Mantab....palagi bang ian ud redeem reksadana kan :p More on tweetz @Fred_Kruegerr Sent from iphone
On 2011/08/09, at 8:07, [email protected] wrote: > Thank you Bang Ian > > Great strategy :) yang penting tenang nunggu saat yg tepat dan cepat. > > Semoga semua cuan hari ini :) > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Tue, 9 Aug 2011 08:02:15 +0700 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: [saham] Strategi Masih Sama, Trading Cepat/netting/nyopet :) > > > Dalam kondisi market yg tidak kondusif belakangan ini, strategi > trading yg menurut saya cukup efektif digunakan adalah strategi > trading cepat. Masuk ketika overshoot, jual ketika ada rebound 2-3%. > Ini tentunya di saham2 yg memang favorit khususnya jagoan atau > andalannya para big fund atau FM. Hindari trading spt ini di saham2 yg > ngga jelas apalagi saham2 sepi. > > Bila bisa 2-3x tektok, maka bisa saja dapat profit 5% dalam satu hari > atau bahkan lebih. Jauh lebih besar dari trading di kondisi market > normal. > > Jadi, dalam kondisi market seperti apapun, sebenarnya bila kita jeli > tetap ada peluang mencetak profit asalkan tahu tekniknya. Yang jelas, > teknik trading seperti ini butuh keberanian dan kejelian dalam > pengamatan. Tidak berlaku untuk semua orang khususnya bagi mereka yg > masih awam/baru didunia trading. Bagi yg masih baru di dunia trading, > sebaiknya nonton saja dulu, perhatikan saja market, kenali market > seperti apa, agar bisa lebih paham seperti apa kondisi bursa ketika > terjadi gonjang ganjing seperti belakangan ini. Bagi veteran 2008, > tentunya situasi seperti sekarang bukan hal baru lagi. Sudah belajar > dari pengalaman dan sudah tahu apa yg harus dilakukan. Kepanikan bukan > jalan keluar, berpikir rasional lebih dibutuhkan dalam menghadapi > situasi seperti sekarang. > > Dari pengamatan sekilas saya, tampaknya saat ini lebih banyak trader > yg sudah paham dan justru sedang menunggu saat yg tepat untuk masuk > kembali. Mereka bagaikana serigala2 lapar yang siap masuk bursa lagi > ketika dirasa penurunan sudah cukup jauh. Dari yg saya pantau sekilas, > ada kelompok yg sedang menunggu IHSG di sekitar 3400, baru akan > menyerbu masuk. Ada juga pasukan yg sedang menunggu level sekitar > 3500, baru akan masuk. Ada juga yg malah menunggu di level 3600, sudah > berani menyerbu. > > Saya pribadi cenderung ngga terlalu pusingkan IHSG mau turun sampai ke > berapa, karena saya tidak trading IHSG, saya trading saham2 yg menurut > saya bisa menghasilkan profit dengan teknik trading yg menurut saya > pribadi cukup aman. Seperti yg saya sebutkan di awal, saya cenderung > saat ini lebih memilih untuk trading cepat, atau scalping, ataupun > nyopet, alias beli dan jual di hari yg sama (netting). Bisa saja > dengan jual duluan (bila atas barang sendiri) kemudian buy back ketika > turun sekian persen. Atau bisa saja buy dulu, kemudian ketika rebound > 2-3%, langsung jualan. Kalau turun, beli lagi, lalu jual lagi. Begitu > saja strateginya menghadapi kepanikan pasar. Tentunya saham2 yg > scalping itu sifatnya harus sangat likuid, dan merupakan saham favorit > big funds ataupun FM. > > Good luck. Happy trading. Semoga bisa profit lumayan hari ini walau > pun pasar cenderung dalam situasi bearish. :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu >
