<http://masalicenter.wordpress.com/2008/07/28/burla-sujata-investor-saham-an
dal-india/> Burla Sujata, Investor Saham Andal India


Juli 28, 2008

Raup Keuntungan Rp700 Juta Per Bulan

Sujata boleh tergolek lemah karena lumpuh. Namun di balik kondisi fisiknya,
dia menjadi salah satu pemain saham andal di India. Seperti apa kisahnya?

”SAYA seorang yang kuat. Namun setelah kecelakaan itu, saya menjadi lebih
kuat. Saya tidak pernah melihat ke belakang dan menangisi apa yang telah
terjadi,” ungkap Burla Sujata.

Kecelakaan memang mobil telah mengubah total hidup Burla Sujata. Lumpuh
akibat kecelakaan telah membuat gadis berumur 28 tahun itu memerlukan
bantuan dua orang untuk membantunya berpindah tempat. Namun Sujata menjadi
sosok yang ahli saat berdagang di pasar saham secara online di apartemennya.

Dengan komputer jinjing dan televisi di rumahnya, Sujata memantau
perkembangan pasar dan kini telah menjadi pemain pasar saham yang sangat
handal. Total perdagangan saham yang dilakukan mencapai USD493.785 (Rp4,5
miliar) hingga USD740.582 (Rp6,8 miliar) per bulan. Pendapatan bersih per
bulannya mencapai 10% hingga 15% dari total perdagangan tersebut, atau
sekitar USD49.910 (Rp460 juta) hingga USD76.260 (Rp700 juta).

Pada Rabu (19/9), saat Nifty atau Bursa Saham Nasional India mengalami
peningkatan 186 poin, Sujata menikmati keuntungan sebesar Rp138 juta dalam
satu hari perdagangan. Pencapaian itu merupakan prestasi menonjol di tengah
dominasi laki-laki dalam bisnis keuangan di India.

Meski telah untung sebesar itu, Sujata belum menjual sahamnya. ”Saya
perkirakan Nifty akan mencapai 4.800 poin dalam dua atau tiga hari
perdagangan mendatang. Saya akan menjual saham saya saat itu,” paparnya
singkat. Insting itu dia miliki berdasarkan pengalamannya berkecimpung di
bursa saham sejak dua tahun terakhir.

Sujata mengakui, keahlian yang dimilikinya merupakan hikmah peristiwa pahit
yang menimpanya pada 9 Juni 2001. Saat itu mobilnya yang berangkat dari
Hyderabad, bertabrakan dengan sebuah truk ketika hendak pergi ke kuil Hindu,
Sai Baba, di Maharashtra. Meski kecelakan itu tak merenggut nyawanya namun
membuat mentalnya guncang.

Pasalnya, empat bulan pascakecelakaan, dokter dan physiotherapist memvonis
bahwa dia akan lumpuh sepanjang sisa umurnya. Sebagai seorang gadis berumur
21 tahun, vonis tersebut sangat memukul mentalnya. Sujata merasa sangat
depresi dan menganggap itu adalah akhir dari hidupnya.

Karena lumpuh total, Sujata menjadi sangat tergantung pada orang lain untuk
melakukan berbagai aktivitas. Padahal Sujata merupakan tipe perempuan
mandiri yang terbiasa melakukan segala aktivitasnya tanpa menggantungkan
diri pada orang lain.

Meski demikian, yang paling menyakitkan Sujata setelah kecelakaan itu bukan
vonis dokter tersebut, namun setelah itu dia ditinggalkan tunangannya.
Teman-teman Sujata juga meninggalkannya setelah tahu dia lumpuh.

“Setelah kecelakaan, tidak ada kehidupan yang tersisa untuk saya, tidak ada
teman, tidak ada orang lain, tidak ada yang mendukung,” ungkap Sujata
mengenang keadaan mengenaskan yang dialaminya.

Keadaan itu sangat kontras dengan kondisi sebelum kecelakaan dengan adanya
banyak teman. “Ketika Anda memiliki segalanya, setiap orang orang bersama
Anda. Tapi jika Anda kehilangan semuanya, tak seorang pun di sisimu,”
tuturnya. Kesengsaraannya semakin bertubi-tubi ketika ayahnya meninggal pada
Maret 2004.

Tapi meratapi kesengsaraan bukanlah karakter Sujata. Segera saja perempuan
itu pun mencari aktivitas produktif yang bisa dilakukannya secara mandiri.
Dalam keadaan lumpuh itulah pikirannya mencari berbagai peluang usaha.

