CPO itu, 5 tahun baru mulai masa produksi, dama produksi optimal kalau gak salah setelah 10 tahun jadi gak mudah untuk menaikan produksi CPO ======================================= bei5000.com
________________________________ From: anrusing data <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Tuesday, November 15, 2011 1:33 AM Subject: [saham] Re: [DOLGADO] TREND TAHUN DEPAN : CPO Ndaklah bos, ada banyak penambahan sawit baru. Pembukaan lahan ga bisa serentak Utk cpo, masih termurah dibanding kedelai dan bunga matahari. Isu perusakan linkungan krn sawit, ada ygbilang, sengaja diciptakan agar minyak kedelai dr luar tetap laku On Tuesday, 15 November 2011, tongnyangkong <[email protected]> wrote: > > > ini bukan sentimen lo yah, kebetulan lagi banyak kerjaan lembur ngurusin > riset ala investor jadul. > > CPO itu udah habis masa tren nya, demand CPO telah ada sejak 2005-2007 dan > puncaknya awal 2008, selama periode tersebut seluruh perusahaan perkebunan > ekspansi besar-besaran ke kelapa sawit. Umur kelapa sawit menghasilkan adalah > dimulai dari 4 tahun keatas, jika diukur dari 2005 + 4 + 1 = 2010, angka 1 > perkiraan penyiapan lahan dari mulai alang-alang sampai dengan penanaman > bibit, sehingga dari mulai 2010 dan seterusnya akan banyak supply baru buat > CPO yang berasal dari kebun ekspansi sejak tahun 2005. Angka supply akan > kelihatan signifikan pada 2012-2013 nanti, berbagai rilis data dari > kementrian yang mengurusi perkebunan sawit di Malaysia saja tidak berani > memperkirakan akan adanya lonjakan harga mengingat tingginya supply yang > bakal terjadi apalagi derivatif dari CPO terus bergerilya bersaing dgn CPO > spt bunga matahari dan kedelai. > > Issue global warming belum cukup kuat menggagalkan panen sawit apalagi areal > baru perkebunan sawit dari Afrika dan Amerika Latin pada tahun-tahun > mendatang menjadi supplier baru minyak sawit. > > Tentang AALi sudahkah memperhitungkan areal kebun sawit AALI yang dibeli oleh > ADRO ? > > --- In [email protected], Hendrik Limbono <hendrik_lwww@...> wrote: >> >> selengkapnya : >> http://bei5000.com/?p=601 >> >> >> Sangat penting untuk memperhatikan TREND sektoral yang akan berkembang di >> bursa efek, karena dengan mengetahui trend sektoral yang sedang atau akan >> berkembang, kita bisa memperediki saham apa yang akan naik dengan tinggi. >> >> Dalam 3 tahun terakhir ini trend yang berkembang adalah otomotif, ditandai >> dengan pertumbuhan penjualan mobil yang FANTASTIS. dari tahun ke tahun. >> Walau dikatakan tahun depan bakal bertumbuh hanya 5% , namun kok saya >> optimis ya bakalan bertumbuh lebih dari 20% kalau tidak ada kejadian spesial >> seperti tsunami jepang dan banjir thailand. >> >> Dan sesuai dengan kondisi alam indonesia sepertinya industri otomotif masih >> bisa bertumbuh di tahun depan apalagi suku bunga sudah turun 0,75 % dalan >> beberapa bulan terakhir, dari 6,75% menjadi 6%, dan hal ini akan ikut >> menyumbang kenaikan penjualan kendaraan bermotor karena suku bunga >> yang ditawarkan bisa makin murah, dan tentu sepertinya likuiditas akan makin >> meningkat. apalagi peosentase penjualan mobil di indonesia masih sangat >> rendah, per tahun mobil di Indonesia saat ini (diprediksi 900 ribu mobil >> terjual),. >> >> HANYA 0,4% dari jumlah penduduk (220 juta jiwa). Bandingkan dengan China >> yang mendapai 1% dari jumlah penduduk dan amrik yang mencapai 2% dari jumlah >> penduduk. Maka potensi penjualan mobil di Indonesia masih sangat >> tinggi. Jadi buat sektor otomotif walau akan tersenda namun masih bisa >> bertumbuh dengan baik. Namun ada sektor lain yang saya lihat bisa berkembang >> JAUH LEBIH PESAT daripada otomotif. >> >> antara lain : BANKING dan CPO >> kita bahas mulai dari Banking saja ya : >> Banking ini, sangat dipengaruhi oleh yang namanya SUKU BUNGA BI RATE dan >> INFLASI. Makin rendah suku bunga SBI, maka margin bank akan makin tinggi, >> dan saat ini suku bunga BI RATE sudah mencapai rekor TERENDAH SEPANJANG >> SEJARAH (6%), dan mengingat saat ini inflasi juga masih di bawah 5%,maka >> tidak menutup kemungkinan suku bunga akan terus diturunkan hingga 5%. Dan >> benernya hal ini bagus agar rupiah tidak terlalu kuat sehingga menghambat >> export. >> >> Contoh BBRI, menurut simulasi saya. setiap penurunan suku bunga 25 basis >> point atau 0,25% maka BBRI berpotensi memperoleh tambahan laba sebesar 750 >> Miliar rupiah (0,25% x Asset BBRI sebesar 300 Trilliun). Kecuali jika tiba - >> tiba bank - bank menurunkan suku bunga kredit secara berjamaan, yang saat >> ini masih belum terjadi. >> >> nah masuk ke INTI Tulisan ini... >> menurut saya, sektr yang akan PALING BERKEMBANG adalah Sektor KOMODITAS, >> dan TERUTAMA CPO dilihat dari segi komoditas, harga komodtas saat ini >> terholong cukup tinggi (oil mencapai $98 per barrel) sementara harga CPO >> sendiri di tahun ini sudah bikin NEW high di awal tahun, walau terus turun , >> namun dalam beberapa hari terakhir ini naik dan sudah di atas MA 50 yang >> merupakan pertandah CPO memasuki masa Bullish. Dengan di Indonesia lagi >> musim hujan dan juga usia tanaman sawit yang mulai tua, akan membuat >> produksi CPO makin seret sehingga SANGAT BEPROTENSI menaikan harga jual CPO >> dan meningkatkan laba perusahaan CPO. >> >> kita lihat contoh AALI : silahkan lhat >> http://bei5000.com/chart/index.php?kode=aali >> >> >> disana terlihat bahwa laba AALI di Q3 2011 sudah hampir menyamai keseluruhan >> laba di Q4 2010 bahkan kalau di proyeksikan ke FY2011 sudah bisa hampir >> menyamai laba Q4 2008 saat harga CPO mencapai puncaknya ( yang akhirnya >> puncaknya dikalahkan di awal tahun 2011) Silahkan lihat grafik harga cpo di >> bawah ini :atau di link berikut ini : >> http://www.palmoilhq.com/palm-oil-prices/ >> >> CPO >> terllihat kalau CPO saat ini sudah mencapai 5 Month High, dan juga cenderung >> ada pembalikan arah ke atas. maka sangat mungkin harga CPO bisa bikin new >> high lagi, apalagi dengan harga minyak dunia yang makin meningkat. Serta >> yang paling penting, ada 7 Miliar penduduk dunia yang sebagian besar >> memerlukan CPO untuk memasak, akan memastikam bahwa kebutuhan akan CPO >> terjamin. >> >> >> ======================================= >> bei5000.com >> > >
