Bang, sdh ndak usah lagi diladeni

Gunakan waktu utk yg lain aja



On Aug 6, 2011, at 22:26, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
wrote:

Yang lazim sudah dikasih tahu dari awal, tapi ngga mau ngerti yg sudahlah.
Adalah tidak lazim merubah komponen indeks sebanyak lebih dari 80%
SEKALIGUS/bersamaan/dalam satu waktu.
Kalau hal ini masih anda anggap lazim, sebutkan cukup 5 indeks saham
yg diterima umum (setidaknya dinegaranya sendiri) yang pernah
melakukan perubahan komponen langsung lebih dari 80% sekaligus.

By the way, kalau anda mau diskusi serius dengan saya, silakan gunakan
nama asli dan sebutkan bidang anda saat ini apa atau kerja dimana
supaya saya tahu dan jelas saya berdiskusi dengan siapa, sehingga ngga
ngabisin waktu yg ngga jelas kalau ternyata anda tidak dalam
kompetensi bahas topik ini lebih dalam.

Buat saya, bahas beginian dalam2, ngga ada nilai lebihnya buat saya,
Yang ada hanya buang waktu dan ngabisin energi yg ngga jelas. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/8/6 Oguds <[email protected]>:

Mumpung akhir minggu, saya teruskan topik ini. Makanya, saya ingin
tanya, yg lazim itu seperti apa? Mari kita cari benang merahnya,
sehingga anda sendiri paham indeks itu apa dan bagaimana kriterianya.
Jadi sebutkan contoh indeks yg menurut anda lazim, kita diskusikan.

Sejak awal saya sudah bilang, dan ini bukan lari ke kiri dan kanan,
ada kriteria2 yg dibuat Pefindo. Saham2 yg masuk sesuai dengan
kriteria2 tersebut. Ini yg harus dipegang, bukan saham2nya. Mau satu
atau semuanya keluar, apa bedanya? Buat apa toh Pefindo membuat nama
baru untuk kriteria2 yg relatif sama, hanya karena anggotanya beda?


Sunday, July 31, 2011, 11:30:49 PM, you wrote:

IAN> Yang saya kritisi itu merubah 21 komponennya sekaligus dari 25
IAN> komponen yg ada alias lebih dari 80% dirombak komponennya. Itu yg bagi
IAN> saya tidak lazim dilakukan untuk sebuah indeks.

IAN> Ketimbang merubah sampai lebihd ari 80% kompoennya, mending sekalian
IAN> saja bikin indeks baru, lebih bagus dan lebih pas menurut saya.

IAN> Moga2 kali ini anda paham apa yg dibahas ya, ngga lari kekiri dan
IAN> kekanan yang ngga dibahas :)


IAN> jabat erat,
IAN> Irwan Ariston Napitupulu

IAN> 2011/7/31 Oguds <[email protected]>:

Saya bukan sewot, biasa saja, hanya heran, kebiasaan2 yg berlaku umum
itu seperti apa? Sepertinya anda terobsesi dengan DJIA, yg berisi 30
saham perusahaan2 pemimpin di AS. Nah, dari kriteria pemimpin saja
anda bisa tahu, sangat sukar mencapai tahap itu. So bila sahamnya
tidak banyak berubah anggotanya, itu karena kriterianya yg membuatnya
begitu. Di BEI pun saham2 besar komposisinya jarang berubah.

Nah, sekarang Pefindo membidik 25 saham yg beraset maksimal 5 trilyun.
Barangkali ada ratusan saham seperti itu, dan Pefindo harus memilih.
Pun tidak dimaksudkan 25 saham ini sebagai sampling, barometer,
indikator, dst, hanya punya 2 tujuan: meningkatkan ekposure saham2 SME
(UKM), dan sebagai acuan (menyusun) portofolio investasi.

Kita tahu ada beberapa indeks sejenis di BEI, seperti LQ45, Kompas100,
SRI-KEHATI, dan Bisnis-27. Saya kira mekanismenya sama saja dengan
Pefindo25. Artinya, ya begitulah kebiasaan2 yg umum. Perkara ada yg
mau menjadikannya barometer, itu tergantung persepsi masing2.


Sunday, July 31, 2011, 2:24:27 PM, you wrote:


IAN> Saya ngga tahu mengapa anda yang  sewot. :)
IAN> Apa anda orang PEFINDO?

IAN> Eniwe, saya hanya nulis yg menurut kebiasaan wajarnya saja untuk
IAN> suatu indeks. Saya nulis agar PEFINDO makin maju ke depannya
IAN> dengan memperhatikan kebiasaan2 yang biasa berlaku umum.