“Karena saya secara fisik tergantung pada orang lain, saya mencoba peluang
yang dapat saya lakukan tanpa merepotkan orang lain,” papar Sujata di
apartemennya di selatan kota pusat industri teknologi tinggi di India,
Hyderabad.

Sebelum kecelakaan, Sujata telah memiliki sebuah toko kain dengan
mempekerjakan 10 karyawan. Toko itu didirikan setelah Sujata memiliki
pengalaman kerja dalam bisnis rancangan busana milik saudara perempuannya.
Setelah kecelakaan, toko kainnya dia tutup dan dananya dialihkan untuk
berbisnis di bursa saham.

Dalam keterbatasan kondisi fisik itulah Sujata semakin tertarik untuk
mendalami dengan serius bisnis di pasar saham. Dengan keyakinan penuh,
Sujata menginvestasikan dana hasil penjualan toko kainnya di Bursa Saham
Nasional India yang saat itu sedang meroket dengan rekor pertumbuhan
mencapai 46,7%.

Sujata mengaku mulai terjun di dunia pasar saham dari nol. Artinya, Sujata
sama sekali tidak memiliki latar belakang pendidikan dan pengetahuan tentang
saham atau investasi saat itu. Karena itulah Sujata mulai mempelajari segala
hal tentang investasi dan perdagangan saham pada 2004 atau tiga tahun
setelah kecelakaan.

“Saya tidak memiliki pengetahuan bisnis. Saya mulai mempelajari aturan dalam
pasar saham, membaca buku-buku keuangan dan majalah serta saluran televisi
bisnis,” ujar Sujata.

Sebagai seorang pembelajar yang cepat, Sujata mampu menguasai segala
pengetahuan itu dengan waktu sekitar satu tahun. Satu tahun setelah belajar
giat tentang pasar saham, pada 2005, Sujata telah berani terjun langsung
dalam perdagangan saham.

Sujata bekerja lima hari dalam sepekan, saat bursa saham dibuka. Saat jam
kerja itulah, Sujata duduk mengamati layar komputer memantau pergerakan
pasar di apartemennya. Dari ruangan sederhana itu pula dia membeli dan
menjual saham yang dinilainya memiliki “nilai bagus”.

“Saya mempelajari dengan cermat kekuatan dan kekuangan berbagai perusahaan
sebelum membeli saham mereka,” paparnya mengungkap rahasia keberhasilannya
berdagang di pasar saham.

Saham pertama yang dia beli pada 2005 adalah saham blue chip milik
perusahaan seperti Reliance Industries, Hero Honda, ACC dan IDBI. Pengalaman
pertama itu dianggapnya gagal karena Sujata tak mendapatkan keuntungan apa
pun dalam investasi pertama tersebut. “Saya belum tahu kapan harus menjual
dan membeli saham pada saat yang tepat. Pengalaman ini memicu saya untuk
memperbaiki keahlian di pasar saham,” ujarnya.

Lambat laun, sejumlah keuntungan pun dia hasilkan hingga kian ahli dalam
menganalisa pasar. Sujata memiliki sejumlah strategi sukses di pasar saham.
Antara lain, pertama, Sujata selalu mencermati seluruh informasi dan saran
dari berbagai saluran televisi bisnis, surat kabar, dan teman-teman yang
paham pasar saham.

Sujata tidak pernah menutup diri atas berbagai masukan atau nasehat tentang
perkembangan pasar saham. Toh, akhirnya dia sendiri yang akan memutuskan
membeli atau menjual saham pada saat yang dinilai tepat. Menurut Sujata,
saran itu penting untuk mempertimbangkan keputusan selanjutnya yang
diambilnya. Meski demikian Sujata mengingatkan, pemain saham harus
berhati-hati dan disiplin saat menerapkan sejumlah informasi dan saran
tersebut.

Kedua, Sujata menyarankan, jangan terlalu berani bertaruh dalam perdagangan
saham melebihi perkiraan yang masuk akal. Sujata menyarankan agar pemain
yang masih awam meminta ide investasi dan perdagangan dari tiga broker
sahamnya, Reliance Money, Indiabulls dan Kotak Securities.

Kunci sukses Sujata yang ketiga ialah fleksibilitas dalam perdagangan saham.
Ada kalanya Sujata mendapatkan keuntungan dalam satu hari namun kadangkala
dia harus menunggu waktu beberapa saat hingga mendapat keuntungan 7% hingga
8% saat sahamnya dijual kembali.

