‎​​‎​Нaнɑº°˚ ˚°º≈=)) =)) =))

Tapi ya..meskipun biasanya postingnya pak pos ini ga gitu sy gubris..kali ini 
dia punya poin bagus utk disampaikan..

Logika pasar bukan lah logika kita (akal sehat), kita tdk boleh mengatakan 
keadaan baik2 saja saat rumah kebakaran dan mengatakan tdk ada penyebab yg 
jelas asal api dr mana..ga pedulilah api dr mana yg jelas rumahnya sedang 
terbakar..dan kita seharusnya mengambil langkah yg diperlukan.

Rebound sih rebound lah..tapi kapan?

Sebagai trader kita harus mempersiapkan mental dan metode trading yg pas (bagi 
saya day-trading) sesuai keadaan pasar.

Setelah indeks turun dalam dan keadaan global sedang diliputi ketidakpastian 
adl sangat lugu utk mengambil posisi dgn perhitungan trading biasa saat market 
rebound dlm hitungan menit..seperti telah disebutkan ini bukan keadaan biasa 
jadi cara tradingnya harus disesuaikan juga., dan kita juga harus ekstra 
curigaan atas apa yg terjadi.

Sy pikir kita semua sadar lah bahwa siapapun yg posting, kemungkinan besar dia 
posting SESUAI posisi dia, lg pegang barang atau tidak..oleh krn itu sebaiknya 
kita menilai sendiri saja, kl belum bisa nilai ya lebih baik jgn nyemplung dulu.

Kalo saya pribadi (dan banyak yg lain saya yakin) sebelum pasar buka mengira2 
emosi pasar bagaimana, dr situ sy tetapkan harga turun berapa persen utk saham 
berfundamental bagus baru sy masuk..kemudian sy menunggu, dan execute sesuai 
keadaan, kemudian langsung jual lagi (dgn mengulangi cara yg sama).

Sejauh ini cara tsb berhasil..sy ga mau greedy atau terlalu takut..keadaan 
seperti ini surganya para pencopet..krn di saat org panik..pencopet relatif 
mudah utk menjalankan aksinya., asal ga rakus. :)

Sekedar sharing menjelang closing. :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Tue, 9 Aug 2011 08:08:16 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Re: [ob] Asing Mulai Net Sell

Miter pos semakin dekat ke tujuan, sip deh. Nanti kita sama2 tampung di bwawah 
yah. Margin of safety kita harus 60% hayo kerja lagi google lagi data 2008 bila 
perlu tahun 1998 keluarkan semua. Akhir tahun bonus menanti. 
-----Original Message-----
From: positif01 <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 9 Aug 2011 14:09:26 
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Re: [ob] Asing Mulai Net Sell

Nah, ini sudah sedikit banyak ada kemajuan. Sudah tidak bingung lagi kan,
mana 'ascending' mana 'descending' mana 'bottom' mana 'top' mana 'tank-top'.

Paparan Dokter Mata yang merujuk kepada data JASXFBAT dari Bloomberg itu ada
baiknya dijelaskan sedikit. Ticker itu untuk Jakarta Stock Exchange Net
Foreign Stocks Investment. Sumber datanya sederhana diambil data harian nett
buy/sell dari BEI. Yang perlu Anda garisbawahi bahwa data nett tersebut
mencakup transaksi asing pada semua jenis pasar. So, untuk refleksi
transaksi riil asing, Anda harus bisa pisahkan mana yang berasal dari pasar
reguler, mana yang dari negosiasi. Transaksi yang membengkak dari pasar
negosiasi tidak dapat dijadikan acuan yang valid pada satu waktu grafik
karena prosesnya melalui negosiasi dari rentang waktu tertentu dengan
transparansi kesepakatan bergantung sepenuhnya kepada para pihak terkait,
bukan pasar.

Jadi, kurva transaksi yang meninggi seperti Anda tunjukkan pada 08 April
dalam grafik itu 85% hasil dari pasar negosiasi. Tidak sebanyak itu
akumulasi asing pada pasar reguler.

Tetapi benar, sebagaimana dalam grafik JASXFBAT 1 minggu terakhir terjadi
penurunan/pelepasan aset oleh Asing dalam jumlah masif, dan angka tersebut
sepenuhnya dari pasar reguler.

'+'

On Tue, Aug 9, 2011 at 1:19 PM, Dokter Market <[email protected]>wrote:

> **
>
>
> Mulai terjadi peningkatan net sell asing pada dua hari pertama minggu ini:
>
> http://3.bp.blogspot.com/-W9cXAVvTats/TkDQxdhnvUI/AAAAAAAAAbo/LOCnDlFI6yc/s1600/ASENK.GIF
>
> Regards,
>
> Dokter Market
> http://doktermarket.blogspot.com/
> twitter: @doktermarket
> [email protected]
> Join milist  : [email protected]
>
>
>  
>

Kirim email ke