Posting2 lawas kok baru muncul ya?

"The more quantitative a model, the better the valuation."

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Wed, 9 Feb 2011 15:33:25 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] IPO GIAA

Broker PT Danareksa Sekuritas (OD) akan menanggung saham perdana PT Garuda 
Indonesia Tbk (GIAA) yang tidak dieksekusi nasabah senilai Rp 200 miliar.

Menurut salah seorang pelaku pasar yang terlibat dalam penjualan saham GIAA, 
nilai tersebut telah menyusut tajam dari posisi pekan lalu senilai Rp 800 
miliar.

Broker PT Bahana Securities juga harus menanggung saham perdana GIAA yang tidak 
dieksekusi senilai Rp 300 miliar, menurun dari posisi pekan lalu sebesar Rp 500 
miliar.

Sedangkan PT Mandiri Sekuritas hampir seluruhnya berhasil dijual lantaran 
banyak menangani investor institusi. Broker PT BNI Securities yang menjadi agen 
penjual juga harus menanggung sebesar Rp 20 miliar.

"Default order terjadi karena banyak investor ritel yang tidak mengeksekusi 
pesanannya dan kegagalan UBS dan Citi dalam memasarkan saham perdana GIAA 
kepada investor asing," ujarnya.

Menurutnya, UBS dan Citi pada periode bookbuilding hanya berhasil menjual Rp 90 
miliar dari jatah asing senilai Rp 945 miliar atau setara dengan 20% dari nilai 
IPO sebesar Rp 4,7 triliun. 

Akibatnya, jatah asing sebesar Rp 855 miliar dikembalikan kepada lead 
underwriter.

"Atas alasan itulah, UBS dan Citi kemudian menggalang pinjaman sebesar US$ 120 
juta kepada GIAA untuk menjaga hubungan baik," jelasnya.

Sumber mengatakan, investor asing tidak meminati saham perdana GIAA lantaran 
harga terlalu mahal. Asing menawar GIAA di kisaran Rp 450-550 per saham.

"Melihat sahamnya tidak laku dijual, Dirut GIAA Emirsyah Satar sempat mengeluh 
ke pak Menteri (Mustafa Abubakar) karena pak Menteri menetapkan harga terlalu 
tinggi. Menurut Emir, harga layak GIAA di level Rp 550 per saham," ungkap 
sumber.

Sayangnya, belum satu pun manajemen broker-broker tersebut yang berhasil 
dihubungi untuk mengkonfirmasi informasi tersebut.

Namun mengacu pada angka-angka di atas, total default order mencapai Rp 520 
miliar. Nilai itulah yang harus ditanggung oleh penjamin emisi.

IB News
Penjamin Emisi Serap IPO Garuda Rp 520 Miliar
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Äğυš™" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 9 Feb 2011 15:30:01 
To: Saham<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] IPO GIAA


Menurut gosip ipo GIAA sepi peminat alias teu payu ..
Denger2 katanya pemesan dapat 50% dari total yg dibooked.
Mudah2an hr pertama listing gak berdarah2.





Sent From Far Far Away™

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links



Kirim email ke