shit happens bro, gw aja kemarin apes, nyenggol pas nyetir, untung cuma lecet catnya waspadalah waspadalah
2011/5/24 Dragon Number One <[email protected]> > > > Wah ceroboh banget nih ortu. > > salam cuan > herbert. s > www.secondliner.wordpress.com > On 2011 5 24 10:41, "saham valas" <[email protected]> wrote: > > setelah kejadian di Amerika, dimana seorang ayah buru buru ke kantor > > dan lupa menitipkan bayinya ke tempat penitipan bayi, shg sang bayi > > meninggal di dalam mobil yg di parkir > > kali ini kejadian sama terulang di Malaysia, semoga kita semua waspada > > apabila berkendara bersama anak-anak dan balita > > > > > http://www.detiknews.com/read/2011/05/24/101653/1645553/1148/terlupakan-oleh-ayahnya-bocah-3-tahun-tewas-kepanasan-di-mobil?9911022 > > > > *Kuala Lumpur* - Tragis! Karena terburu-buru ingin menghadiri pemakaman > > sepupunya, pria Malaysia ini melupakan putrinya yang tertidur di kursi > > belakang mobil. Pria itu meninggalkan begitu saja anaknya yang berumur 3 > > tahun di dalam mobil yang terkunci dan tertutup rapat. Cuaca saat itu > sedang > > terik-teriknya oleh sengatan sinar matahari. > > > > Pria tersebut baru teringat akan anaknya lebih dari sejam kemudian. Namun > > terlambat sudah. Nyawa gadis kecil itu tak bisa diselamatkan. > > > > Peristiwa menyedihkan itu terjadi di Tumpat, Malaysia pada Senin, 23 Mei > > siang waktu setempat. Nor Izyan Natasya Ishak meninggal setelah mengalami > > kepanasan hebat karena ditinggalkan di dalam mobil oleh ayahnya, Ishak > > Salleh. Bocah perempuan itu menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan > ke > > rumah sakit. > > > > Ayah bocah tersebut, Ishak mengaku sangat terburu-buru untuk mengikuti > > penguburan sepupunya di pemakaman Kampung Morak, Tumpat. Begitu tiba di > > lokasi pemakaman, Ishak langsung memarkir mobilnya sekitar 500 meter dari > > pemakaman. Dia pun langsung mematikan mesin dan mengunci kendaraan > tersebut. > > > > "Saya benar-benar lupa bahwa putri saya tidur di kursi belakang," ujar > Ishak > > seperti dilansir harian Malaysia, *The Star,* Selasa (24/5/2011). > > > > "Setelah beberapa lama, saya baru ingat dia namun itu sudah sangat > > terlambat," ujarnya sedih. Dikatakan Ishak, begitu teringat dengan > putrinya, > > dia bersama beberapa orang berlari menuju mobilnya. > > > > Saat pintu mobil dibuka, Ishak melihat putrinya menangis dan baju kurung > > yang dipakainya basah oleh keringat. Kondisi bocah tersebut sangat lemah. > > Dia meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. > > > > "Saya tak pernah mengira bahwa segera setelah menghadiri pemakaman > kerabat, > > saya akan menghadiri pemakaman putri saya sendiri," kata Ishak. > > > > Dikatakannya, istrinya tidak ikut bersama mereka saat kejadian itu karena > > harus menjaga lima anak mereka lainnya. > > >
