http://www.traderji.com/general-trading-investing-chat/15322-indian-paraplegic-becomes-stock-market-winner.html
income plus minus 7000 USD, sekitar 60 juta, make sense lah 2011/11/4 ihsg <[email protected]> > ** > > > ** ** > Burla Sujata, Investor Saham Andal > India<http://masalicenter.wordpress.com/2008/07/28/burla-sujata-investor-saham-andal-india/> > **** > > *Juli 28, 2008***** > > Raup Keuntungan Rp700 Juta Per Bulan**** > > Sujata boleh tergolek lemah karena lumpuh. Namun di balik kondisi > fisiknya, dia menjadi salah satu pemain saham andal di India. Seperti apa > kisahnya?**** > > "SAYA seorang yang kuat. Namun setelah kecelakaan itu, saya menjadi lebih > kuat. Saya tidak pernah melihat ke belakang dan menangisi apa yang telah > terjadi," ungkap Burla Sujata.**** > > Kecelakaan memang mobil telah mengubah total hidup Burla Sujata. Lumpuh > akibat kecelakaan telah membuat gadis berumur 28 tahun itu memerlukan > bantuan dua orang untuk membantunya berpindah tempat. Namun Sujata menjadi > sosok yang ahli saat berdagang di pasar saham secara online di apartemennya. > **** > > Dengan komputer jinjing dan televisi di rumahnya, Sujata memantau > perkembangan pasar dan kini telah menjadi pemain pasar saham yang sangat > handal. Total perdagangan saham yang dilakukan mencapai USD493.785 (Rp4,5 > miliar) hingga USD740.582 (Rp6,8 miliar) per bulan. Pendapatan bersih per > bulannya mencapai 10% hingga 15% dari total perdagangan tersebut, atau > sekitar USD49.910 (Rp460 juta) hingga USD76.260 (Rp700 juta).**** > > Pada Rabu (19/9), saat Nifty atau Bursa Saham Nasional India mengalami > peningkatan 186 poin, Sujata menikmati keuntungan sebesar Rp138 juta dalam > satu hari perdagangan. Pencapaian itu merupakan prestasi menonjol di tengah > dominasi laki-laki dalam bisnis keuangan di India.**** > > Meski telah untung sebesar itu, Sujata belum menjual sahamnya. "Saya > perkirakan Nifty akan mencapai 4.800 poin dalam dua atau tiga hari > perdagangan mendatang. Saya akan menjual saham saya saat itu," paparnya > singkat. Insting itu dia miliki berdasarkan pengalamannya berkecimpung di > bursa saham sejak dua tahun terakhir.**** > > Sujata mengakui, keahlian yang dimilikinya merupakan hikmah peristiwa > pahit yang menimpanya pada 9 Juni 2001. Saat itu mobilnya yang berangkat > dari Hyderabad, bertabrakan dengan sebuah truk ketika hendak pergi ke kuil > Hindu, Sai Baba, di Maharashtra. Meski kecelakan itu tak merenggut nyawanya > namun membuat mentalnya guncang.**** > > Pasalnya, empat bulan pascakecelakaan, dokter dan physiotherapist memvonis > bahwa dia akan lumpuh sepanjang sisa umurnya. Sebagai seorang gadis berumur > 21 tahun, vonis tersebut sangat memukul mentalnya. Sujata merasa sangat > depresi dan menganggap itu adalah akhir dari hidupnya.**** > > Karena lumpuh total, Sujata menjadi sangat tergantung pada orang lain > untuk melakukan berbagai aktivitas. Padahal Sujata merupakan tipe perempuan > mandiri yang terbiasa melakukan segala aktivitasnya tanpa menggantungkan > diri pada orang lain.**** > > Meski demikian, yang paling menyakitkan Sujata setelah kecelakaan itu > bukan vonis dokter tersebut, namun setelah itu dia ditinggalkan > tunangannya. Teman-teman Sujata juga meninggalkannya setelah tahu dia > lumpuh.**** > > "Setelah kecelakaan, tidak ada kehidupan yang tersisa untuk saya, tidak > ada teman, tidak ada orang lain, tidak ada yang mendukung," ungkap Sujata > mengenang keadaan mengenaskan yang dialaminya.**** > > Keadaan itu sangat kontras dengan kondisi sebelum kecelakaan dengan adanya > banyak teman. "Ketika Anda memiliki segalanya, setiap orang orang bersama > Anda. Tapi jika Anda kehilangan semuanya, tak seorang pun di sisimu," > tuturnya. Kesengsaraannya semakin bertubi-tubi ketika ayahnya meninggal > pada Maret 2004.**** > > Tapi meratapi kesengsaraan bukanlah karakter Sujata. Segera saja perempuan > itu pun mencari aktivitas produktif yang bisa dilakukannya secara mandiri. > Dalam keadaan lumpuh itulah pikirannya mencari berbagai peluang usaha.**** > > "Karena saya secara fisik tergantung pada orang lain, saya mencoba peluang > yang dapat saya lakukan tanpa merepotkan orang lain," papar Sujata di > apartemennya di selatan kota pusat industri teknologi tinggi di India, > Hyderabad.