hrgnya nya dibatas paling bawah neh....mungkin krg bgs kah? 2011/11/8 Dewi Kamaratih <[email protected]>
> ** > > > PT Atlas Resources, perusahaan tambang Batubara akan melepas saham ke > publik dengan melakukan penawaran saham perdana (Initial Public > Offering/IPO) sebanyak 783,333 ribu saham di Bursa Efek Indonesia. Jumlah > saham tersebut mewakili sebanyak-banyaknya 25 persen dengan nilai nominal > Rp 200 per lembar saham. Dengan kisaran harga IPO Rp 1.500-Rp 1.900 per > lembar saham, PT Atlas Resources diperkirakan meraih dana sebesar Rp 1,17 > triliun-Rp 1,48 triliun. > > Dana hasil IPO tersebut, akan digunakan perseroan sebanyak 40 persen untuk > membiayai belanja modal berkaitan dengan infrastruktur fasilitas penunjang > wilayah IUP (Izin Usaha Pertambangan) di Hub Muba yang terletak di Sumatera > Selatan, antara lain pada pembebasan lahan dan/atau hak penggunaan jalan, > biaya pembukaan lahan, dan pembangunan infrastruktur. > > Direktur Komersial PT Atlas Resources, Aulia Setiadi mengatakan pada Jumat > (7/10) bahwa dana belanja modal akan berasal dari penawaran saham perdana, > cash flow, dan pinjaman bank. Saat ini, perseroan baru mengoperasikan tiga > wilayah izin usaha pertambangan (IUP) yang pada 3 hub telah berproduksi dan > satu hub baru (Muba). Target produksi perseroan mencapai 2,5 juta ton > hingga akhir tahun 2011. Sebelumnya perseroan telah menjual batu bara ke > Korea Selatan sebesar 53,6 persen, Jepang sebesar 24,1 persen, dan India > 10,5 persen. Hingga Juni 2011, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp > 401,5 miliar. > > Selain belanja modal, sekitar USD 25 juta akan digunakan untuk membayar > biaya kompensasi atas restrukturisasi kontrak pemasokan batubara selama > umum tambang kepada Noble menjadi kontrak pemasaran dan penjualan baru > untuk beberapa produk batubara perseroan. Sekitar 27,5 persen untuk > akuisisi wilayah IUP tambahan, serta sisanya untuk membiayai modal kerja. > > Saham IPO akan ditawarkan kepada investor internasional jangka panjang, > hedge fund dan wealth management. Perseroan melakukan penawaran saham > perdana ke Hongkong, Singapura, New York, dan Boston. > > PT Atlas Resources memiliki 18 anak perusahaan, dengan 9 mengantongi IUP > Lisensi produksi, 3 IUP lisensi eksplorasi di Kalimantan Timur dan Sumatera > Selatan serta 2 otorisasi pertambangan di Papua yang masih dalam proses > konversi ke IUP. > > Sejak didirikan, PT Atlas Resources dan anak perusahaan telah memperluas > portofolio batubaranya dari tiga menjadi empat tempat dengan luas mencapai > 185.000 hektar (ha) yang terdapat di seluruh Indonesia. > > Menurut laporan JORC, IUP yang dimiliki perseroan terdapat di daerah Berau > Bara Energi, Diva Kencana Borneo, Gorby Putra Utama, Gorby Energy, dan > Banyan Koalindo Lestasi dengan mengantongi cadangan batubara sebanyak 83,5 > juta ton dengan sumber daya batubaranya mencapai 330,7 ton. Sementara, > target kapasitas produksi 2,38 juta ton. > > Posisi akhir April 2011, perseroan mampu memproduksi batubara sebanyak > 427.976 MT dengan volume penjualannya 508.232 serta harga rata-rata > penjualan USD 66. > > Area konsesi Atlas di Berau Bara, Diva Kencana dan Hanson Energi > Martapura, serta Muba Region mulai berproduksi pada kuartal IV-2011 > sebanyak 2,75 juta ton dan setelah infrastrukturnya berjalan pada 2013 akan > menghasilkan 5,1 juta ton per tahun. > > Daerah IUP lainnya dalam tahap eksplorasi atau tahap pengembangan sehingga > dibutuhkan tim manajemen yang kuat untuk mengembangkannya. Saat ini, harga > batubara internasional telah naik 27,8 persen dibandingkan periode tahun > lalu atau rata-rata lebih tinggi 23,9 persen. Sedangkan harga jual > rata-ratanya pun mengalami peningkatan 36,3 persen dari harga puncaknya 4 > Juli lalu di level USD 192,50. Atlas sangat terkorelasi dengan pasokan > harga batubara internasional. > > Bloomberg mencatat konsensus batubara di level USD 105 dan angka tersebut > telah mengalami penurunan, kemudian naik kembali ke level USD 140 pada > tahun depan. Secara histori, perseroan menjual batubaranya dengan harga > diskon 44,3-63,6 persen. Jika menerapkan diskon harga dengan konsensus > Bloomberg, maka harga jual batubara yang dihasilkan oleh Atlas berkisar USD > 48,30-USD 51 dalam kondisi bearish, sedangkan bullish berada di USD > 58,5-USD 78. > > Bukan hanya terkorelasi dengan harga batubara, perseroan juga dihadapkan > dengan kenaikan biaya logistik sebab salah satu konsesinya terletak di > pulau Sumatera. Hal ini disebabkan tidak ada infrastruktur yang memadai > untuk mengangkut hasil produksi batubara sehingga harga yang dikeluarkan > relatif mahal. > > Di lain sisi, perseroan juga diuntungkan dengan permintaan dari India dan > China guna mendukung ekspansi pabrik mereka yang tengah agresif. Bila > kondisi ekonomi melambat, maka pemasok lainnya pun harus menggenjot > produksinya untuk mengimbangi harga batubara. > > Berdasarkan laba semester I-2011 sekitar Rp 92 miliar dibandingkan dengan > harga penawaran saham perdana berkisar Rp 1-500-1.900, maka menghasilkan PE > 51-64 kali. Asumsi, perseroan dapat mengalami pertumbuhan laba sekitar 500 > persen menjadi Rp 552 miliar pada 2012 dan diharapkan PE 2012 berkisar 9-11 > kali. Demikian komentar analis Linda Lauwira tentang prospek IPO PT Atlas > Resources. > > Penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) yang telah di tunjuk oleh > manajemen PT Atlas Resources, adalah PT Indo Premier Securities dan PT UBS > Securities Indonesia. > > Menurut Managing Director PT Indo Premier Securities, Moleonoto The, pada > Jumat (7/10) bila terjadi kelebihan permintaan, perseroan dapat melakukan > green shoe sampai sebanyak-banyaknya 117.500.000 saham lama atau setara 15 > persen. Opsi green shoe terbuka, green shoe merupakan satu instrumen yang > bisa dipergunakan untuk mendukung pelaksanaan harga. Stabilisasi sesuai > peraturan 30 hari setelah saham dicatatkan di bursa. Kita akan mencoba > mencari anchor investor. > > Jadwal pelaksanaan IPO PT Atlas Resources adalah, masa penawaran umum 31 > Oktober-2 November 2011, penjatahan 4 November 2011, distribusi saham > secara elektronik pada 7 November 2011, dan pencatatan saham pada 8 > November 2011. > > > http://www.financeindonesia.org/content.php?497-Rencana-IPO-Atlas-Resources-Lepas-25-Persen-Saham-Raih-Rp-1-48-Triliun > > >
