tulisan mr + sebenarnya bagus.
2011/9/28 positif01 <[email protected]> > > > Indeks-indeks saham utama AS melanjutkan reli hari ke-3 dengan catatan > negatif pagi ini setelah ditutup jauh di bawah level tertinggi intraday. > Semua indeks AS mengalami tekanan jual pada beberapa jam sebelum penutupan > perdagangan. Indeks Nasdaq yang sempat naik hingga +3% ditutup hanya +1,2% > sekaligus masih berada di bawah MA 50. Demikian pula indeks Dow Jones > Industrial yang ditutup dengan +150 poin tetapi perolehan tersebut hanya > setengah dari level poin tertinggi intraday (lihat Chart 1). > > Reli saham global kemarin yang dipicu oleh optimisme dan harapan seputar > upaya koordinasi Eropa untuk menanggulangi krisis 'sovereign debt' di > wilayah periferal-nya, mendapatkan klarifikasi negatif atas berita positif > yang sempat beredar luas sebelumnya. Pejabat EIB (European Investment Bank) > telah mengklarifikasi bahwa mereka belum pernah dihubungi dan diminta oleh > ECB dan EIB juga belum memiliki rencana untuk terlibat dalam pembentukan SPV > (special purpose vehicle) yang berhubungan dengan EFSF (European Financial > Stability Fund). Rontoknya sentimen dan harapan ini bertambah ketika jelang > penutupan perdagangan kemarin Financial Times memberitakan bahwa telah > terjadi perpecahan di antara anggota Uni Eropa di mana Blok 17 yang dimotori > oleh garis kera Jerman dan Belanda menuntut sektor swasta untuk meningkatkan > porsi 'hair cut' mereka terhadap paket 'bail-out' 109 miliar Euro kedua > untuk Yunani. Pemberitaan perpecahan ini hanya satu (1) hari kurang dari > pemungutan suara yang akan dilakukan oleh Parlemen Jerman besok terhadap > ekspansi EFSF. Partai politik Kanselir Angela Merkel, Christian Democratic > Union, sendiri telah enam (6) kali kalah dari tujuh (7) pemilu lokal tahun > ini, dan sejumlah pejabat dalam lingkaran dalam Kabinet Merkel sendiri sudah > mulai menyuarakan resistensi terhadap keterlibatan dan eksposur anggaran > Jerman lebih jauh dalam penyelamatan negara-negara Uni Eropa bermasalah. > > Indeks sektoral finansial AS merupakan sektor yang mengalami serangan jual > terparah kemarin. Sektor finansial yang sebelumnya naik +3%, jatuh dan > sempat masuk teritori negatif sebelum akhirnya ditutup hanya dengan kenaikan > tipis +0,4% (lihat Chart 2). > > ETF berbasiskan saham-saham 'large-cap' Indonesia, EIDO dan IDX ditutup > menguat +5-6% namun volume perdagangan menunjukkan rendahnya 'conviction' > atau keyakinan di balik penguatan indeks. Kondisi yang sejalan dengan > sentimen investor asing terhadap IHSG pada Selasa kemarin. Meski ditutup > menguat hingga +4,75%, investor asing tercatat hanya membukukan Rp25 miliar > pada pasar reguler dengan persentase nilai transaksi hanya 28.34% di bawah > rata-rata. Hal ini berbanding terbalik dengan penurunan-penurunan sebelumnya > di mana asing bisa membukukan 'net sell' hingga Rp1,6 triliun hanya dalam > satu (1) hari perdagangan. > > Outlook pasar saham AS dan Indonesia telah kembali pada posisi 'market in > correction' sejak beberapa hari lalu, dan IHSG sendiri telah mendahului > indeks-indeks utama AS memasuki kategori 'bear market' pada Senin lalu > dengan penurunan -20,964% dari level tertinggi 02 Agustus. > > Perkembangan indeks global yang ditandai dengan peningkatan selling > pressure dan berita negatif dari Eropa malam tadi, menandai fase 'global > sell-off' yang kembali datang di tengah antisipasi pelaku pasar terhadap > beberapa keputusan penting dari Eropa pada sisa minggu ini. > > *Chart 1*: Dow Jones Industrial intraday (27 Sept.) - penurunan tajam > jelang penutupan > > [image: DJIA (27sept2011).gif] > > *Chart 2*: S&P 500 Financial intraday (27 Sept.) - penurunan tajam jelang > pentutupan > > [image: S&P 500 Financial (27sept2011).gif] > > Catatan ke depan setelah 'bottoming bear market': > * > * > *Indonesia* > Sebagaimana semua bursa saham global lainnya, prospek pasar saham Indonesia > akan tetap positif pada 2012. Namun volatilitas pasar saat ini tidak > mengecualikan Indonesia dari semua dampak global. "Entry into market' dengan > 'long position' yang cermat menjadi kunci penting saat ini untuk menghindari > investor dari kecelakaan 'short selling'. Bear masih mendominasi bull, namun > sejumlah 'opportunity' sudah mencuat untuk dipantau. > > Jika AS punya investor sekelas Warren Buffet yang selalu menjadi pemukul > gong 'reversal' di setiap 'bottoming' 'bear market' maka sebagaimana > antisipasi 'reversal' pada 2009 lalu, "pihak eksternal" yang sama yang > selalu mampu mengantisipasi pergerakan 'major bull' di pasar saham Indonesia > juga sudah menyiapkan langkah-langkah strategis. > > "Pihak eksternal" yang terafiliasi dengan sekumpulan investor global masif > ini dengan tepat telah merencanakan hal yang sama seperti yang dilakukan > pada awal tahun 2009. Namun, jangan sampai keliru dengan berkesimpulan bahwa > strategi dan metode yang diterapkan akan sama kali ini. "This time" as they > told us, it would be a different story. Mereka tetap buying long side, but > they do not buy what most people are thinking to buy when market reverses. > Siapa mereka dan apa yang mereka akan lakukan, akan kami rilis pada suatu > waktu kuartal 1 tahun 2012 melalui blog tersendiri when timing is very close > to the action. When they will be completing the mission, everyone must know > because it will move the whole local market. > > '+' > > >
<<DJIA (27sept2011).gif>>
<<S&P 500 Financial (27sept2011).gif>>