**** > > Sebelum kecelakaan, Sujata telah memiliki sebuah toko kain dengan > mempekerjakan 10 karyawan. Toko itu didirikan setelah Sujata memiliki > pengalaman kerja dalam bisnis rancangan busana milik saudara perempuannya. > Setelah kecelakaan, toko kainnya dia tutup dan dananya dialihkan untuk > berbisnis di bursa saham.**** > > Dalam keterbatasan kondisi fisik itulah Sujata semakin tertarik untuk > mendalami dengan serius bisnis di pasar saham. Dengan keyakinan penuh, > Sujata menginvestasikan dana hasil penjualan toko kainnya di Bursa Saham > Nasional India yang saat itu sedang meroket dengan rekor pertumbuhan > mencapai 46,7%.**** > > Sujata mengaku mulai terjun di dunia pasar saham dari nol. Artinya, Sujata > sama sekali tidak memiliki latar belakang pendidikan dan pengetahuan > tentang saham atau investasi saat itu. Karena itulah Sujata mulai > mempelajari segala hal tentang investasi dan perdagangan saham pada 2004 > atau tiga tahun setelah kecelakaan.**** > > "Saya tidak memiliki pengetahuan bisnis. Saya mulai mempelajari aturan > dalam pasar saham, membaca buku-buku keuangan dan majalah serta saluran > televisi bisnis," ujar Sujata.**** > > Sebagai seorang pembelajar yang cepat, Sujata mampu menguasai segala > pengetahuan itu dengan waktu sekitar satu tahun. Satu tahun setelah belajar > giat tentang pasar saham, pada 2005, Sujata telah berani terjun langsung > dalam perdagangan saham.**** > > Sujata bekerja lima hari dalam sepekan, saat bursa saham dibuka. Saat jam > kerja itulah, Sujata duduk mengamati layar komputer memantau pergerakan > pasar di apartemennya. Dari ruangan sederhana itu pula dia membeli dan > menjual saham yang dinilainya memiliki "nilai bagus".**** > > "Saya mempelajari dengan cermat kekuatan dan kekuangan berbagai perusahaan > sebelum membeli saham mereka," paparnya mengungkap rahasia keberhasilannya > berdagang di pasar saham.**** > > Saham pertama yang dia beli pada 2005 adalah saham blue chip milik > perusahaan seperti Reliance Industries, Hero Honda, ACC dan IDBI. > Pengalaman pertama itu dianggapnya gagal karena Sujata tak mendapatkan > keuntungan apa pun dalam investasi pertama tersebut. "Saya belum tahu kapan > harus menjual dan membeli saham pada saat yang tepat. Pengalaman ini memicu > saya untuk memperbaiki keahlian di pasar saham," ujarnya.**** > > Lambat laun, sejumlah keuntungan pun dia hasilkan hingga kian ahli dalam > menganalisa pasar. Sujata memiliki sejumlah strategi sukses di pasar saham. > Antara lain, pertama, Sujata selalu mencermati seluruh informasi dan saran > dari berbagai saluran televisi bisnis, surat kabar, dan teman-teman yang > paham pasar saham.**** > > Sujata tidak pernah menutup diri atas berbagai masukan atau nasehat > tentang perkembangan pasar saham. Toh, akhirnya dia sendiri yang akan > memutuskan membeli atau menjual saham pada saat yang dinilai tepat. Menurut > Sujata, saran itu penting untuk mempertimbangkan keputusan selanjutnya yang > diambilnya. Meski demikian Sujata mengingatkan, pemain saham harus > berhati-hati dan disiplin saat menerapkan sejumlah informasi dan saran > tersebut.**** > > Kedua, Sujata menyarankan, jangan terlalu berani bertaruh dalam > perdagangan saham melebihi perkiraan yang masuk akal. Sujata menyarankan > agar pemain yang masih awam meminta ide investasi dan perdagangan dari tiga > broker sahamnya, Reliance Money, Indiabulls dan Kotak Securities.**** > > Kunci sukses Sujata yang ketiga ialah fleksibilitas dalam perdagangan > saham. Ada kalanya Sujata mendapatkan keuntungan dalam satu hari namun > kadangkala dia harus menunggu waktu beberapa saat hingga mendapat > keuntungan 7% hingga 8% saat sahamnya dijual kembali.**** > > Aktivitasnya berdagang di bursa saham telah merubah hidupnya menjadi lebih > bergairah. Semangatnya untuk hidup tumbuh setelah selama dua tahun > pascakecelakaan selalu tergantung pada orang lain. "Kini saya memiliki > keyakinan bahwa saya dapat melakukan segalanya seperti orang lain yang > normal. Saya secara finansial telah mandiri," ujarnya. > Sujata yakin pengalaman hidupnya telah menjadikannya sebagai seorang yang > lebih kuat dari sebelumnya. (x)**** > > ** ** > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf > Of *[email protected] > *Sent:* 04 Nopember 2011 19:32 > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: Bls: [saham] Berburu Saham Super**** > > ** ** > > **** > > Thanks infonya. Saya nyari2 siapa nama wanita india yg accident terus > sukses di dunia saham. **** > > Sent from my BlackBerryŽ > powered by Sinyal Kuat INDOSAT**** > ------------------------------ > > *From: *[email protected] **** > > *Sender: *[email protected] **** > > *Date: *Fri, 4 Nov 2011 06:43:04 +0000**** > > *To: *<[email protected]>**** > > *ReplyTo: *[email protected] **** > > *Subject: *Re: Bls: [saham] Berburu Saham Super**** > > ** ** > > **** > > Selain Lo kheng Hong juga masih ada figur2 yang lain seperti Burla sujata > ( Mrs India stock exchange) dan chris gartner yg bisa d jadikan inspirasi > buat kita2 utk lebih menekuni dunia investasi :) > > Uang hanya lah ide,bukan seberapa banyak uang yg anda miliki utk memulai > investasi :) > > Salam cuan :)**** > > Sent from my BlackBerryŽ smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...!**** > ------------------------------ > > *From: *"Adiputra" <[email protected]> **** > > *Sender: *[email protected] **** > > *Date: *Fri, 04 Nov 2011 06:39:44 -0000**** > > *To: *<[email protected]>**** > > *ReplyTo: *[email protected] **** > > *Subject: *Re: Bls: [saham] Berburu Saham Super**** > > ** ** > > **** > > bantu jawab Good Corporate Governance (GCG). > Salam kenal jg dari newbie ^^ > > --- In [email protected], Kelvin Panduartha <panduartha@...> wrote: > > > > Bang Ian.....sy masih newbe maksuk gcg apa Bang? > > > > > > > > ________________________________ > > Dari: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...> > > Kepada: [email protected] > > Dikirim: Jumat, 4 November 2011 13:25 > > Judul: [saham] Berburu Saham Super > > > > > > Â > > Artikel kisah sukses Lo Kheng Hong yg di forward ke milis ini > > tampaknya mendapat cukup banyak respon positif. Tampaknya banyak yang > > terinspirasi oleh kisah sukses Lo Kheng Hong, atau setidaknya berharap > > bisa mendapatkan keberuntungan di saham seperti yang dinikmati oleh Lo > > Kheng Hong. > > > > Agar kita disini juga bisa turut mendapatkan kenikmatan di dunia > > saham, maka saya mengajak para sahabat saham semua sama2 mencari saham > > super yang bisa menghasilkan keuntungan signifikan seperti 200% dalam > > 2-3 tahun mendatang. Saham yang kira2 akan disukai tipe investor > > seperti Lo Kheng Hong. > > > > Saham2 tersebut bisa saja memiliki kriteria satu atau lebih hal2 sbb: > > 1. PER nya rendah. > > 2. Selama lima tahun terakhir memiliki growth yg baik. > > 3. Manajemennya bagus, memiliki GCG. > > 4. Sektor industrinya juga menarik/bertumbuh. > > 5. Suka bagi dividend. > > 6. Ada rencana2 ekspansi. > > 7. dst (silakan ditambahkan). > > > > Saya yakin, bila banyak orang tergerak untuk memberikan kontribusi > > sekecil apapun itu, pada akhirnya kita bisa menemukan saham super > > tersebut setelah dibahas ramai2 dari berbagai sisi. Karena saya yakin, > > disini banyak para sahabat yang memiliki kemampuan2 dan informasi2 yg > > mungkin pihak lain belum mengetahuinya. Karenanya, saya percaya > > peluang untuk menemukan saham super akan lebih besar dapat ditemukan > > ketika dikerjakan secara marathon bersama2. > > > > Punya sahamnya duluan baru dibahas di milis ini ngga masalah. > > Mempromosikan saham yg dimiliki tidak tabu untuk dilakukan. Bagi saya > > itu jauh lebih baik karena setidaknya anda yakin saham itu bagus, dan > > anda telah investasikan uang anda ke saham tersebut. > > > > Mumpung hari ini hari Jumat, weekend, kita semua akan memiliki waktu > > yg lebih longgar dan santai untuk mencoba berburu saham2 super. Dengan > > dipancing seperti ini, mudah2an akan banyak keluar informasi2 menarik > > seputar emiten yg mungkin selama ini kita beranggapan biasa saja > > informasi tersebut, tetapi ternyata bisa berharga dan bisa > > menghasilkan keuntungan, tentunya :) > > > > jabat erat, > > Irwan Ariston Napitupulu > >**** > > **** > > >
