Sebagai tambahan buat baca-baca: http://en.wikipedia.org/wiki/Subprime_mortgage_crisis http://en.wikipedia.org/wiki/Economy_of_Greece#2010-2011_debt_crisis http://en.wikipedia.org/wiki/2010_European_sovereign_debt_crisis http://en.wikipedia.org/wiki/Austerity
Keliatan disini IMF megang peranan penting lagi, dengan kata lain, IMF ketiban rezeki lagi, rezeki hasil memangsa satu negara: http://en.wikipedia.org/wiki/Greece#2010.E2.80.932011_Economic_Crisis 2011/6/27 Mikail <[email protected]> > Krisis sekarang sangat jauh berbeda dengan krisis 2008 yang melibatkan > subprime mortgage di US. Tidak ada sebuah model praktis yang dapat anda > paksakan untuk menggambarkan krisis Eropa sekarang. Pemodelan berbasis > matematika dan fisika sederhana tidak selalu selaras dengan kenyataan. Saya > akui, *shadow banking system* semacam *investment banks* dan *hedge > funds*turut berperan penting dalam kerentanan sistem keuangan. Jadi kalau anda > katakan krisis sekarang mirip dengan krisis 2008, kemungkinan anda salah. > Konspirasi media, bank investasi internasional, hedge funds selalu memiliki > ritme yang sama. Tidak kah anda pantau berita dari seluruh dunia dengan > sahut-menyahut berita negatif-nya yang begitu erat? Jelas sekali bahwa > psikologi massal sangat berpengaruh disini. > > Kalau anda katakan bahwa krisis sekarang adalah krisis dengan model yang > sama dengan tahun 2008, berarti anda telah lupakan sesuatu hal yang penting. > Apakah anda lupa bahwa sudah banyak institusi besar yang tumbang dari sejak > krisis 2008 itu. Dengan tumbangnya institusi-institusi besar itu, lahir pula > para partisipan pasar baru. Pemain-pemain yang tambah besar, entah itu yang > tadinya memang sudah besar, atau berkembang dari kelas middle, punya > karakteristik yang berbeda dengan mereka yang telah tumbang di 2008. > Artinya, bahwa peta perbandaran internasional tidak persis sama dengan > ketika 2008, apalagi dengan makin kuatnya *emerging markets* akhir-akhir > ini. > > Panic selling hanya cocok dilakukan ketika benar-benar terjadi dana rush > terkait situasi fundamental yang benar-benar tidak dapat dihindarkan. Panic > selling tidak baik dilakukan ketika perilaku pasar hanya dalam kondisi * > spikes* naik turun biasa. Investor akan kehilangan potensi keuntungan > karena buru-buru melakukan tindakan *cut loss* pada situasi yang tidak > tepat. > > Cheers, > > .macro story. >