Aktivitasnya berdagang di bursa saham telah merubah hidupnya menjadi lebih
bergairah. Semangatnya untuk hidup tumbuh setelah selama dua tahun
pascakecelakaan selalu tergantung pada orang lain. “Kini saya memiliki
keyakinan bahwa saya dapat melakukan segalanya seperti orang lain yang
normal. Saya secara finansial telah mandiri,” ujarnya.
Sujata yakin pengalaman hidupnya telah menjadikannya sebagai seorang yang
lebih kuat dari sebelumnya. (x)

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
[email protected]
Sent: 04 Nopember 2011 19:32
To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [saham] Berburu Saham Super

 

  

Thanks infonya. Saya nyari2 siapa nama wanita india yg accident terus sukses
di dunia saham. 

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  _____  

From: [email protected] 

Sender: [email protected] 

Date: Fri, 4 Nov 2011 06:43:04 +0000

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: Re: Bls: [saham] Berburu Saham Super

 

  

Selain Lo kheng Hong juga masih ada figur2 yang lain seperti Burla sujata (
Mrs India stock exchange) dan chris gartner yg bisa d jadikan inspirasi buat
kita2 utk lebih menekuni dunia investasi :)

Uang hanya lah ide,bukan seberapa banyak uang yg anda miliki utk memulai
investasi :)

Salam cuan :)

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!

  _____  

From: "Adiputra" <[email protected]> 

Sender: [email protected] 

Date: Fri, 04 Nov 2011 06:39:44 -0000

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: Re: Bls: [saham] Berburu Saham Super

 

  

bantu jawab Good Corporate Governance (GCG).
Salam kenal jg dari newbie ^^

--- In [email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> , Kelvin
Panduartha <panduartha@...> wrote:
>
> Bang Ian.....sy masih newbe maksuk gcg apa Bang?
> 
> 
> 
> ________________________________
> Dari: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
> Kepada: [email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> 
> Dikirim: Jumat, 4 November 2011 13:25
> Judul: [saham] Berburu Saham Super
> 
> 
> Â  
> Artikel kisah sukses Lo Kheng Hong yg di forward ke milis ini
> tampaknya mendapat cukup banyak respon positif. Tampaknya banyak yang
> terinspirasi oleh kisah sukses Lo Kheng Hong, atau setidaknya berharap
> bisa mendapatkan keberuntungan di saham seperti yang dinikmati oleh Lo
> Kheng Hong.
> 
> Agar kita disini juga bisa turut mendapatkan kenikmatan di dunia
> saham, maka saya mengajak para sahabat saham semua sama2 mencari saham
> super yang bisa menghasilkan keuntungan signifikan seperti 200% dalam
> 2-3 tahun mendatang. Saham yang kira2 akan disukai tipe investor
> seperti Lo Kheng Hong.
> 
> Saham2 tersebut bisa saja memiliki kriteria satu atau lebih hal2 sbb:
> 1. PER nya rendah.
> 2. Selama lima tahun terakhir memiliki growth yg baik.
> 3. Manajemennya bagus, memiliki GCG.
> 4. Sektor industrinya juga menarik/bertumbuh.
> 5. Suka bagi dividend.
> 6. Ada rencana2 ekspansi.
> 7. dst (silakan ditambahkan).
> 
> Saya yakin, bila banyak orang tergerak untuk memberikan kontribusi
> sekecil apapun itu, pada akhirnya kita bisa menemukan saham super
> tersebut setelah dibahas ramai2 dari berbagai sisi. Karena saya yakin,
> disini banyak para sahabat yang memiliki kemampuan2 dan informasi2 yg
> mungkin pihak lain belum mengetahuinya. Karenanya, saya percaya
> peluang untuk menemukan saham super akan lebih besar dapat ditemukan
> ketika dikerjakan secara marathon bersama2.
> 
> Punya sahamnya duluan baru dibahas di milis ini ngga masalah.
> Mempromosikan saham yg dimiliki tidak tabu untuk dilakukan. Bagi saya
> itu jauh lebih baik karena setidaknya anda yakin saham itu bagus, dan
> anda telah investasikan uang anda ke saham tersebut.
> 
> Mumpung hari ini hari Jumat, weekend, kita semua akan memiliki waktu
> yg lebih longgar dan santai untuk mencoba berburu saham2 super. Dengan
> dipancing seperti ini, mudah2an akan banyak keluar informasi2 menarik
> seputar emiten yg mungkin selama ini kita beranggapan biasa saja
> informasi tersebut, tetapi ternyata bisa berharga dan bisa
> menghasilkan keuntungan, tentunya :)
> 
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>



<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke