Yup, anda jauh berpengalaman, sedang saya cuma tebakan logika hehehehe

Btw buat pak lukman, jika saya punya uang banyak spt WB, saya tidak akan dapat 
pertanyaan itu disini, hehehehe, dan faktanya saya tidak sekaya dia, begitu 
juga dengan bapak bukan? Jadi mari kembali jawaban kita sesuai dengan kondisi 
kita
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: ZFQ <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 10 Apr 2011 23:44:09 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Beda investasi riil dengan beli saham

Maaf nih pak klo sy boleh ikut nimbrung....

Investasi di pasar modal dan pasar riil kalau menurut saya tdk bisa
disamakan  krn prinsip teori menjalankannya agak berbeda. Saat ini selain sy
main di saham, sy jg punya bisnis sendiri dgn teman2 saya yaitu di bisnis
general supplier. Masing2 punya kelebihan dan kekurangan masing2, masing2
punya resiko masing2 yg berbeda satu sama lain. Kalau ditanya mana yg lbh
menguntungkan apakah di bisnis saham atau riil sy jg bisa blg masing2 ada
keuntungan dan kerugian masing2. Kita tdk pernah tau apa yg terjadi di masa
depan, paling tdk kita minimalisir kerugian2 yg kita bisa perkirakan akan
terjadi di masa depan.

Kalau di bisnis riil, mgkn selain resiko tdk laku adalah resiko bencana alam
atau kerusuhan seperti thn 98, cara utk minimalisir kerugian bila terjadi
hal tsb adalah dgn memakai asuransi kerugian all risk-srcc, sedangkan di
saham tdk ada asuransi kerugian utk harga saham turun...paling yg kita
lakukan adalah kita meminimalisir kerugian dgn CL atau ya klo turunnya cuma
sekedar profit taking ya biarin aja, nanti jg naik lagi..Hal ini yg plusnya
bermain saham, selama kita bermain di perusahaan yg sehat & establish &
berkembang terus ke depannya dan tdk ada miss-management maka scr teori hrg
saham tsb akan terus menerus naik..sy jg pernah mengalami hal ini, beli
saham ASII bbrp lot thn 2003 lalu sy jual semua bln januari 2010  dgn
kenaikannya hampir 10x lipat tetapi sy sama sekali tdk ada peran aktif di
manajemen ASII utk menentukan kebijakan/strategi bisnisnya. Sy senang krn
hrg saham ASII sy berkembang hampir 10x lipat dlm 7 thn tanpa hrs ngapa2in.
DI bisnis riil sy sdh berjalan selama 4 tahunan, dlm 4 thn tsb omset
perusahaan sy sdh berkembang >275% , sy punya peran aktif dlm menjalankan
kebijakan/strategi bisnisnya dan sy senang krn modal sy berkembang dan sy
scr langsung menjadi bagian dari keberhasilan tsb krn menyangkut hajat hidup
org byk (para pegawai dan keluarganya).

Nah perbedaan nyata seperti itulah yg tampaknya sulit bisa menjawab mana yg
lbh menguntungkan apakah di bisnis saham atau riil. Kalau menurut sy yg
kebetulan menjalankan dua2nya, kedua bisnis tsb sama-sama bagus, tinggal
tergantung kepada niat kita mana yg akan dijalankan sesuai dgn sikon kita
sendiri. Kalau sy dua2nya tetap sy jalankan selamanya krn sy tdk mau
ketergantungan pd satu tempat utk mencari rejeki. Jadi istilahnya satu sama
lain bisa saling backup. Satu lagi perbedaan nyatanya...di bisnis riil, sy
bisa mendapatkan income scr tetap setiap tgl 28 krn sdh lumayan berjalan
stabil..sedangkan di saham tergantung keadaan, kalau lg untung bisa kita
ambil untungnya, kalau lagi rugi ya bisa dibiarkan krn nilai uang kita akan
turun kalo CL shg kita tdk dpt apa2...tapi direktur2 & seluruh pegawai
perusahaan saham kita tetap medapatkan gaji dan fasilitas walaupun harga
sahamnya sedang turun.

Mungkin seperti itu pandangan saya , sy tdk ada maksud utk menentukan mana
yg lbh baik antara bisnis saham & riil. Kedua bisnis itu sama-sama bagus dan
sama-sama punya resiko. Itu semua pilihan dan semua kembali ke diri kita
masing2 dgn melalui analisa SWOTnya kita dan jg sikon kita pada saat itu dlm
menentukan pilihan.

Sekedar share..... Thank you



2011/4/10 Lukman jkt <[email protected]>

>
>
> coba kalau uang bapak sebanyak pak WB .
>
> mungkin pandangan bapak akan berubah .
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 2011/4/11 panda <[email protected]>
>
>>
>>
>> Betul pak, sayangnya di pasar modal orang biasa seperti saya let say modal
>> 100 juta tidak mgkin bisa disamakan dengan investasi di sektor riil, dengan
>> modal segitu kalau investasi disaham saya cuma bisa berharap harga sahamnya
>> naik, walaupun misalnua perusahaan itui rugi
>>
>> Tapi kalau di sektor riil dengan uang segitu saya bisa jadi pemilik
>> perusahaan dengan rentetan yang menyertai, jadi jelas pebedaannya
>>
>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>> Teruuusss...!
>> ------------------------------
>> *From: * Lukman jkt <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Sun, 10 Apr 2011 22:38:20 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Beda investasi riil dengan beli saham
>>
>>
>>
>> untuk jawaban ini .
>>
>> sebenarnya pemahaman yg seperti bapak sampaikan itu yg mau/hendak  di
>> luruskan olek pak IAN .
>>
>> yg rata rata  kurang tepat dalam pandangan nya terhadap saham yg ada di
>> bursa .
>>
>> Hanya memandang saham dari sisi trader saja .  bukan dari sisi sebagai
>> lahan investasi .
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> 2011/4/11 panda <[email protected]>
>>
>>>
>>>
>>> Ada tambahan satu hal lagi untuk kesimpulan menurut versi saya yaitu
>>> tujuan sangat berbeda
>>>
>>> Mungkin perlu ditanyakan ke masing2 jika investasi di sektor riil apakah
>>> tujuannya?? Jawaban saya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari usahanya
>>> tidak terbersit sedikitpun mengenai keuntungan jika investasi saya nilainya
>>> naik
>>>
>>> Namun jika ditanyakan apakah tujuan dari investasi saham? Sudah jelas
>>> keuntungan dari kenaikan sahamnya, sedikit yang berharap dari keuntungan
>>> usahanya, jika pun ada korelasi antara keuntungan usaha dengan kenaikan
>>> saham, maka perlu dijelaskan secara ilmiah kok ada perusahaan yang tidak
>>> untung tapi harga sahamnya lumayan hehehehehehe
>>>
>>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>>> Teruuusss...!
>>> ------------------------------
>>> *From: * Lukman jkt <[email protected]>
>>> *Sender: * [email protected]
>>> *Date: *Sun, 10 Apr 2011 22:02:47 +0700
>>> *To: *<[email protected]>
>>> *ReplyTo: * [email protected]
>>> *Subject: *Re: [saham] Beda investasi riil dengan beli saham
>>>
>>>
>>>
>>> *Soal porsi kepemilikan *.   ini cuma masalah apakah modal bapak besar
>>> atau kecil.
>>>
>>> *maka secara hukum dengan porsi pemilikan yang besar tersebut tidak
>>> menutup kemungkinan jika ada hutang wajib menanggung hutang tersebut*
>>>
>>> Mengenai kewajiban menanggu hutang ini tergantung pada status perusahaan
>>> ini  PT ,kah , CV  atau perorangan ? .
>>> PT =  kepanjangan nya adalah perusahaan terbatas .    yg di artikan
>>> terbatas adalah menanggung kerugian sebasar modal yg di setor saja.
>>>
>>> *Bandingkan dengan metode TA yang dipakai, apakah dipedulikan mengenaai
>>> fundamental perush?
>>> *
>>> ini bukan merupakan topik yg hendak di bahas.  --- jadi nga akan di
>>> jawab.
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> 2011/4/11 panda <[email protected]>
>>>
>>>> Kalau boleh ikutan sedikit berpendapat, menurut saya tidak sama antara
>>>> membeli saham di pasar modal dgn investasi di sektor riil
>>>>
>>>> Yang membedakan adalah porsi kepemilikan
>>>>
>>>> Jika kita investasi di sektor riil sudah dipastikan porsinya besar
>>>> terhadap kelangsungan usaha tersebut, karena tidak mungkin hanya sedikit
>>>> seperti saham dipasar modal, jika bisa punya sedikit saya rasa tidak 
>>>> mungkin
>>>> dan yang punya usaha pun tidak mau
>>>> Cth usaha dagang roti modal 100 juta kita invest 25juta
>>>> Artinya adalah investasi disektor riil walaupun jumlahnya kecil tapi
>>>> porsi keseluruhan bisa besar, disini lah pengaruh dari peranan si investor
>>>> sangat berpengaruh, ambil case paling ekstrim jika perush sektor riil
>>>> tersebut bangkrut maka secara hukum dengan porsi pemilikan yang besar
>>>> tersebut tidak menutup kemungkinan jika ada hutang wajib menanggung hutang
>>>> tersebut
>>>>
>>>> Bagaimana dengan saham?? Jelas sekali yang diperdagangkan bukan
>>>> investasinya melainkan sahamnya, karna porsi pemilikan bisa sangat kecil
>>>> sekali, cth sya beli saham asii 1 lot, taruhlah nilai 25 juta, sangat kecil
>>>> sekali porsi pemilikannya, tidak ada pengarunya sama sekali dengan
>>>> perusahaannya, maksud saya jika dikaitkan apakah saya memiliki perush tsb,
>>>> yang diharapkan dari membeli benda (saham tsb) adalah kenaikan sahamnya,
>>>> mgkin jika ditanya ke teman2 disini jawabannya akan sama, coba aja,
>>>> hehehehehehe
>>>> Dan jika perush bangkrut dan saya masih megang 1 lot adakah kemungkinan
>>>> jika masih ada hutang sy ikut menanggung?
>>>>
>>>> Tapi akan berbeda jika saya bisa membeli saham astra hingga 5 trilyun,
>>>> ini bisa dikategorikan sebagai investasi disaham riil
>>>>
>>>> Bandingkan dengan metode TA yang dipakai, apakah dipedulikan mengenaai
>>>> fundamental perush? Bukankah metode ini hanya menganalisa pergerakan saham
>>>> secara statistik?? Tdk peduli dengan performa perush nya?? Jelas sekali 
>>>> yang
>>>> di invest adalah saham dan berharap akan kenaikannya, bukan investasi
>>>> seperti disektor riil yang bertujuan mendapatkan profit dari perkembangan
>>>> usahanya
>>>>
>>>> Mudah2 pendapat saya yang culun ini bisa menambah indahnya perbedaan
>>>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>>>> Teruuusss...!
>>>>
>>>> ------------------------------------
>>>>
>>>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>>>
>>>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>>>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>>>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>>>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>>>
>>>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>>>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>>>> Yahoo! Groups Links
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>
>>>
>>>
>>> --
>>> Lukman
>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>> --
>> Lukman
>>
>>
>>
>>
>
>
> --
> Lukman
>
>   
>

Kirim email ke