Saya nggak bs ngebayang klo tool yg sy pake nanti memberi sinyal buy u/ jenis2 
saham yg ane bener2 tdk ngeh....Mungkin yg menganut trading for life bs kali ya 
memraktekkan dg sempurna signal2 tsb, sy bener2 menganut faham tak kenal maka 
tak sayang ? Masih sangat konservatif....

Klo strategi ane  sekarang ini ngincer saham berdasar pd besarnya Marcap dan 
pergerakan harga mingguan (contoh: BBNI 3875-->gampang banget mantul ke 3900 
an; LSIP 2375--> mantul ke 2400 an...dll nya, tp sy hanya mampu pantau max 5 
saham tok) 

Just sharing sj...mengenai cuan? Alhamdulillah sdh pake profit semua yg ane 
setorkan ke BEI skarang ini, cita2 u/ single stock belum kesampaian, sy msh 
tunggu rejeki tambahan dari si Bum bum (pd hal dah profit 26% lho...it's 
greedy?? Hope so not lah)

Just sharing sj sambil menunggu hujan reda
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Wisnu Mobile <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 15 May 2011 16:33:36 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Perlukah Tool Trading?

Comment sedikit ya..

Jawaban Pak Widhi pas tuh, kalau tanya perlu tidak? Tidak bisa dijawab
pasti, karena sangat subyektif.

Yang bisa saya share, diluar dari fungsi otomatisasi stocks screening,
dengan tool pengembangan sistem yang baik (bedakan antara tool pengembangan
sistem dan trading system), kita bisa MENGUJI ide/konsep/belief trading kita
terhadap data pasar yang ada, dan mendapatkan gambaran perilaku dan
performance sistem trading di masa datang.

Apakah itu perlu atau tidak? Sama saja, kembali ke belief masing-masing.

Salam.

