Oh.. karena itu ya makanya hari ini saham GIAA rada terbang.. 

--- Pada Jum, 11/3/11, Adrian Maulana <[email protected]> menulis:

Dari: Adrian Maulana <[email protected]>
Judul: [saham] Menteri BUMN..JGN SEENAKNYA DONG!
Kepada: [email protected], [email protected]
Tanggal: Jumat, 11 Maret, 2011, 4:37 AM







 



  


    
      
      
      BREAKING NEWS ( GIAA. )- Perusahaan Pengelola Aset di perintahkan untuk 
membeli saham Garuda indonesia milik 3 underwriter yaitu Mandiri sec,Danareksa 
sec,dan Bahana sec.Mentri Bumn mengisyaratkan agar PPA dan Jamsostek membantu 
penjamin tersebut untuk membeli saham yg di milikinya. Pemerintah hanya 
menginginkan pembeli Garuda adalah BUMN. Kementrian BUMN jg akan menempatkan 
posisi direktur keuangan untk calon pembeli.Harga yg di tawarkan kepada calon 
pembeli adalah rp 550-600 per saham. Clsa di tunjuk sbg advise consultant.  Kok 
enak aja nyuruh2 BUMN lain nalangin kerugian 3 sekuritas. Emang duit Jamsostek 
punya siapa? Duit pekerja seluruh Indonesia tuhh!! Kesalahan memaksakan IPO di 
waktu yang tidak tepat dan terlebih dipaksakan di HARGA YG TIDAK TEPAT, wajar 
tidak mendapat respon yg baik di market. Ditambah lagi dengan kinerja Garuda 
yang masih jauh dari kata ‘profesional’ seiring dengan masih sering terjadinya 
kesalahan2 teknis, kerusakan
 pada pesawat shg menyebabkan kemunduran jam penerbangan yang tidak 
sebentar..(berjam2 deh) Eh, malah dipaksa beli di atas harga market 550-600 
(hari ini pakai coba2 angkat saham lagi)..Bener2 deh!  Sedangkan kalau direksi 
Jamsostek atau PPA tidak nurut, resiko nya dipecat.   Gitu ya Pak Menteri?      
        

    
     

    
    


 



  





Kirim email ke