Benere + itu hampir aku ban dari milis meta-noia, tapi berhubung ada aja yang ngebela, akhirnya aku biarin aja.
Kalau si-Bot sudah aku ban dari dulu (paling juga gak kerasa, namanya juga roBot, hehehe...) 2011/5/15 <[email protected]> > > > Pertanyaan simple buat pengagum + > > Saat + posting badnews ttg asii > Apakah anda beli atau jual? > > next apakah menurut anda si+ > jual asii juga (if any) > > Next > Apakah anda yakin dia gak beli asii ? > > jd renungan aja deh > > Don't be so naïve > And don't insult your intelligence as well > > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > ------------------------------ > *From: * Saptono Widhi <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sun, 15 May 2011 22:18:49 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Friday tomorrow, cashing in day? > > > > Pak Tikno, > > Saya coba jawab email bapak di bawah ya... > > 2011/5/15 Tien S <[email protected]> > >> >> >> Wah, Suhu Katrin bijak sekali ternyata selain cuannya yg berlimpah :d. >> Saya sepakati dg Suhu Katrin, benar salah kalaupun ada apa parameternya ya? >> Apa iya parameternya yg kita pikir? Apa benar pendekatannya spt yg kita >> bayangkan utk nge-judge? Kl bicara salah krn harga tdk bergerak sesuai dg >> rekomendasi beli, wah, kl mau dikumpulin, semua broker salah semua tuh, baik >> dari yg kelas teri sampai kelas kakap di wall street sana. Bahkan, >> rekomendasi sampai lebih dari setahun juga belum diganti2. Buanyak sekali. >> Coba cek misalnya rekomendasi dari broker yg ada kolom khusus di Kontan. Apa >> benar salah, atau timing pengharapan yg menilai yg ga klop? >> > > Benar salah suatu stock pick memang relatif, apalagi jika dikaitkan dengan > jangka trading/investasi. Kalau saya berpendapat stock call positif itu > salah (tentunya masih dalam konteks realtif itu) alasannya saya kira ndak > jauh beda dengan rekan-rekan lain yang berpikiran sama (tau kan > contohnya).Tapi penekanan saya sebenarnya bukan di salah atau nggak, karena > semua orang yang mengeluarkan stock call pasti pernah dan sering melakukan > kesalahan. Saya 'menyentil' positif itu karena saya penasaran, kayak apa sih > orang yang suka publish tulisan ini-itu, tapi begitu kita respon tulisannya, > nggak pernah ada tanggapan, ditambah lagi gaya tulisannya > yang mengingatkan pada film jaman kolonial, mirip omongan kumpeni sama > inlander ( hehehe.. ), jadi kesan yang tertangkap itu dia sangat meremehkan > orang lain. Ini juga dikuatkan dengan kenyataan bahwa tiap kali stock > call-nya benar, dia suka sekali 'nembak' orang-orang yang berbeda pendapat > sebelumnya, sementara kalau stock-call-nya salah dan kita tanya, misalnya > "Pak, ELSA kok nggak jalan", bukan dengan nada menyalahkan, tapi pure nanya, > jangan harap ada reply. In short, ini masalah etika, masalah respect > terhadap orang lain, hal-hal di luar masalah akurasi prediksi/stock call. > > >> >> Kl bagi saya sih, rekomendasi spesifik yg dipahami benar jangka waktu >> trading/investasinya masih lebih membantu, ketimbang dijejali pilihan saham >> sampai puluhan banyaknya, bukan begitu Mas Widhie yg list-nya nampang di >> Kontan? Kecuali kita fund manager yg bisa diversifikasi aset dg pegang >> puluhan saham, ritel yg cuma punya duit 5-10 juta, disuruh pilih satu/dua >> dari puluhan banyaknya yg terjaring menurut saya ga membuat kita lebih mudah >> disuruh milih dari semua saham yg ada di bursa. Bursa juga malah sdh punya >> indeks pilihan yg isinya hanya 13 saham saja. Atau yg tipe kasih list >> seabrek, sebenarnya ga berani kasih rekomendasi yg lebih spesifik? Sampai di >> sini, stock pick yg ada baik dari siapa saja termasuk idola saya Suhu >> Katrin, yg nyebut satu/dua itu jauh lebih membantu. Resiko toh akhirnya >> tanggungan penumpang sendiri. >> > > Saya memaklumi dengan subyektifitas bapak yang lebih suka stock pick yang > sebatas 1-2 saham. Mungkin mayoritas orang juga lebih suka seperti itu. > Sebelum berbicara tentang orang-orang yang terbantu dengan model WDWL, saya > ingin menyampaikan subyektifitas saya pribadi. Saya terus terang tidak > terlalu percaya bahwa model matematis tertentu, entah itu indikator, metode > analisa, elliot wave dll dapat filter-out 2-3 saham yang memberi potensi > keuntungan terbesar dari sekian puluh/ratus saham. Masih ada banyak faktor, > di luar data historical, yang perlu dipertimbangkan, sebelum kita melakukan > action Buy / Sell. Faktor-faktor itu tidak bisa dirumuskan secara matematis, > sehingga proses pertimbangan akhirnya banyak berdasar personal judgment. > Untuk itu, saya lebih suka diberi pilihan oleh suatu indikator/metode > analisa, katakanlah 5 - 10 saham kemudian penajamannya biar saya tentukan > sendiri berdasar personal judgment itu. WDWL yang saya buat sedikit banyak > mencerminkan hal tersebut tersebut. Tiap hari ada saja saham-saham yang > muncul jadi pilihan untuk dicermati lebih lanjut. Dari sekitar 465 > saham+efek yang ada di BEJ, setelah melalui screening nilai transaksi dan > status teknikal, WDWL bisa mengerucutkan menjadi 5 - 10 saham saja > (tergantung kondisi market). Panduan yang ada di harian KONTAN sudah secara > detail menjelaskan bagaimana cara menemukan saham-saham yang menarik > tersebut. Tapi kenapa WDWL selalu menampilkan 35 x 2 saham sekaligus? Kenapa > nggak 5 - 10 saham yang menarik saja tadi ? Sebelum itu, saya ingin > mengingatkan kembali pada pelajaran dasar trading yang dulu saya dapat. Saya > diajarkan, bahwa sebelum menganalisa suatu saham, lihat dulu kondisi > sektoral dan general marketnya. Apa jadinya jika beli saham yg secara > teknikal sangat menarik, tapi kondisi sektoral dan general market sedang > overbought? Untuk itu, pada saat perencanaan trading, saya juga selalu rutin > melihat kondisi sektoral dan terutama general market (IHSG). Di samping itu, > mestinya kita juga perlu review status saham-saham yang ada di portfolio, > apakah masih aman? apakah sudah overbought? dll. Ketimbang buka chart > indeks, chart sektoral dan chart saham satu persatu, maka saya ingin > memiliki model analisis/sistem yang dalam satu tampilan/screen, bisa > mencakup semuanya. Berangkat dari kebutuhan itu, terciptalah WDWL. Dari satu > halaman WDWL, saya bisa mendapat 'gambaran' status general market, status > sektoral, status saham dalam portofolio, sekaligus pilihan saham-saham yang > kira-kira menarik untuk dibeli (caranya dijelaskan di panduan harian > KONTAN). So, pertimbangan utamanya adalah kepraktisan. That's it. WDWL an > sich belum melibatkan analisa/personal judgment, itu hanyalah output dari > sistem otomatis yang dikerjakan oleh mesin/komputer. Saya pun lebih suka > menyebutnya pemetaan. Selanjutnya, kenapa saya jarang posting > analisa/rekomendasi spesifik? Ada beberapa alasan, pertama saya kira > 'sumbangan' saya ke publik sudah cukup dari WDWL yang secara gratis > dipublish di milis dan harian KONTAN. Kedua, saya kurang suka membuka 'isi' > porto saya ke publik, dan setahu saya, banyak trader/bandar yang juga kurang > suka membuka portofolionya, so, ini bukan hal yang aneh. Posting stock pick > tertentu, sedikit banyak akan menunjukkan isi porto kita 'kira-kira' isinya > apa aja. Beberapa orang berpikir bahwa posting stock-pick ke milis-milis > akan membantu mendorong agar saham itu naik. Sejauh yang saya tahu, itu > tidak betul. Even postingan positif yang begitu panjang lebar, atau > kompor-kompor top lain di milis-pun, dalam banyak kejadian tidak terwujud. > Saham naik karena 