2011/5/15 Saptono Widhi <[email protected]>

>
>
> Kalau pertanyaannya perlu atau nggak, maka jawabannya sangat subyektif,
> tiap orang beda-beda. Sebaliknya, kalau pertanyaannya apa manfaat dan
> kelebihan menggunakan tool trading / sharting software dibanding sekedar
> memanfaatkan analisa bawaan paltform OLT, nah, penjelasannya bisa panjang
> lebar.
>
> Rgds
>
>
>
> 2011/5/15 tobeno2 <[email protected]>
>
>>
>>
>>
>> Wow, suka kali aku dengan komen Abang kita ini.  Horas, Bang.
>>
>> Traders,
>> Pertama, saya mohon maaf kepada para aktivis milis yang "dispute"gara-gara
>> thread yang saya mulai ini.  Perselisihan sporadis bagi saya adalah hal
>> yang wajar karena merupakan ciri kedekatan satu sama lain, asal tidak
>> berlarut-larut. Seperti halnya hubungan kakak-adek-orangtua dalam keluarga,
>> pertengkaran hal yang biasa.  Dengan tetangga jauh sangat kecil kemungkinan
>> ini terjadi.
>>
>> Kedua, saya sungguh-sungguh ingin sekali mendapatkan masukan dari anggota
>> forum tentang ini. Namun, hanya satu jawaban yang langsung menjawab
>> "concern" saya, yang mengatakan bahwa ia cocok dengan aplikasi yang ada
>> di OLT, walaupun sudah mencoba versi berbayar.
>> Ada juga yang mengatakan OLT tidak memadai bagi big funds.
>>
>> Ketiga, ada dua teman yang bertanya OLT yang siapa yang mempunyai Red/Green
>> Arrow, agar tak dianggap promosi sudah saya jawab via japri.  Saya,
>> independent trader yang terdaftar di beberapa broker lokal, dan 1 asing
>> langsung dari negerinya.
>>
>> Keempat, sebenarnya saya tidak ingin mempertentangkan angka-angka dalam
>> thread ini, karena itu hanya sekadar tambahan untuk memberikan gambaran
>> tentang nilai uang.  Fokus saya tetap kepada pertanyaan: "Perlukah Trading
>> tools?".  Namun, angka rupanya telah menarik perhatian Bang IAN dan
>> mengulasnya panjang-lebar.
>>
>> Kelima, karena hitungan-hitungan yang disajikan Bang IAN kurang presisi
>> bahkan ada yang misslead, saya mencoba menyempatkan diri untuk
>> mengembalikannya ke tempat yang seharusnya.  Walaupun, sebenarnya saya sudah
>> berharap kiranya ada pihak lain yang mengoreksinya sehingga saya terbebas
>> dari interaksi ini.  Namun karena tidak ada, saya akhirnya mencoba menulis
>> ini agar tulisan Bang IAN kali ini tidak dianggap sesuatu yang benar oleh
>> anggota milis.
>>
>> Keenam, saya masuk kehitungan pertama, dimana Bang IAN mengatakan kenaikan
>> 0.5/hari maka tingkat return setahun menjadi 617%.  Ini kekeliruan pertama.
>> Seharusnya 517%.  Agar tak dikira mengada-ngada, saya cantumkan pula
>> rumusnya:
>>
>> =(power(1+r;365)-1)*100
>>
>> Atau matematikanya:
>> =[(1+r)^365-1)x100
>>
>> Ketujuh, Bang IAN mencoba memberikan pehitungan yang lebih realistis
>> tentang PV dan FV dengan membagi harga Ami kedalam 20 tahun sehingga menjadi
>> Rp. 308. Lalu ditabungkan setiap harinya dengan return 12% per tahun atau
>> 0.031%/hari. Maka di akhir tahun ke-20 akan menjadi Rp. 8.552.972.  Angka
>> inilah yang dikatakan sebagai FV sedangkan Rp. 2.250.000 adalah PV.
>> Bila kita tidak cermat, logika di atas seakan benar.  Hitungannya tidak
>> ada yang salah. Invest Rp. 308, r=0.00031 hasilnya seperti itu.  Biar
>> percaya saya tampilkan dua rumus yang saling indentik:
>>
>> =308*(power(1+.00031;7300)-1)/.00031
>>
>> Atau
>>
>> =308x[(1+.00031)^7300-1]/.00031
>>
>> Pertanyaan saya ke Bang IAN atau siapapun yang membaca ini, apakah Anda
>> membayar tool tersebut seperti demikian?  Dicicil harian? Rp. 308.
>> Bila "Ya", saya orang yang naif jika tidak membelinya.
>>
>> Yang saya tahu adalah transfer utuh Rp. 2.250.000 setelahnya Anda akan
>> menerima ID dan password-nya.  Dengan cara yang benar, seharusnya FV-nya
>> menjadi Rp 21.619.151 dengan return 12%/tahun.
>> Namun sebagai trader, andai saja kita bisa memperoleh return double dari
>> ini, katakanlah 24%, nilainya akan menjadi Rp. 166 juta lebih.  Wow, not
>> bad!
>>
>> Adalah sangat keliru jika Anda invest Rp 100 jt dengan return 12%/tahun
>> (misalnya), lalu Anda bertanya berapa kira-kira uang saya setelah 20 tahun.
>> Apakah seseorang akan mengatakan begini, "sebentar Pak saya bagi dulu uang
>> Bapak yang Rp. 100 juta dengan 7300. Ooo, berarti Bapak invest Rp.
>> 13.700/hari. Jadinya sekitar Rp. 380 juta, Pak." Begitukah?  Tentu saja
>> tidak.
>>
>> Mohon maaf, agak panjang.
>> Demikian tanggapan saya Bang.
>>
>>
>>
>> --- On *Sat, 5/14/11, Irwan Ariston Napitupulu 
>> <[email protected]>*wrote:
>>
>>
>> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>
>> Subject: Re: [saham] Perlukah Tool Trading?
>> To: [email protected]
>> Date: Saturday, May 14, 2011, 3:20 AM
>>
>>
>>
>>
>> Wow, 0,5%/ hari itu kalau tidak pakai perhitungan geometric dan hanya
>> aritmetic, maka bila setahun 360 hari, maka 0,5% / hari itu sama dengan 180%
>> per tahun lho. Kalau mau dipakai rata2 geometric (bunga berbunga), sama
>> dengan 617% per tahun  :)
>> Tingkat return 180% per tahun saja sudah kurang realistis, apalagi 617%
>> per tahun. Ini menurut pandangan saya lho ya.
>>
>> Coba saya kasih perhitungan yg lebih realistis ya mengenai PV dan FV.
