Ga aneh dong, wong tahun 2008 yang penurunannya sakit aja, terus dibilang perekonomian kita kuat, tiap hari dapet berita kek gitu, hasilnya tiap hari nyungsep, apakah salah mengeluarkan pendapat spt itu? Ga juga, memang harus seperti itu, karna bursa merupakan mata pencaharian buat analis2 juga, masa iya udah berita diluar buruk, ditambahin lagi pendapat pakar kita juga lemah dsb, apa yang terjadi?? Buat menenangkan pasar memang perlu kok, terlepas dari perekonomian kita kuat, tapi jangan juga jadi buta, get real, kita masih tergantung global kok, apalagi investor asing jadi panduan, cek berita2 soal kenaikan indeks yang terus jadi sorotan kan asing
So, apakah perekonomian kita kuat atau ga jadinya?? Buat saya ga penting, ikutin pasar ajalah mau dibawa kemana, jangan pernah kekeuh dengan pendapat sendiri, kita cuma setitik kok dipasar modal, kalau kita rugi emang ada yang mau peduli? Kan kita juga yang nanggung, nangis , stress sendir! Bukan begitu atau begitu bukan?? Hehehe nyatut dikit ah :d Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Fri, 12 Aug 2011 05:30:14 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Anggito Abimanyu: Kebalkah Kita dari Krisis AS? Tp yg aneh, smp detik ini banyak analis dan pakar ekonomi mengatakan krisis eropa dan amerika ini tdk akan berdampak signifikan bagi perekonomian RI krn fundamental kita sgt kuat. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "Santoso" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 12 Aug 2011 05:21:52 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: Anggito Abimanyu: Kebalkah Kita dari Krisis AS? Jelas tidak, ekonomi global dan Indonesia sangat berkolerasi. Kalau ekonomi global melemah maka akan mempengaruhi industri di Indonesia karena ekspor Indonesia akan berkurang akibat turunnya konsumsi masyrakat global terhadap produk Indonesia. Demikian pula krisis Amerika juga akan berdampak pada Indonesia karena mata uang internasional sampai saat ini masih menggunakan dolar Amerika. --- In [email protected], positif 01 <positif01@...> wrote: > > Kompas, Kamis, 11 Agustus 2011 > > Sekuat-kuatnya fundamen ekonomi Indonesia masih belum kebal terhadap krisis > global, apalagi instrumen pencegahan krisis di Indonesia masih sangat > terbatas. Indonesia telah lalai menciptakan instrumen dan protokol > pencegahan krisis seperti UU JPSK, instrumen pembiayaan jangka panjang, IPO > BUMN, investasi infrastruktur, dan mekanisme buyback saham. Kali ini, > kepemimpinan bidang ekonomi mendapat ujian yang lebih serius: pencegahan > krisis di dalam negeri dan melalui forum global. > > ANGGITO ABIMANYU > > Lengkap: > http://cetak.kompas.com/read/2011/08/11/01593097/kebalkah.kita.dari.krisis.as > > '+' >
