Pak Djoni,

Saya tinggal di cibubur; kasus sama....
Ini tinggal datang ke kantor Telkom nya, trus jelaskan.
Seharusnya sih telkom memberikan pemberitahuan via telpon (mereka ada
catatan tanggal berapa dan siapa yg menerima telpon di rumah).
Kasus saya... yang menerima telpon adalah mbak pembantu yang tentu saja
tidak mudeng dan tidak menyampaikan ke kami.

Setelah datang ke kantor telkom, bisa minta "unsubscribe" dari paket
tersebut, dan kelebihan uang yang sudah dibayarkan, memang tidak bisa
diminta kembali.
Tapiiii... kelebihan pembayaran tersebut BISA digunakan untuk pembayaran
bulan2 berikutnya (nanti dikasih surat keterangan dan lembar saldo).
Saya sejak November sampe bulan ini masih  gratis ke Telkom menggunakan
kelebihan pembayaran tersebut.
Cuman memang harus tiap bulan datang langsung ke kantor dan menunjukkan
lembar saldo tadi, sampe saldonya nanti 0 baru deh kita bayar lagi dengan
tarif normal.

Salam,
Arief


2011/4/18 Djoni <[email protected]>

>
>
> wah parah sekali nih.
>
> repot yah.
>
>
>
> 2011/4/18 Agus Surya <[email protected]>
>
>>
>>
>> Kayaknya banyak yang jadi "korban" ya? :)
>>
>> Salam
>> ------------------------------
>> *From: * Tikno Susatio <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Mon, 18 Apr 2011 17:50:21 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Tagihan paket tetap Telkom
>>
>>
>>
>> saya rasa harus ada action secara hukum agar dikemudian hari tidak terjadi
>> hal hal yang seperti ini, sebenarnya praktek seperti ini sudah terjadi pada
>> provider HP yang sering menyediakan konten yang tidak dikehendaki konsumen
>> tapi tetap dikenakan tagihan. saya pribadi sedih dengan keadaan bangsa kita,
>> kalau hal ini dibiarkan berlanjut dengan alasan "kerugian yang tidak
>> seberapa" akan jadi apa bangsa kita?
>>
>>
>> 2011/4/18 Djoni <[email protected]>
>>
>>>
>>>
>>> Tagihan telkom di rumah saya, ternyata terkena peket tagihan tetap 65.000
>>>
>>> padahal kami tidak pernah memberi persetuuan atas paket tersebut
>>>
>>> saya sudah lapor ke 147 , tapi sampai sekarang, ternyata paket
>>> tersebut tetap tidak dicabut pihak telom
>>>
>>> apa yang lain pernah mengalami hal yang sama ?
>>>
>>> bagaimana caranya supaya paket itu bisa dicabut ?
>>>
>>> lapor ke 147 sy dah berkali kali nih
>>>
>>
>>
>  
>



-- 
"If it jams - force it. If it breaks, it needed replacing anyway."

http://blog.the-prasetyos.net
http://flog.the-prasetyos.net
http://www.boyaku.com

Kirim email ke