IAN> Diterima atau tidaknya masukan dari saya, ngga akan saya
IAN> permasalahkan karena saya juga tidak jadikan PEFINDO sebagai patokan saya 
trading saham.

IAN> Semoga anda paham konteksnya sekarang ya. :)

IAN> jabat erat,
IAN> Irwan Ariston Napitupulu


IAN> Sent from my BlackBerryŽ


IAN> -----Original Message-----
IAN> From: Oguds <[email protected]>
IAN> Sender: [email protected]
IAN> Date: Sun, 31 Jul 2011 13:31:49
IAN> To: Irwan Ariston Napitupulu<[email protected]>
IAN> Reply-To: [email protected]
IAN> Subject: Re: [saham] PEFINDO 25 index list Aug - Jan 2012


IAN> Ok, makasih untuk koreksi HMSP-nya, ternyata tidak masuk IHSG ya (btw
IAN> saya belum cross check). Soal Pefindo, atau indeks apapun yg
IAN> anggotanya (sangat) dinamis, saya selalu berpatokan bahwa itu selalu
IAN> berubah. Jadi mau keluar satu atau keluar semua, itu buat saya tidak
IAN> ada bedanya. Itu indeksnya Pefindo, yg disusun berdasarkan kriteria2
IAN> tertentu, dan anggota Pefindo selalu berubah setiap periode. Saya
IAN> justru bingung, kenapa hal yg begitu jelas malah dipermasalahkan.

IAN> Jadi sederhananya, bila anda menggunakan indeks Pefindo25 sebagai
IAN> barometer, otomatis portofolio anda juga perlu disesuaikan. Bila anda
IAN> menganggap Pefindo25 itu flaw, atau tidak layak disebut indeks, ya
IAN> tidak usah dipakai lah. Atau bila dijualbelikan, ya jangan dibeli-lah.
IAN> IHSG saja flaw-nya banyak kok. Sering disebut di milis ini, kita jual
IAN> beli saham, bukan jual beli IHSG. Artinya apa? Artinya IHSG sendiri
IAN> dalam kriteria2 tertentu tidak layak sebagai barometer.

IAN> Coba, anda mau bikin indeks apa? Misalnya Jojon1T, yg isinya saham2
IAN> berkapitalisasi maksimal 1 trilyun. Nanti semua saham yg memenuhi
IAN> syarat masuk di situ, entah itu saham2 tidur atau saham2 baru IPO.
IAN> Toh, lambat laun, anggotanya juga berganti2, sesuai perkembangan. So,
IAN> mau ganti satu, 50%, atau 100%, apa bedanya? Lalu apakah bisa
IAN> dijadikan barometer (misalnya) saham2 second liner? Tergantung
IAN> definisi second liner sendiri. Makanya yg dipegang definisinya, jangan
IAN> sahamnya. Toh, cara apapun, pasti nantinya akan mengundang flaw.


IAN> Sunday, July 31, 2011, 11:29:07 AM, you wrote:

IAN>> Bermasalah Pak, kalau PEFINDO menggunakan istilah indeks untuk PEFINDO
IAN>> 25. Kalau mau sebut sebagai portfolio, itu berbeda ceritanya seperti
IAN>> yg sudah saya jelaskan sebelumnya panjang lebar.

IAN>> IHSG itu composite index. Ada keluar dan ada yang masuk adalah hal yg
IAN>> wajar di index, tapi ngga pernah ada komponen IHSG langsung keluar
IAN>> atau masuk lebih dari 50% sekaligus. Semoga anda paham bedanya dan
IAN>> mengikut pembahasan yang saya sampaikan :)

IAN>> Selain itu, sekedar informasi anda saja, HMSP tidak dimasukan dalam
IAN>> perhitungan sebagai komponen IHSG karena jumlah saham beredar dari
IAN>> HMSP sangat sedikit dipasar sehingga dikeluarkan dari komponen IHSG.

IAN>> Soal cara perhitungan indeks, tidak ada saya permasalahkan.
IAN>> Permasalah yg mungkin timbul justru bila menggunakan grafik. Karena
IAN>> grafik yg lama yg lama tidak ada penyesuian sehingga orang bisa salah
IAN>> dalam menganalisa grafik. Untunglah indeks PEFINDO 25 belum
IAN>> diperdagangkan indeks nya seperti indeks lainnya. Kalau sudah, maka
IAN>> bisa bikin repot para analis grafik karena merubah sekaligus 21 dari
IAN>> 25 komponennya. Grafik lama tentunya sudah tidak lagi mencerminkan
IAN>> kondisi terkini karena komponennya bisa dibilang sudah berubah total.

IAN>> Sekedar sharing bagi2 pengetahuan dan pengalaman saja ya.

IAN>> jabat erat,
IAN>> Irwan Ariston Napitupulu

IAN>> 2011/7/31 Oguds <[email protected]>:

Saya rasa tidak masalah, mau keluar satu atau keluar semua, kita bisa
anggap Pefindo25 adalah portofolio buatan Pefindo. IHSG juga sifatnya
dinamis, misalnya ada emiten baru, delisting, right issue, waran,
saham bonus, dst. Tinggal formula penghitungan indeksnya bagaimana.

Rumus indeks biasanya Nilai Pasar / Nilai Dasar. Pengubahan anggota
Pefindo25 tentu secara otomatis mengubah nilai dasar.

Sebaliknya, IHSG juga memiliki kelemahan, karena anggotanya relatif
tetap kecuali delisting. Misalnya ada saham2 yg cenderung tidur, tapi
efeknya cukup besar karena berkapitalisasi besar, seperti HMSP. Ketika
saham2 second liner beterbangan, tapi indeks adem ayem saja, karena yg
berkapitalisasi besar juga sedang adem ayem. Sebagai barometer tidak
valid juga, pada saat itu. Kembali lagi ke formula menghitungnya.


Sunday, July 31, 2011, 9:04:44 AM, you wrote:


IAN> Menurut saya, bila kriteria baru, dari batasan perusahaan <1 T
IAN> dirubah menjadi <5T, akibatnya sampai merubah 21 komponen dari 25
IAN> yang ada atau merubah lebih dari 80% komponen, apa ngga lebih
IAN> bijaksana sekalian buat indeks baru saja misalkan dengan nama
IAN> atau batasan perusahaan dengan market cap 1T-5T. Dengan demikian
IAN> perusahaan dengan kriteria di bawah 1 T tetap terakomodasi
IAN> seperti tujuan semula dibuatnya indeks tersebut.

IAN> Menurut saya, denga dirubahnya komponen sampai 21 saham dari 25
IAN> saham yang menjadi komponennya maka indeks tersebut sudah menjadi
IAN> indeks yang baru yang bisa dibilang tidak ada hubungannya lagi
IAN> dengan indeks yang lama sehingga grafik indkes tersebut yang lama
IAN> jadi tidak bisa dipakai lagi karena sudah tidak mencerminkan
IAN> kondisi indeks tersebut bila tujuan awal indeks tersebut adalah
IAN> sebagai barometer. Yang lama sebagai barometer perusahaan di
IAN> bawah 1T, yang baru sebagai lebih sebagai barometer perusahan antara 1T-5T.

IAN> Itu poin utama yang ingin saya sampaikan awalnya.

IAN> Kalau mengenai komponen yang baru, saya perhatikan banyak
IAN> perusahaan bagus yang dimasukan. Tapi poin yg saya bahas bukan
IAN> soal bagus tidaknya tapi lebih kepada konsep dasar  dan tjuan
IAN> awal dibuatnya suatu indeks yang lebih merupakan suatu barometer
IAN> dan bukan suatu portfolio yang memang utk portfolio mau sering2
IAN> dirubah dan banyak komponen dirubah itu ngga masalah. Kalau
IAN> indeks sering dirubah komponennya dan banyak pula komponennya yg
IAN> dirubah, maka justru bisa dipertanyakan kemampuan penyusunnya
IAN> dalam memilih perusahaan untuk dimasukan ke dalam indekes.
IAN> Silakan saja perhatikan berapa lama indeks DOW (DJIA 30) terakhir
IAN> dirubah dan berapa saham, lalu sebelumnya lagi kapan dan berapa saham.

IAN> Saya kritisi ini tujuannya baik agar kita semua lebih serius
IAN> ketikanakan membuat suatu indeks dengan memperhatikan tujuan
IAN> indeks yg lebih sebagai barometer bukan portfolio. Kritikan yang
IAN> sama juga ke penyusun indeks LQ45 yg saya perhatikan sering kali
IAN> berubah setaip 6 bulannya dan ternyata pun tidak semua
IAN> komponennya yg dipilih itu saham yg terliquid dipasar. Hal ini
IAN> membuat saya harus sering menjelaskan hal tersebut ketika lagi
IAN> tugas mengajar agar orang yg tidak tahu jadi tidak salah pengertian 
tentang LQ45 :)

IAN> jabat erat,
IAN> Irwan Ariston Napitupulu


IAN> Sent from my iPad

IAN> On Jul 30, 2011, at 10:08 PM, "Sostenes Ferdyan Tanusaputra" 
<[email protected]> wrote:


IAN> Mungkin karena ada perubahan kriteria bang, karena PEFINDO
IAN> meningkatkan kriteria dari valuasi mereka dari sebelumnya emiten
IAN> yang beraset dibawah 1 M menjadi emiten beraset dibawah 5 M.

