Ah, anda ini aneh Pak Oguds, anda yang dari awal suka bilang saya komentar asal2an, lalu juga sering komentar LUAR BIASA untuk mengejek saya, koq sekarang anda komplain ketika saya mengindikasikan kemungkinan anda kurang paham :)
Dan ternyata pemaparan anda di bawah justru makin menunjukkan anda tidak paham tentang mekanisme di saham. Bagaimana anda bisa memastikan bahwa kenaikan harga saham = dengan adanya capital inflow? Apa anda tidak pernah mendengar istilah cornering harga di saham? Supaya anda tahu saja, secara teori, saya bisa menaikkan harga saham naik 30% dalam satu hari tanpa ada capital inflow, yaitu melalui mekanisme cornering harga saham. Caranya? Saya dan katakan teman saya memainkan harga saham tersebut dengan beli dan jual bergantian sambil terus menaikkan harganya sampai naik 30% (asumsikan pemain lain tidak ikutan). Dengan demikian, capital inflow tidak ada karena saya dan teman saya pada akhirnya hanya netting saja (tentunya ada rugi komisi transaksi). Dengan cornering seperti ini, saya dan teman saya tidak melakukan tambahan dana ke bursa saham, tapi bisa menaikkan harga sahamnya sampai 30%. Soal capital inflow asing, saya tidak ada mengatakan bahwa capital inflow = NOL Tapi yang saya katakan dan tulis adalah kalau ada CAPITAL INFLOW, maka akan ada CAPITAL OUTFLOW sejumlah yang sama. Itu hal yang PASTI, tidak mungkin tidak. Katanya anda paham, koq isi tulisannya menunjukkan anda tidak paham ya? :) Saya tidak perlu menulis kata LUAR BIASA, kaerna saya tidak ingin mengejek anda.Tapi saya bisa maklumi, karena mungkin anda belum paham mekanisme di bursa saham itu dengan baik. Saya hanya sharing pengetahuan saja dengan harapan anda bisa paham pada akhirnya. Tentunya juga kawan2 lainnya juga bisa paham dari yang sebelumnya belum paham. :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/11 Oguds <[email protected]> > Monday, April 11, 2011, 6:05:05 AM, you wrote: > > IAN> Yang jadi permasalahan selama ini adalah tidak adanya data > IAN> berapa capital inflow yang masuk ke bursa. Yang ada adalah data > IAN> nilai total transaksi perdagangan setiap harinya. Sayangnya, > IAN> sebagian orang yang tidak paham angka nilai total transaksi > IAN> perdagangan saham itu suka diartikan sebagai capital inflow. > IAN> Mudah2an sekarang menjadi jelas dan paham tentang apa itu nilai > IAN> total transaksi perdagangan saham dan apa itu investasi ke saham atau > capital inflow ke saham. > > Benar, transaksi saham memang seimbang antara penjual dan pembeli > (lagi2 anda menduga secara naif saya tidak memahami ini). Namun untuk > mengerek harga saham, diperlukan pertambahan dana sebanding dengan > naiknya harga saham tadi. Misalnya, saya membeli lebih mahal saham > TINS dari Rp 2700 menjadi Rp 2800, bursa mendapat capital inflow > senilai Rp 100. > > Sayangnya, saya juga tidak mendapat data berapa total dana domestik > dan asing yg masuk ke bursa, sehingga saya hanya memberikan data > pembanding total dana asing yg masuk. Menganggap capital inflow adalah > NOL namun harga sahamnya tetap naik, ini jauh lebih naif menurut saya. > Memangnya dengan tambahan NOL tadi mampu mengerek harga saham? > Komentar saya, LUAR BIASA. :-) > > -- > Tertanda, > Oguds [960000031] > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > >
