Market always right,mo ngomong apa saja silakan tapi kalo harga gak naik percuma juga
2011/7/6 sahamvalas . <[email protected]> > > > JAKARTA: Analis dari perusahaan efek Minna Padi Investama merekomendasikan > kepada para investor agar mencermati saham INCO yang dinilai prospektif. > > Berdasarkan data Bloomberg, perusahaan pertambangan itu memproyeksikan > penjualan hingga akhir tahun ini sebesar US$1.307 juta dan nilai buku per > saham 0,197. Laba operasinya diperkirakan mencapai US$594,647 juta dan > keuntungan sebelum pajak US$611 juta. > > Indikator keuangan lainnya yaitu perusahaan pertambangan itu memproyeksikan > return on equity (ROE)-nya pada akhir tahun ini sebesar 24,283 dan Return > on Assets (ROA) sebesar 18,58. > > Inco memproduksi nikel dalam matte, yang merupakan produk antara, dari > bijih lateritik pada fasilitas-fasilitas penambangan dan pengolahan terpadu > di dekat Sorowako, Sulawesi. > > Seluruh produksinya dijual berdasarkan kontrak jangka panjang dalam > denominasi dollar AS kepada pabrik pemurnian di Jepang. > > Jumlah tenaga kerja yang diserap perusahaan pertambangan itu 3.136 karyawan > tetap dan 3.006 karyawan kontrak. > > Saham Inco terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 9.936.339 saham > ditempatkan dan disetor penuh. Pemegang saham peusahaan itu adalah Vale > Canada limited 58,73%, Sumitomo Metal Mining Co., Ltd., (20,09%) dan publik > serta pemegang saham lainnya (21,18%). > > Vale Canada Limited adalah satu perusahaan yang merupakan kelompok usaha > Vale S.A Base Metals > Vale Canada Limited (Vale Canada), sebelumnya Vale Inco Limited, berubah > sejak 31 Agustus 2010. > > Muhammad Alfatih, vice president Mega Capital, mengatakan bahwa INCO juga > rebound dari support Rp4.400 dalam pola channel Rp4.400-Rp5.000 yang > terbentuk dari pergerakan harga sejak Februari 2011. Namun, kelihatannya > masih akan berfluktuasi terlebih dahulu di level Rp4.400-Rp4.700 sebelum > bisa mencapai level channel atasnya. (ln) > >