>> Katakan harga Amibroker 2.250.000.
>> Asumsikan saja mau dipakai 20 tahun (ceritanya ya)
>> Maka, bila 1 tahun = 365 hari, maka 20 tahun = 7300 hari.
>> Angka 2.250.000/7300 = Rp308 / hari
>>
>> Lalu, berapa sih future value bila:
>> Expected return per tahun investasi 12% dan kita menabung Rp308 / hari?
>>
>> Asumsikan investasinya tidak kena pajak dulu ya :)
>> Investasi 12% / tahun kalau kita hitung dengan sistem bunga berbunga, maka
>> setara dengan 0.031% per hari.
>>
>> Nah, untuk menghitung berapa sih FV, bila kita tiap hari menabung
>> Rp308/hari selama 20 tahun atau 7300 hari dengan tingkat bunga 0,031% /
>> hari?
>> Jawabannya adalah bila kita tiap hari menabung Rp308/hari di investasi
>> dengan tingkat return 0,031%/hari maka di tahun ke 20 uang kita akan ada
>> sebesar Rp8.552.972
>>
>>
>> Kembali ke soal Rp2.250.000 (PV) vs Rp8.552.972 (FV).
>> Saya bisa simpulkan, kalau yg beli Amibroker Pro sekarang, dan dalam 20
>> tahun kedepan trading tidak mampu menghasilkan profit lelbih besar dari
>> Rp8.552.972 dibanding dengan trading cara biasa, maka bisa dipastikan orang
>> tersebut merugi membeli Amibroker Pro :)
>>
>> Kira2 seperti itu hitungan yg lebih realistis, Pak Tobeno :)
>> Jadi, bukan ratusan triliun hehehe. Kalau bisa ratusan triliun sih, sudah
>> banyak yg lakuin Pak Tobeno.
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/5/14 tobeno <[email protected]<http://mc/[email protected]>
>> >
>>
>>
>> Traders,
>>
>> Bagi saya jawaban di atas, "PERLU".  Tanpa tool, menurut O'Neil (2010),
>> ibarat dokter mengobati pasiennya tanpa diagnosis.  Berbahayakah?  Tentu!
>>  Bisa-bisa sakit pasien bertambah parah atau bahkan berpulang,
>>
>> Hal yang sama juga terjadi pada perdagangan saham dan sejenisnya.
>>  Seseorang perlu menggunakan tool untuk menekan resiko dan memperbesar
>> peluang untung.  Dengan tool yang benar seseorang akan menjadi lebih PD.
>>  Ibarat punya pistol, Anda akan lebih PD dan berani.
>>
>> Pertanyaan saya: "Tidakkah cukup bila menggunakan tool (aplikasi) yang ada
>> di OLT?" Setahu saya selalu tersedia aplikasi pada setiap OLT.  Bahkan
>> minggu lalu saya baru tahu (padahal saya sudah memilikinya sejak 6 bulan
>> yang lalu) ada OLT yang memiliki indikator hingga 40 macam. Separuh di
>> antaranya bahkan belum pernah saya dengar.
>> Tidakkah ini cukup?
>> Kenapa harus membeli tool khusus seperti misalnya "Metafisika" atau
>> "Amirocker" (CMIIW).  Apakah keduanya terbukti signifikans menghasilkan
>> return lebih baik dibanding yang ada pada OLT?
>> Pertanyaan ini selalu muncul dibenak saya, di saat saya ingin memutuskan
>> untuk memiliki tool "berharga" tersebut.  Jangan-jangan setelah memilikinya
>> saya tetap memperlakukannya sama seperti tool yang tersedia secara gratis di
>> OLT tadi.
>> Dari segi harga ada yang mengatakannya tool tersebut tidak mahal apalagi
>> bila digunakan selama 20 tahun.  Saya lupa angkanya, tapi kira-kira Rp.
>> 500/hari.
>> Tapi itukan nilai sekarang.  Istilah finansialnya Present Value (PV).
>>  Supaya berimbang uang yang sama dapat pula dicari nilai akan datangnya,
>> Future Value (FV).
>> Setiap Rp 1 juta yang kita investasikan dengan return hanya 0.5%/ hari
>> (net), setelah 10 tahun (2.500 hari trading) akan menjadi Rp 260 Milyar.
>>  Fantastis!  Hanya setengah persen sehari.  Anda ingin tau akan jd berapa
>> setelah 20 tahun (5.000 hari)? Gunakan saja fungsi yang ada di excel dengan
>> format = 1000000*power(1.005;5000). Mungkin akan menjadi ratusan triliun
>> (sayangnya, saya sedang dijalan, tidak bisa menggunakan excel).  Jadi jangan
>> anggap kecil nilai yang Anda lihat sekarang.
>>
>> Kembali ke aplikasi yang disediakan secara cuma-cuma oleh broker OLT.
>>  Salah satu di antaranya juga mengasilkan tanda Red Arrow atau Green Arrow,
>> masing-masing sebagai tanda entry dan exit.  Bahkan juga dapat digunakan
>> backtest terhadap indikator yang ingin diuji.  Bisa single indicator
>> terhadap single stock, atau multindicators terhadap single stock.  Saya
>> tidak paham apa kelemahan aplikasi-aplikasi ini dibandingkan dengan si "Ami"
>> dan si "Meta" tadi?  Mungkin karena saya tidak memilikinya jadi tak bisa
>> membandingkannya.  Namun, walaupun demikian saya yakin aplikasi OLT tadi
>> punya kelebihan bisa melakukan transaksi (BUY/ORDER, Amend/Withdraw) secara
>> langsung, si "Ami" dan "Meta" tidak.
>>
>> Hingga kini, saya belum membeli satupun darinya, karena saya belum
>> menemukan fakta yang sahih atas kelebihan-kelebihannya.
>>
>> Mungkin ada yang ingin berbagi pengalaman, sehingga makin mantab membeli
>> atau tidak membeli sesuatu.
>>
>> Banyak maaf, bila tidak pada tempatnya. Tujuan saya ingin membelinya
>> secara mantab!
>>
>> tobeno
>>
>> "The more quantitative a model, the better the valuation."
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected]<http://mc/[email protected]>untuk
>>  berhenti dari milis saham
>> [email protected]<http://mc/[email protected]>untuk
>>  bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
> --
> http://groups.yahoo.com/group/meta-noia
> Twit : @w_i_d_h_i
>
>
> 
>

Kirim email ke