'sesuatu', dan less likely karena komporan di milis. > Ketiga, saya tidak berambisi untuk dikenal sebagai sbg 'stock picker' / > master / analis ulung. Jadi faktor 'berani' atau tidak is out of question. > Portofolio tumbuh sekian kali lipat dari rate deposito sudah merupakan > anugerah yang besar. Kenapa saya 'memasarkan' WDWL? Sebagai suatu produk, > WDWL tidak berbeda dengan charting software spt metastock/amibroker dll, > fungsinya adalah 'membantu trader/investor dalam menganalisa saham/market > dan mengambil keputusan trading'. Dimuatnya WDWL di harian KONTAN dan > diperpanjangnya kontrak pemuatan tersebut (saat ini memasuki tahun kedua) > sedikit banyak menunjukkan bahwa ada segmen pelaku market yang terbantu oleh > WDWL. > > >> >> Jadi, ya poin saya sih, I am no body to judge other people geto lo. Kaya >> lebih baik aja, apalagi jelas ga lebih pinter menguasai persoalan. Yg saya >> suka dari si positif01 itu adalah pemaparan dan argumentasi mengapa dia >> memberi rekomendasi. Kl cuma krn ini candle hijau, stochastic cross ini itu, >> saya rasa, mayoritas trader paham pelajaran dasar tg itu ya. Yg dicari itu >> adalah penjelasan yg lebih dalam dari itu tapi tdk disajikan secara njelimet >> sbg laporan riset yg puluhan/ratusan halaman. Kita kan diajarkan bhw >> bertransaksi saham itu juga kegiatan bisnis. Bayangkan kl bisnis cuma >> di-treat crossing over, break out sana sini, :d. Tapi, bukan berarti grafik >> tdk perlu lo ya. Fundamental dan teknikal penting. Hanya argumentasi/obrolan >> tg pemilihan saham yg berbobot Itu yg jarang saya temukan di milis saham. >> > > Minggu lalu ada rekan di milis meta-noia yang merancukan 'paparan status' > dengan prediksi, analisa dan rekomendasi. "ELTY breakout resistance. BUY > ELTY" itu bukan analisa, itu 'paparan status' dan rekomendasi. WDWL itu baru > sebatas 'paparan status' atau saya sebut 'pemetaan'. Analisa, prediksi dan > rekomendasinya belum tercakup di situ. Kalau ditanya kenapa saya ndak > memberikan analisa, prediksi dan rekomendasinya sekalian? Jawabannya seperti > tadi, kembali ke preferensi masing-masing. Sejauh ini saya belum membuka > 'layanan' untuk itu. Kalau nanti saya jadi remiser atau membuka layanan > stock pick, bisa jadi saya akan memberi analisa, prediksi dan rekomendasi > pada klien. Kalau perlu klien terima beres aja, dalam arti, saya kelola > dananya sekalian (hehehe). Terkait dengan indikator-indikator teknikal, saya > pribadi tidak percaya bahwa karena terjadi golden cross, breakout > resistance, oscillator oversold atau munculnya sinyal bullish dari > indikator/analisa teknikal model apapun (buaya, elliot wave, optimisasi, > back test dll) maka harga saham akan naik. Dengan pemahaman itu, makanya > saya jarang sekali membuat prediksi apalagi target harga. Yang saya pahami > dari belajar TA adalah. pada setiap bullish trend, selalu didahului oleh > golden cross, saham-saham yang menunjukkan oversold seringkali harganya akan > segera rebound, saham-saham yang terbang seringkali didahului oleh breakout > resistance. Oleh karena itu, ketika saya melihat suatu saham menunjukkan > sinyal teknikal yang menarik (berdasar pemetaan WDWL), dan secara > sektoral/group dan general market mendukung (proses analisa) maka saya masuk > ke saham tersebut dan berharap semoga akan bergerak sesuai apa yang sudah > sering terjadi. Berharap dan berprediksi itu beda lho ya. Prinsip 'berharap' > dan bukan 'prediksi' ini yang membuat saya juga 'sedikit' membuat perbedaan > pada penanggalan edisi WDWL. Biasanya produk-produk riset selalu > mencantumkan tanggal dibuat / tanggal riset tersebut mestinya dipakai, misal > riset untuk market hari rabu depan, maka akan diberi tanggal 18 Mei 2011 > (forward looking), sementara