Ringkas saja, menindaklanjuti perkembangan di luar ekspektasi semua pihak lintas semua bursa global. Setelah Jepang, kini kompleksitas situasional 'unforeseen' bertambah dengan insiden Mesir. Indeks-indeks utama dunia yang ditutup paling akhir setelah Asian Market tutup, seperti FTSE, Eropa lainnya, dan US kompak merah membara.
Senin sudah bisa dipastikan tekanan akan datang menyergap dan menyerang semua bursa. Kecuali Presiden Husni Mubarak mengambil langkah drastis di Mesir dengan segera mengundurkan diri, maka sulit untuk bisa melihat ada indeks regional/global yang akan mampu keluar dari teritori negatif, tidak terkecuali IHSG. Namun demikian, selalu rasional dan lihat semua kesempatan di saat market sangat mungkin over-reacting. Dan satu hal yang harus diingat, ada satu tema/sektor besar yang paling diuntungkan dari bergeraknya sentimen negatif global yang lebih diakibatkan faktor geopolitik, yaitu komoditas, yang didorong oleh harga minyak. Fantastis, tadi malam penutupan bursa AS, futures WTI oil naik dalam hitungan jam >4%, yang merupakan kenaikan terbesar sejak 2007. Harga WTI crude oil bertengger mendekati $90, sementara Brent crude oil berada nyaris $100. Sementara ini, yang mampu menahan lonjakan harga minyak hanyalah keberuntungan waktu yang mengunci pergerakan harga karena pasar tutup akhir pekan. Jika tidak ada perubahan berarti di Mesir, maka Senin pagi waktu Indonesia, akan disaksikan harga minyak melampaui $100 untuk pertama kalinya di awal tahun baru 2011. Terusan Suez yang dalam pengelolaan Mesir dan menjadi lintas angkut/transportasi minyak mentah Timur Tengah, menjadi 'spotlight' kekhawatiran pasar minyak mentah global, dan rentetan sentimen pergolakan politik Mesir yang didahului Tunisia, dikhawatirkan akan segera menyeret negara-negara Timur Tengah yang merupakan produsen minyak terbesar di dunia, seperti pada rezim otoriter Arab Saudi, Libya dan monarki Arab lainnya. Silver line-nya atau kesempatan dalam kesempitan adalah keputusan investors/traders yang telah berkeyaknan dan ikut mengambil posisi dalam saham-saham pertambangan dalam seminggu terakhir. Coal dan precious metals stocks akan menjadi sarana 'hedging'. Rekomendasi ELSA, ITMG, DOID maintained to buy/hold. Perhatikan juga ekspektasi produksi/proyeksi bisnis 2011 emiten bersangkutan. '+'
