dengan modal 25 juta .  kemudian join dengan perusahaan roti yg perlu modal
nya 100 juta --- memang kepemilikan mu  menjadi  25 %    lalu bagaimana
bila bapak join dengan perusahan  ABC  (anggur orang tua)   misal nya total
aset nya  15 T  apakah   apakah kepemilikan bapak masih besar .    kalau
benar dengan modal 25 juta -- lalu mau menjadi pemegang saham yg  dominan .
maka sebaik nya cari perusahan yg kecil  yg cuma butuk 25  juta , maka bapak
akan menjadi pemilik tunggal .


di investasi sekto riil masih bisa menanggung hutang  === > bila nga mau
menanggung hutung bila bangkrut .  di jadi kan PT saja .  jangan CV atau
perorangan.   --- pasti di lindungi  / terbebas dari menanggung kerugian
bila bangkrut


Saya rasa masih berhubungan kok mengenai analisa TA, saya hendak menjelaskan
kenapa ada analisa TA disaham,
kalau seperti ini .  di sektor  real . saya samakan dengan bapak beli  ruko
----> setelah beli untuk di jual kembali .
-----------> ini yg di nama kan trader ---- yg asal  kata dari trading ---
jual beli .

sedangkan bila  bapak membeli ruko , setelah itu bapak hanya menikmati dari
uang kontrakan tersebut .  --- ini baru dimana kan investasi .   === kenapa
. kan ruko nya tetap  milik bapak .
begitu pun di saham .














2011/4/11 panda <[email protected]>

>
>
> Disitu bedanya pak lukman, tadi saya berikan contoh, dengan modal yang sama
> 25 juta, namun porsi pemilikannya berbeda, dan dampaknya jelas berbeda
> Ini satu poin bedanya investasi di sektor riil dan saham
>
> Poin kedua perbedaannya seperti yang pak lukman bilang, di investasi sekto
> riil masih bisa menanggung hutang jika bangkrut karna selain porsinya besar
> dalam kepemilikan juga tidak semua berbentuk PT seperti yang pak lukman
> jelaskan
>
> Saya rasa masih berhubungan kok mengenai analisa TA, saya hendak
> menjelaskan kenapa ada analisa TA disaham, yang pasti untuk mengetahui
> pergerakan harga saham bukan karna investasi diperush tersebut, melainkan
> semata2 untuk pergerakan harga saham, ga mungkin hal ini dilakukan di
> investasi sektor riil yang berharap pada keuntungan usahanya
>
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * Lukman jkt <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 10 Apr 2011 22:02:47 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Beda investasi riil dengan beli saham
>
>
>
> *Soal porsi kepemilikan *.   ini cuma masalah apakah modal bapak besar
> atau kecil.
>
> *maka secara hukum dengan porsi pemilikan yang besar tersebut tidak
> menutup kemungkinan jika ada hutang wajib menanggung hutang tersebut*
>
> Mengenai kewajiban menanggu hutang ini tergantung pada status perusahaan
> ini  PT ,kah , CV  atau perorangan ? .
> PT =  kepanjangan nya adalah perusahaan terbatas .    yg di artikan
> terbatas adalah menanggung kerugian sebasar modal yg di setor saja.
>
> *Bandingkan dengan metode TA yang dipakai, apakah dipedulikan mengenaai
> fundamental perush?
> *
> ini bukan merupakan topik yg hendak di bahas.  --- jadi nga akan di jawab.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 2011/4/11 panda <[email protected]>
>
>> Kalau boleh ikutan sedikit berpendapat, menurut saya tidak sama antara
>> membeli saham di pasar modal dgn investasi di sektor riil
>>
>> Yang membedakan adalah porsi kepemilikan
>>
>> Jika kita investasi di sektor riil sudah dipastikan porsinya besar
>> terhadap kelangsungan usaha tersebut, karena tidak mungkin hanya sedikit
>> seperti saham dipasar modal, jika bisa punya sedikit saya rasa tidak mungkin
>> dan yang punya usaha pun tidak mau
>> Cth usaha dagang roti modal 100 juta kita invest 25juta
>> Artinya adalah investasi disektor riil walaupun jumlahnya kecil tapi porsi
>> keseluruhan bisa besar, disini lah pengaruh dari peranan si investor sangat
>> berpengaruh, ambil case paling ekstrim jika perush sektor riil tersebut
>> bangkrut maka secara hukum dengan porsi pemilikan yang besar tersebut tidak
>> menutup kemungkinan jika ada hutang wajib menanggung hutang tersebut
>>
>> Bagaimana dengan saham?? Jelas sekali yang diperdagangkan bukan
>> investasinya melainkan sahamnya, karna porsi pemilikan bisa sangat kecil
>> sekali, cth sya beli saham asii 1 lot, taruhlah nilai 25 juta, sangat kecil
>> sekali porsi pemilikannya, tidak ada pengarunya sama sekali dengan
>> perusahaannya, maksud saya jika dikaitkan apakah saya memiliki perush tsb,
>> yang diharapkan dari membeli benda (saham tsb) adalah kenaikan sahamnya,
>> mgkin jika ditanya ke teman2 disini jawabannya akan sama, coba aja,
>> hehehehehehe
>> Dan jika perush bangkrut dan saya masih megang 1 lot adakah kemungkinan
>> jika masih ada hutang sy ikut menanggung?
>>
>> Tapi akan berbeda jika saya bisa membeli saham astra hingga 5 trilyun, ini
>> bisa dikategorikan sebagai investasi disaham riil
>>
>> Bandingkan dengan metode TA yang dipakai, apakah dipedulikan mengenaai
>> fundamental perush? Bukankah metode ini hanya menganalisa pergerakan saham
>> secara statistik?? Tdk peduli dengan performa perush nya?? Jelas sekali yang
>> di invest adalah saham dan berharap akan kenaikannya, bukan investasi
>> seperti disektor riil yang bertujuan mendapatkan profit dari perkembangan
>> usahanya
>>
>> Mudah2 pendapat saya yang culun ini bisa menambah indahnya perbedaan
>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>> Teruuusss...!
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>
>
> --
> Lukman
>
>
>
> 




-- 
Lukman

Kirim email ke