WDWL selalu mencantumkan tanggal penutupan > terakhir, sesuai data yang EOD yang digunakan (backward looking), ibaratnya > mengatakan "Ini lho peta bursa berdasar data penutupan terakhir, silahkan > buat analisa dan prediksi masing-masing" :) > > > >> Semakin banyak yg bisa memperkaya pandangan dan pengalaman akan semakin >> bagus. Ayo coba kita nilai diri kita masing2 sblm nilai orang lain siapa >> saja selain kita. >> > > Beberapa waktu lalu saya nge-ban member milis meta-noia yang nampaknya > bukan manusia, tapi bot/mesin yang kerjanya kirim email promosi ke > milis-milis. Saya anggap pihak yang mengeset bot itu hanya menganggap member > milis sebagai obyek promosi, bukan mengajak untuk berinteraksi. Seperti saya > tulis diatas, Mr. Positif itu kelakuannya kurang lebih sama, beberapa kali > member merespon postingnya, nanya ini-itu (belum sampai menyalahkan > stock-call-nya) tidak ditanggapi, saya, sebagai pemilik milis, coba > colek-colek juga tidak ditanggapi. Sekalinya nanggapin malah menyerang > orang. Terus terang saya kurang respect sama orang seperti itu. Menurut > saya, begitu seseorang mempublish sesuatu ke publik, dan memang ada niatan > berinteraksi, maka setiap respon/pertanyaan akan dibalas. Setelah WDWL > dimuat di KONTAN, saya mendapat banyak email JAPRI dari sana-sini, nanya > ini-itu. Walau kadang telat, semuanya saya coba reply satu persatu. Itu > bentuk 'tanggung jawab' karena telah melempar 'statement' ke publik. > Merepotkan memang, tapi ya semua ada hikmahnya :D > Akhir kata, preferensi orang terhadap model-model analisa / stock pick > tentu berbeda-beda, cocok dan tidak cocok itu wajar. Tapi respek terhadap > orang lain itu adalah hal yang universal. Tulisan saya yang panjang lebar > menanggapi email bapak juga mencerminkan respek saya terhadap bapak. Hal ini > yang tidak saya temukan dari Mr. +, paling tidak kemarin-kemarin, semoga dia > baca ini dan besok-besok bisa sedikit berubah. > > > Rgds > > > On Sun, May 15, 2011 at 3:40 PM, katrin® <[email protected]> wrote: >> >>> >>> >>> Bahkan sesuatu yang salah bisa diambil manfaat nya :d >>> Gak perlu sampai personal mungkin ? :d >>> >>> Sent With Love.......® >>> ------------------------------ >>> *From: *saham valas <[email protected]> >>> *Sender: *[email protected] >>> *Date: *Fri, 13 May 2011 21:58:31 +0700 >>> *To: *<[email protected]> >>> *ReplyTo: *[email protected] >>> *Subject: *Re: [saham] Friday tomorrow, cashing in day? >>> >>> >>> >>> well sepertinya + salah lagi >>> kemana dia ? di culik Jason kale hehehe >>> >>> On Thu, May 12, 2011 at 2:53 PM, <[email protected]> wrote: >>> >>>> >>>> >>>> When u r negative, be positive. And when u r positive, be negative. >>>> ------------------------------ >>>> *From: *saham valas <[email protected]> >>>> *Sender: *[email protected] >>>> *Date: *Thu, 12 May 2011 12:57:10 +0700 >>>> *To: *<[email protected]> >>>> *ReplyTo: *[email protected] >>>> *Subject: *Re: [saham] Friday tomorrow, cashing in day? >>>> >>>> >>>> >>>> When There is Fear in the Street >>>> Be Greedy >>>> >>>> Time to BUY >>>> >>>> On Thu, May 12, 2011 at 11:30 AM, positif01 <[email protected]>wrote: >>>> >>>>> >>>>> >>>>> Friday tomorrow, cashing in day? >>>>> >>>>> cash in, >>>>> a. >>>>> to turn in and get cash for (one's chips), as in agambling casino. >>>>> >>>>> "Sell in May and go away" has yet to be over. There is one call which >>>>> seemingly has yet to get here. We keep it until all dust settled. We like >>>>> Vanessa Williams in a twisted tune, "Save the Worst for the Last". >>>>> >>>>> '+' >>>>> >>>>> >>>> >>> >> >> >> > > > -- > http://groups.yahoo.com/group/meta-noia > Twit : @w_i_d_h_i > > > > -- http://groups.yahoo.com/group/meta-noia Twit : @w_i_d_h_i
