8 trilyun, BMRI akan kebagian 1.1 > >trilyun. Kenapa begitu? Karena BMRI memiliki saham di Garuda, hasil konversi > >utang. Garuda memang pernah punya utang sekian trilyun ke BMRI. Dan karena > >Garuda gak sanggup bayar, maka utang tersebut dikonversi menjadi saham, > >sehingga > >BMRI jadi memiliki 10.6% saham Garuda. Selama ini, masalah terbesar Garuda > >memang terletak di utangnya yang kelewat besar, gak terlalu berbeda dengan > >perusahaan airlines lainnya. Mandala Airlines juga bangkrut karena masalah > >utang. > > > >Kenapa kok BMRI mau mengubah piutangnya di Garuda menjadi saham? Karena > >Garuda > >berjanji bahwa saham tersebut bisa diuangkan melalui mekanisme IPO. Dan > >memang > >dari sekian milyar lembar saham Garuda yang akan dilepas ke publik, sebagian > >diantaranya adalah milik BMRI. > > > >Jadi jika anda beli saham IPO Garuda, maka itu berarti anda bayarin utangnya > >Garuda ke BMRI. Setelah IPO ini, janji Garuda untuk mencairkan saham milik > >BMRI > >menjadi dana tunai akan terpenuhi, dan BMRI mendapatkan uangnya kembali. > > > >Selain mendapat 1.1 trilyun dari IPO Garuda, BMRI juga akan mendapat sekitar > >12.2 trilyun dari right issue-nya, jadi totalnya 13.3 trilyun. Jumlah dana > >yang > >sangat besar, tentu saja. Dan dana ini akan sangat berguna untuk menambah > >modal > >BMRI, sehingga catatan CAR-nya yang pada kuartal tiga 2010 hanya 14.1%, > >mungkin > >akan naik menjadi 17 â€" 19% setelah right issue ini. Dengan cadangan modal > >yang > >jauh lebih baik, BMRI nantinya akan memiliki kesempatan yang lebih luas > >untuk > >berekspansi, sehingga mereka akan dapat mempertahankan posisinya sebagai The > >Largest Bank in Indonesia. > > > >Namun disisi lain, right issue ini akan menyebabkan nilai saham BMRI akan > >terdilusi (berkurang) sekitar 10.0%. Dan kepemilikan saham pemerintah di > >BMRI > >juga akan terdilusi, dari tadinya 66.7%, menjadi 60.0%. Kenapa demikian? > >Karena > >pemerintah gak akan mengambil jatah HMETD-nya yang berjumlah sekitar 1.6 > >milyar > >lembar saham, melainkan melemparnya ke publik. Karena kepemilikan pemerintah > >di > >BMRI berkurang, maka status ‘ke-BUMN-an’ BMRI juga jadi berkurang. > >Artinya? > >Jaminan pemeliharaan dari negara terhadap BMRI juga jadi tidak sebesar > >sebelumnya. > > > >Tapi BMRI boleh dibilang gak begitu butuh perhatian pemerintah, sebab > >kinerjanya > >selama ini terbilang bagus, dan perusahaannya sendiri juga jarang > >bermasalah. > >Sementara untuk Garuda, kepemilikan saham pemerintah terhadapnya akan > >berkurang > >dari tadinya 85.8%, menjadi 60.1% pasca IPO. Mengingat Garuda selama ini > >punya > >banyak masalah utang, dan kinerjanya juga nggak bagus, maka angka 60.1% > >tersebut > >terdengar beresiko. > > > >Kalau penulis boleh berpendapat, seharusnya Bank Mandiri > >‘meng-ikhlas-kan’ saja > >piutangnya yang 1.1 trilyun itu ke Garuda Indonesia. Kenapa begitu? Karena > >baik > >BMRI maupun Garuda kan sama-sama milik pemerintah. Jadi kalaupun utang itu > >gak > >dibayar, pemerintah sebagai pemilik BMRI gak akan rugi, karena yang menerima > >keuntungannya adalah Garuda, perusahaan milik pemerintah juga. Ibaratnya > >seperti > >ngambil duit dari kantong kanan, lalu dimasukkan ke kantong kiri, jadi > >duitnya > >sebenarnya gak kemana-mana. Harusnya BMRI bisa sedikit lunak lah, sama > >saudaranya. Secara dia kan bermain di sektor perbankan, salah satu sektor > >paling > >prospektif di Indonesia (makanya kinerjanya bagus). Sementara Garuda > >‘terpaksa’ > >bermain di sektor jasa transportasi udara, sektor yang kurang menguntungkan. > >Duit 1.1 trilyun tersebut kalau diambil BMRI, maka hanya akan menambah > >modalnya > >sedikit saja. Sementara kalau duit itu tetap dikasiin di Garuda, maka bisa > >dipake buat beli setidaknya 2 atau 3 unit pesawat terbang. Soal pengaruh > >negatif > >yang mungkin terjadi dari langkah 'ikhlas' ini terhadap catatan NPL di > >laporan > >keuangan BMRI nanti, itu bisa diakalin kok. > > > >Tapi para petinggi BMRI dan para fund besar yang memegang sahamnya pasti gak > >akan setuju sama ide konyol diatas. > > > > > >Sumber : > >http://teguhidx.blogspot.com/2011/01/right-issue-bmri-ipo-garuda.html > > > > > > >
