Nah, ini sudah sedikit banyak ada kemajuan. Sudah tidak bingung lagi kan, mana 'ascending' mana 'descending' mana 'bottom' mana 'top' mana 'tank-top'.
Paparan Dokter Mata yang merujuk kepada data JASXFBAT dari Bloomberg itu ada baiknya dijelaskan sedikit. Ticker itu untuk Jakarta Stock Exchange Net Foreign Stocks Investment. Sumber datanya sederhana diambil data harian nett buy/sell dari BEI. Yang perlu Anda garisbawahi bahwa data nett tersebut mencakup transaksi asing pada semua jenis pasar. So, untuk refleksi transaksi riil asing, Anda harus bisa pisahkan mana yang berasal dari pasar reguler, mana yang dari negosiasi. Transaksi yang membengkak dari pasar negosiasi tidak dapat dijadikan acuan yang valid pada satu waktu grafik karena prosesnya melalui negosiasi dari rentang waktu tertentu dengan transparansi kesepakatan bergantung sepenuhnya kepada para pihak terkait, bukan pasar. Jadi, kurva transaksi yang meninggi seperti Anda tunjukkan pada 08 April dalam grafik itu 85% hasil dari pasar negosiasi. Tidak sebanyak itu akumulasi asing pada pasar reguler. Tetapi benar, sebagaimana dalam grafik JASXFBAT 1 minggu terakhir terjadi penurunan/pelepasan aset oleh Asing dalam jumlah masif, dan angka tersebut sepenuhnya dari pasar reguler. '+' On Tue, Aug 9, 2011 at 1:19 PM, Dokter Market <[email protected]>wrote: > ** > > > Mulai terjadi peningkatan net sell asing pada dua hari pertama minggu ini: > > http://3.bp.blogspot.com/-W9cXAVvTats/TkDQxdhnvUI/AAAAAAAAAbo/LOCnDlFI6yc/s1600/ASENK.GIF > > Regards, > > Dokter Market > http://doktermarket.blogspot.com/ > twitter: @doktermarket > [email protected] > Join milist : [email protected] > > > >
