setelah kejadian di Amerika, dimana seorang ayah buru buru ke kantor
dan lupa menitipkan bayinya ke tempat penitipan bayi, shg sang bayi
meninggal di dalam mobil yg di parkir
kali ini kejadian sama terulang di Malaysia, semoga kita semua waspada
apabila berkendara bersama anak-anak dan balita

http://www.detiknews.com/read/2011/05/24/101653/1645553/1148/terlupakan-oleh-ayahnya-bocah-3-tahun-tewas-kepanasan-di-mobil?9911022

*Kuala Lumpur* - Tragis! Karena terburu-buru ingin menghadiri pemakaman
sepupunya, pria Malaysia ini melupakan putrinya yang tertidur di kursi
belakang mobil. Pria itu meninggalkan begitu saja anaknya yang berumur 3
tahun di dalam mobil yang terkunci dan tertutup rapat. Cuaca saat itu sedang
terik-teriknya oleh sengatan sinar matahari.

Pria tersebut baru teringat akan anaknya lebih dari sejam kemudian. Namun
terlambat sudah. Nyawa gadis kecil itu tak bisa diselamatkan.

Peristiwa menyedihkan itu terjadi di Tumpat, Malaysia pada Senin, 23 Mei
siang waktu setempat. Nor Izyan Natasya Ishak meninggal setelah mengalami
kepanasan hebat karena ditinggalkan di dalam mobil oleh ayahnya, Ishak
Salleh. Bocah perempuan itu menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan ke
rumah sakit.

Ayah bocah tersebut, Ishak mengaku sangat terburu-buru untuk mengikuti
penguburan sepupunya di pemakaman Kampung Morak, Tumpat. Begitu tiba di
lokasi pemakaman, Ishak langsung memarkir mobilnya sekitar 500 meter dari
pemakaman. Dia pun langsung mematikan mesin dan mengunci kendaraan tersebut.

"Saya benar-benar lupa bahwa putri saya tidur di kursi belakang," ujar Ishak
seperti dilansir harian Malaysia, *The Star,* Selasa (24/5/2011).

"Setelah beberapa lama, saya baru ingat dia namun itu sudah sangat
terlambat," ujarnya sedih. Dikatakan Ishak, begitu teringat dengan putrinya,
dia bersama beberapa orang berlari menuju mobilnya.

Saat pintu mobil dibuka, Ishak melihat putrinya menangis dan baju kurung
yang dipakainya basah oleh keringat. Kondisi bocah tersebut sangat lemah.
Dia meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Saya tak pernah mengira bahwa segera setelah menghadiri pemakaman kerabat,
saya akan menghadiri pemakaman putri saya sendiri," kata Ishak.

Dikatakannya, istrinya tidak ikut bersama mereka saat kejadian itu karena
harus menjaga lima anak mereka lainnya.

Kirim email ke