Simple aja... Chart History membuktikan BBRI selalu uptrend utk long term.... Lagipula hingga saat ini tidak ada berita bahwa BBRI terlibat suatu kasus perdata maupun pidana yang berdampak negatif... Masalah deviden yg diberikan kecil kepada pemegang saham... kalo untuk stabilitas dan kemajuan perusahaan ke depan so whaat gitu loohh. salam cuan,
HQ → sending from my BlackBerry® 22BBD42C ✓ -----Original Message----- From: arfian yuddy <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 5 May 2011 19:57:27 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: BBRI kaya ga tau aja kalo BUMN itu "sapi perahan"..ya jelas lah ga mkin CSR segede gitu..apalagi kalo ga buat 2014.. Gw kerja di salah satu BUMN perbankan di audit lg, keliatan kok banyak pimpinan cabang yg nyerah krn targetnya tllu tinggi, jadi jgn heran kalo 5 thn kedepan angka NPL bisa naik n mkin ada Direksi yg akan di KPKkan...krn itulah saya tahu dalamen perbankan dan sy ga berani pegang banking..krn dah ketahuan luar dalemnya mainnya ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, May 6, 2011 9:56:20 AM Subject: Re: [saham] Re: BBRI Setau sy CSR adl peraturan pemerintah, cmiiw. :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: Oguds <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 6 May 2011 09:35:59 +0700 To: i0n_n0i<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: BBRI Friday, May 6, 2011, 9:02:29 AM, you wrote: i> 4% itu uang cash yg dipotong dari laba berjalan, 4% itu setara i> interm yang tahun lalu dibagikan. Pemegang saham yang ngeluarin i> modal harus menunggu berbulan hanya untuk mendapatkan 4% tsb, kok CSR ini keharusan dari siapa ya? Memang rasanya besar sekali 4%, apalagi setara dengan deviden yg dibagikan. Saya malah melihatnya, jangan2 ini ajang korupsi di BUMN, karena CSR bisa saja alokasinya tidak jelas dan tidak bisa dipertangungjawabkan. Dilihat secara positif bisa juga. Misalnya CSR 4%, tapi deviden yg sampai ke pemegang saham minimal 8%. Jadi alokasi deviden secara gelondongan dibuat besar, misalnya 60% dari laba. Tapi ini juga repot, karena PER saham bergerak dinamis sesuai ekspektasi investor. Di luar itu, saya dengar2 kabar tensi persaingan di bank2 semakin keras. Saya dengar kabar dari teman dan ipar, ada beberapa temannya yg kepala cabang resign karena tidak kuat. Kebetulan banknya BMRI, hehe. Dia minta pensiun dini, gak dikasih malah cabut. Konon ini trend lho, bisa dikonfirmasi pada rekan2 yg kerja di bank. Padahal sekilas laba2 bank cukup kinclong ya, di balik itu ternyata butuh pengorbanan besar. -- Tertanda, Oguds [960000031]
