Selagi pemerintah seperti kabinet jilik 2. SBY - Budiono Jangan beli Saham GIAA & KRAS. saham ini penuh intrik. Bandar saja rugi apalagi kita. Segala cara dilakukan mudah-mudahan tidak seperti nasabah bank century. Lepas saja saham-saham itu GIAA & KRAS. presiden SBY berkata kepada petinggi Demokrat mau ke westapel (kamar cuci tangan) tapi para petinggi demokrat bilang bahwa presiden mau melakukan restafel kabinet panik lah para koalisi. dan para petinggi demokrat berharap jatah mentri pindah ke dia. Enaknya Ruhut jadi mentri keuangan. biar harga turun naik dan transaksi cuan terus Salam YAN Wong
Hey --- Pada Jum, 11/3/11, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: Re: [saham] Menteri BUMN..JGN SEENAKNYA DONG! Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 11 Maret, 2011, 1:00 AM Kl sampe diblowup, bisa jd bumerang buat menteri bumn nih :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone From: stock gainer <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 11 Mar 2011 12:47:42 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Menteri BUMN..JGN SEENAKNYA DONG! ane tetap TIDAK BERMINAT membeli :) On 3/11/11, T Jayamudita <[email protected]> wrote: > Kalau PPA dan BUMN yang membeli kemudian "goyang" (seperti 3 bandar "bokek" > itu), harus mencari siapa lagi untuk membeli "sampah" tsb? > > > > ----- Original Message ----- > From: Adrian Maulana > To: [email protected] ; [email protected] > Sent: Friday, March 11, 2011 11:37 AM > Subject: [saham] Menteri BUMN..JGN SEENAKNYA DONG! > > > > > BREAKING NEWS ( GIAA. )- Perusahaan Pengelola Aset di perintahkan untuk > membeli saham Garuda indonesia milik 3 underwriter yaitu Mandiri > sec,Danareksa sec,dan Bahana sec.Mentri Bumn mengisyaratkan agar PPA dan > Jamsostek membantu penjamin tersebut untuk membeli saham yg di milikinya. > Pemerintah hanya menginginkan pembeli Garuda adalah BUMN. Kementrian BUMN jg > akan menempatkan posisi direktur keuangan untk calon pembeli.Harga yg di > tawarkan kepada calon pembeli adalah rp 550-600 per saham. Clsa di tunjuk > sbg advise consultant. > > > > Kok enak aja nyuruh2 BUMN lain nalangin kerugian 3 sekuritas. Emang duit > Jamsostek punya siapa? Duit pekerja seluruh Indonesia tuhh!! > > Kesalahan memaksakan IPO di waktu yang tidak tepat dan terlebih dipaksakan > di HARGA YG TIDAK TEPAT, wajar tidak mendapat respon yg baik di market. > > Ditambah lagi dengan kinerja Garuda yang masih jauh dari kata > 'profesional' seiring dengan masih sering terjadinya kesalahan2 teknis, > kerusakan pada pesawat shg menyebabkan kemunduran jam penerbangan yang tidak > sebentar..(berjam2 deh) > > > Eh, malah dipaksa beli di atas harga market 550-600 (hari ini pakai coba2 > angkat saham lagi)..Bener2 deh! > > > > Sedangkan kalau direksi Jamsostek atau PPA tidak nurut, resiko nya > dipecat. > > > > Gitu ya Pak Menteri? > > > > > > > > > > > > > > >