IAN> Cmiiw
IAN> ------------------------------------------------------

IAN> Sostenes Ferdyan Tanusaputra (Stein)

IAN> Bandung Branch Manager
IAN> PT. Dhanawibawa Arthacemerlang

IAN> Jl. Cicendo No. 41
IAN> Bandung 40171

IAN> Ph.   : 022 426 6363 / 022 426 6337
IAN> Fax. : 022 420 9648
IAN> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
IAN> Sender: [email protected]
IAN> Date: Sat, 30 Jul 2011 21:03:10 +0700
IAN> To: <[email protected]>
IAN> ReplyTo: [email protected]
IAN> Subject: Re: [saham] PEFINDO 25 index list Aug - Jan 2012

IAN>
IAN> Saya barusan coba lihat isi PEFINDO-25 Index.
IAN> Agak kaget juga lihat isinya.
IAN> Dari 25 saham yg masuk ke PEFINDO-25 Index, sebanyak 21 saham adalah
IAN> saham baru, dan hanya 4 saham merupakan komponen PEFINDO-25 yang
IAN> bertahan/lama.

IAN> Apa ada pihak PEFINDO di milis ini yang bisa menjelaskan alasan
IAN> dibalik sampai hari mengganti 21 komponen indeks dari 25 yang ada
IAN> sebelumnya?

IAN> Mungkin saya salah, tapi yang saya pahami ada perbedaan antara membuat
IAN> indeks vs membuat portfolio. Indeks setahu saya lebih dekat kepada
IAN> pengertian barometer atau keterwakilan, sementara portfolio lebih
IAN> kepada kinerja investasi.

IAN> Sehingga ada ciri khas dari keduanya dimana komponen indeks cenderung
IAN> tidak gampang berubah walau harganya sudah naik signifikan karena
IAN> memang fungsinya lebih kepada barometer bukan portfolio. Perubahan
IAN> terjadi lebih kepada bila terjadi perubahan signifikan terhadap
IAN> fundamental dari emiten, baik itu terkait dengan kinerja ataupun
IAN> perubahan core business nya, atau ada hal lainnya seperti akuisisi
IAN> ataupun merger. Dengan kata lain, kalau sampai berubah 21 komponen
IAN> dari 25 yg ada bisa menimbulkan pertanyaan koq bisa sampai sebanyak
IAN> itu sekaligus. Bagaimana dulu kriteria memilihnya sehingga saat ini
IAN> harus sampai 21 komponen yang dirubah.

IAN> Sebaliknya kalau portfolio, bila komponennya sudah naik signifikan di
IAN> atas perkiraan, maka besar kemungkinan terjadi switching ke saham yg
IAN> potensinya masih cukup lumayan. Jadi, kalau portfolio, mau dirubah 25
IAN> dari 25 masih dalam taraf wajar karena kriterianya lebih kepada
IAN> seperti target telah terpenuhi, harga sudah diatas valuasi wajar, atau
IAN> ada saham lain yang potensinya lebih besar sehingga bisa menggantikan
IAN> komponen lain yang dilihat sudah di atas valuasi ataupun sudah tidak
IAN> jauh lagi dari valuasi wajarnya.

IAN> Pembentukan indeks lebih diposisikan sebagai barometer, sementara
IAN> pembentukan portfolio lebih kepada kinerja investasi dari fund
IAN> managernya.

IAN> Mohon saya dikoreksi kalau salah pemahaman soal indes vs portfolio ya. :)

IAN> jabat erat,
IAN> Irwan Ariston Napitupulu

IAN> 2011/7/30 <[email protected]>:
http://j.mp/q6wO7S


indahnya berbagi



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links







IAN>


--
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links






IAN>> ------------------------------------

IAN>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

IAN>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN
IAN>> BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK
IAN>> MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI
IAN>> MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.

IAN>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
IAN>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
IAN>> Yahoo! Groups Links


--
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links






IAN> ------------------------------------

IAN> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

IAN> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN
IAN> BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK
IAN> MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI
IAN> MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.

IAN> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
IAN> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
IAN> Yahoo! Groups Links







--
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links






------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links



Kirim email ke