betul bung, pengalaman adalah guru terbaiktapi penyebab crash kali ini belum pernah terjadi sebelumnya, kita semua masih meraba-raba ..........
Inoq To: [email protected] From: [email protected] Date: Mon, 8 Aug 2011 04:41:24 +0000 Subject: Re: [saham] Bursa Regional Masih Tertekan Pagi Ini Saya lihat sebagian besar tanggapan atas subject ini "setuju". Saya punya cara berbeda. Cara yang disampaikan Bang IAN adalah cara yang lazim dan lebih aman. Hanya saja siapa yang tahu investor masuk dengan kekuatan massive. Pada saat kondisi ini terdeteksi harga sudah mulai naik. Jadi cara ini di samping aman tapi lagging alias telat. Mungkin inilah yang membuat sebagian orang menyesal saat crash 2008 "duh kenapa dulu ga ikut beli saat harga di bawah?" INGAT PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK. PENGALAMAN ORANG JAUH LEBIH BAIK. Cara yang relatif mudah adalah masuk saat harga sudah turun cukup dalam let say > 8% terhadap saham terpilih, apalagi harga sudah berada di bawah harga dua bulan yang lalu, kenapa harus TAKUT. Untuk mengurangi ketakutan, kita boleh mulai masuk dengan sistem multiple the lots sbb: Contoh BISI: 1200 BUY x lots 1180 BUY 2x 1160 BUY 4x 1140 BUY 8x 1120 BUY 16x Berapa jumlah dana yang Anda sediakan? Tinggal dihitung balik. Pada saat kekuatan massive masuk, dimana retailer mulai ikut-ikutan masuk, cara ini sudah pada posisi untung. Happy Red! How Low Can You Go. "To achieve superior performance, you have to be different from the majority."From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 8 Aug 2011 08:37:06 +0700To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Bursa Regional Masih Tertekan Pagi Ini Pagi ini saya pantau, bursa regional masih tertekan. Jadi, logika sederhananya, situasi negatif ini juga tampaknya masih akan menghantui bursa saham kita alias IHSG tampaknya berpeluang untuk turun kembali di pembukaan nanti. Trader biasanya akan mengikuti trend, karena umumnya trend follower. Investor yang biasanya akan melawan trend karena investor akan masuk pada saat harga dirasa sudah jauh dari valuasi wajarnya. Tinggal kita perhatikan saja, di level berapa nanti investor akan mulai masuk dengan kekuatan massive, di level mana nanti trader mulai berkurang serbuan jualannya :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu
