Tambahan saja Bro.
Krisis 2008 kemarin juga akibat Rating Agencies yang bermain mata:
http://en.wikipedia.org/wiki/Credit_rating_agencies_and_the_subprime_crisis

<http://en.wikipedia.org/wiki/Credit_rating_agencies_and_the_subprime_crisis>Nah
sekarang percayakah kita terhadap lembaga  tersebut?

2011/11/22 tongnyangkong <[email protected]>

> **
>
>
> Kalau saya sih, pasti akan saya turunkan. Tidak peduli siapapun mereka,
> cuma menjadi pertanyaan ? Masih objektifkah lembaga rating tersebut ? Saya
> katakan TIDAK ! Mungkin saja posisi mereka diancam bila menurunkan rating
> negara maju. Sungguh Ironi dan menyesatkan, rating harus diturunkan mengapa
> dipaksakan. Malahan jika dipaksakan akan membuat masa depan mereka sendiri
> lebih sulit dikemudian hari, lebih baik fairness saat ini, saat dimana
> semua juga tidak terlalu baik khususnya sesama negara maju. Jarak
> kesejahteraan masyarakat negara maju dengan berkembang sudah terlampau
> jauh, coba bandingkan saja pendapatan per kapita masyarakat emerging
> market, katakanlah RRC yg katanya ekonomi sedang booming dan kaya, rata2
> mereka tidak lebih dari USD7000 per kapita, bandingkan dengan rata2 zona
> Euro (
> http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_GDP_%28PPP%29_per_capita
> )
>
> 4 kali lipat lebih, padahal kebutuhan pokok masyarakat hampir sama, mereka
> sama2 membutuhkan gandum, beras, daging, perumahan dan seterusnya.
>
> Harga gandum di negara maju spt Eropa berapa per kg ? USA berapa ?
> bandingkan dengan RRC dan Indonesia ? Jaraknya hampir sama, yang membuat
> kelihatan berbeda hanya kwalitas seperti harga beras di Jepang yang bisa
> mencapai Rp50 ribu per kg, keliahatan woow tetapi dilihat lebih detil
> ternyata kwalitas berbeda jauh.
>
> Menurut saya inilah kesempatan bagi negara maju dan USA untuk menurunkan
> ekonomi mereka, dan inipun akan baik bagi mereka ke depan. Meski tidak bisa
> dipungkiri pasti ada gejolak ketika hal tersebut terjadi. Mohon koreksi
> bila pemikiran saya salah.
>
> --- In [email protected], bayukusumawardhana@... wrote:
> >
> > Klo ente jd lembaga pemeringkat utang apa berani turunin peringkatnya
> US? Macem2 bs gulung tikar wkwkwkwk :p
> >
> >
> >
> >
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "tongnyangkong" <tongnyangkong@...>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Tue, 22 Nov 2011 04:20:26
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [saham] Lembaga Rating ternyata DISKRIMINATIF juga
> >
> > http://finance.yahoo.com/news/p-says-no-cut-planned-232038389.html
> >
> > S&P says no cut planned in US credit rating
> > S&P says it will not cut US credit rating based on failure of
> supercommittee to reach deal
> > APBy Martin Crutsinger, AP Economics Writer | AP
> >
> > -------------------------------
> >
> > Kalau yang terjadi pada negara berkembang dan emerging market mungkin
> buru-buru mereka downgrade dan hujat, teringat krisis 1997 melanda Asia dan
> Indonesia. Betapa menyedihkan negri dan Asia diinjak-injak harga dirinya
> oleh mereka, sudah jatuh malah tertimpa tangga, bukannya ditolong malah
> "dihujat dan dicaci maki" dengan "1001 macam keburukan dan kebusukan".
> >
>
>  
>

Kirim email ke