Salam Cuan,
 
hati, hati Rumor ini konspirasi.
 
So besok bakal naik 1 %

Hey

--- Pada Sen, 13/6/11, stock gainer <[email protected]> menulis:


Dari: stock gainer <[email protected]>
Judul: Re: [saham] Bila Terjadi Krisis
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 13 Juni, 2011, 4:13 AM


  



ane sekarang ikut keputusan bang Ian deh...sudah sekitar 83%
cash...kalau dow dan eropa nanti malam ijo...cuek aja lah :)

On 6/13/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote:
> Pak SV, kalau sudah masuk krisis, dan MA200 sudah tembus, ya jualannya di
> harga lebih bawah dong :)
> MA200 IHSG saat ini di 3588. Sekedar tambahan saja, MA200 tembus, belum
> tentu merupakan indikasi terjadi krisis.
>
> Itu sebabnya, saya bikin judulnya BILA terjadi krisis alias krisis belum
> terjadi. Tapi tanda2 ke arah sana sudah tampak seperti yg tadi di MetroTV
> saya tunjukan grafik data makro ekonomi AS yg perlu diwaspadai kedepannya.
>
> Ekonomi sekarang, bisa masuk krisis bisa juga tidak masuk krisis. Masih
> 50-50, tapi kita sudah bisa lihat bagaimana pemerintah AS sekarang ini lagi
> dipusingkan dengan masalah ancaman krisis yg tidak kecil tersebut.
> Mengabaikan indikasi2 awal seperti itu hanya membuat kita kehilangan menjual
> di harga bagus.
>
> Saya pribadi bergerak ambil tindakan lebih cepat dan lebih awal pada tanggal
> 3 Juni 2011 lalu dengan pemikiran mumpung masih dapat harga2 bagus. Resiko
> saya waktu itu adalah ternyata saya meleset, dan harga2 sahamnya terus naik.
> Bagi saya, bila itu yg terjadi, saya tidak masalah, toh trading masih bisa
> jalan terus di lain waktu ketika situasi sudah saya rasa aman. Walau harus
> beli dengan harga lebih tinggi, kalau kandungan resikonya sudah lebih
> rendah, saya lebih suka. Ketimbang, saya pertaruhkan aset saya demi
> emosional yang tidak jelas seperti misal terlalu pede atau terlalu fokus ke
> satu data/harapan, lalu ketika harga beneran melorot terus dalam 3-4 bulan
> mendatang, akhirnya tersadar aset sudah tergerus 50-75% dari puncaknya.
>
> Penyesalan akhirnya datang terlambat, dan tiap hari jadi lebih rajin berdoa
> berharap ekonomi segera pulih dan porto kembali BEP. Sisi positipnya dari
> peristiwa itu, jadi tambah rajin berdoa. Sisi negatipnya, tidurnya jadi
> kurang nyenyak :)
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
> 2011/6/13 <[email protected]>
>
>>
>>
>> Based on chart dji dan jkse
>> Ma 200 masih uptrend
>> Jadi kata chartnya sendiri belum krisis 2008. Bro ian sendiri kan
>> chartist.
>> Gimana pendpatnya soal chart tsb ?
>> Mungkin saya salah. Tolong di koreksi
>>
>> Sent from my BlackBerry®
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>> ------------------------------
>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Mon, 13 Jun 2011 11:32:31 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *[saham] Bila Terjadi Krisis
>>
>>
>>
>> Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya.
>>
>>
>> Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka
>> dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari
>> puncaknya
>> dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya
>> turunnya
>> bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang
>> belakangan ini.
>>
>> Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi
>> (2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi,
>> maka
>> saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali.
>>
>> Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak,
>> karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada.
>>
>> Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja
>> karena
>> ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke negatif,
>> aset anda akan tergerus cukup hebat.
>>
>> Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau
>> crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka
>> bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham.
>>
>> Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko
>> masing2.
>> Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya masing2
>> dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan
>> kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya
>> lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena
>> pegang
>> cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan
>> bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.
>>
>> Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun
>> lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan
>> grafik
>> yang ada.
>> Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya posisi
>> apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum bisa
>> jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke tukang
>> parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya
>> cenderung
>> mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, tanyakan saja
>> ke
>> 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam cenderung masih
>> polos
>> dan jernih lihat grafik ketimbang yg sudah tiap hari lihat grafik Kalau
>> ke
>> pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau sendainya grafik ini
>> adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik atau turun :)
>>
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>>
>>
>>
>>
>





Kirim email ke