Urun rembug.. Bagi yang 'berpengalaman ' baca grafik akurasi nya jadi rendah sekali? Mungkin salah belajar atau bgmn? Sepengetahuan saya grafik hanya 70- 75 persen..bagi yang berpengalaman membaca grafik harusnya mengetahui bahwa grafik harus dicombine dengan indikator parameter yg lain. Jika tidak. .jelas mereka tidak berpengalaman baca grafik :)
salam cuan herbert. s www.secondliner.wordpress.com www.nexusers.wordpress.com On 2011 6 13 12:21, "Irwan Ariston Napitupulu" <[email protected]> wrote: > Boleh percaya boleh tidak. Beberapa anggota milis ini saya perhatikan apa yg > saya tulis itu sebagai suatu jokes :) > Tidak apa2, saya anggap saja karena mungkin belum tahu. > > Saya sendiri sudah mengujinya di beberapa pelatihan saham tingkat dasar yg > saya adakan dimana pesertanya mayoritas belum ngerti soal grafik, masih awam > sekali. Di awal pelatihan sesi analisa grafik, saya kasih 10 gambar grafik > kosong masa lalu tanpa indikator apapun dan tidak pakai nama sahamnya. > Pertanyaannya mudah saja, dalam 1 bulan ke depan, apakah harga sahamnya akan > naik atau turun atau tetap. Saya mintakan mereka tidak banyak mikir, spontan > saja apa yg mereka lihat dan rasakan pertama kali waktu lihat grafik > tersebut. > > Hasilnya, di beberapa pelatihan yg berbeda tsb, mayoritas yg masih awam > analisa grafik, bener nebaknya lebih dari 5 gambar. Bahkan ada yg benar 7. > Sementara yg sudah berpengalaman baca grafik, malah benernya lebih sedikit, > hanya 3-4 saja. Mengapa bisa demikian? Dugaan sementara saya adalah yg > sering lihat grafik, jadi gampang curigaan dengan grafik. Jelas2 grafik > menunjukkan turun, dianya curiga jangan2 1 bulan lagi harganya akan balik > arah. Alhasil, dia jadi banyak salahnya karena melawan trend yang sedang > terjadi. Demikian juga ketika grafiknya terlihat naik, di curigaan dan > menduga akan terjadi koreksi. Akibatnya, salah nebak lagi. Dan berakibat > secara total, benernya jadi hanya sekitar 3-4 soal saja dari 10 soal yg saya > berikan :) > > Boleh percaya boleh tidak, karena riset saya ini masih dini. Silakan dicoba > ke para pembantu masing2, supir masing2, tukang rokok dekat rumah, pengamen, > dst. Print saja 10 grafik di masa lalu (supaya gampang dan cepat kita > ngeceknya, bener salahnya tebakan dia), dan tanyakan ke mereka dalam 1 bulan > ke depan harganya akan naik atau turun dari harga terakhir yg ada di grafik. > Makin lama dia mikir, makin besar kemungkinan melesetnya karena matanya > makin kotor oleh grafik. :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > > 2011/6/13 Mikail <[email protected]> > >> >> >> Terus terang saya ketawa geli baca yang ini Bang Ian: >> >> [Nice Joke. Meski memiliki pesan serius :) ] >> >> >> *"Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya >> posisi apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum >> bisa jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke >> tukang parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya >> cenderung mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, >> tanyakan saja ke 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam >> cenderung masih polos dan jernih lihat grafik ketimbang yg sudah tiap hari >> lihat grafik Kalau ke pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau >> sendainya grafik ini adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik >> atau turun :)"* >> >> Hehehe... >> Thanks >> >> >> 2011/6/13 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> >>> >>> >>> Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya. >>> >>> Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka >>> dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari puncaknya >>> dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya turunnya >>> bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang >>> belakangan ini. >>> >>> Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi >>> (2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi, maka >>> saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali. >>> >>> Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak, >>> karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada. >>> >>> Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja >>> karena ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke >>> negatif, aset anda akan tergerus cukup hebat. >>> >>> Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau >>> crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka >>> bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham. >>> >>> Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko >>> masing2. >>> Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya masing2 >>> dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan >>> kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya >>> lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena pegang >>> cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan >>> bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. >>> >>> Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun >>> lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan grafik >>> yang ada. >>> Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya posisi >>> apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum bisa >>> jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke tukang >>> parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya cenderung >>> mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, tanyakan saja ke >>> 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam cenderung masih polos >>> dan jernih lihat grafik ketimbang yg sudah tiap hari lihat grafik Kalau ke >>> pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau sendainya grafik ini >>> adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik atau turun :) >>> >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >> >> >> >>
