jadi ADMG ini bagus atau enggak bos prospeknya skr? berbelit-belit amat wkwkwkwkwkwk
--- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > Menarik juga melhat seliweran obrolan satu dua prospek saham non-big-caps. > Anehnya, termasuk mereka yang menghadiri 'public expose' ADMG hari ini, > tidak ada yang bertanya, apakah benar GJTL akan membatalkan > divestasi/pelepasan holding mereka di ADMG, dan sebaliknya menyesuaikan > rencana yang di-publish kepada publik untuk 'buy back' GJTL menjadi > 'increase' holding di ADMG? > > Sayang tidak ada yang mengklarifikasi informasi yang sedang beredar > tersebut, yang mungkin menjelaskan 'pull-back' ADMG beberapa bulan > terakhir. Buy low, and sell high berlaku untuk mereka juga, bukan? > > '+' > 2011/12/15 Tien S <tiens.s40@...> > > > ** > > > > > > ADMG / MAPI masuk emiten kimia/ritel, akan mainkah? > > > > tiens > > 2011/12/15 positif01 <positif01@...> > > > >> ** > >> > >> > >> Berikut 'sneak preview' (Attachment 1) blog. Salinan teks lengkap ada di > >> bawah 'sneak preview'. > >> Jadwal rilis harian 'regular updates' dan informasi lainnya sebelum blog > >> 'fully published' akan disertakan pada 'flash update' twitter setelah > >> Oktober. 'Flash update tweet' akan lebih awal daripada pemuatan pada milis, > >> Indikasi waktu rilis 'flash update tweet' sebagai berikut: > >> - World Daily Important Notes (08:00 AM BBWI) > >> - US/Indo Markets Update (08:30 AM BBWI) > >> - Indo Daily Foreign Distribution List (09:00 AM BBWI - rilis ketika > >> 'market status' untuk Indonesia yang muncul pada US/Indo Markets Update: > >> "Confirmed Uptrend") > >> > >> Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > >> > >> *Attachment 1*: 'sneak preview' > >> > >> [image: US-Indo Daily Markets Update (14des2011).gif] > >> > >> *US Market* > >> > >> Saham-saham kembali melanjutkan pelemahan yang memasuki hari ketiga > >> disertai kenaikan volume perdagangan selama dua hari berturut-turut. Indeks > >> Nasdaq turun 1,5%, sementara DJIA dan S&P 500 masing-masing turun 1,1%. > >> Volume perdagangan naik tipis di Nasdaq dan turun tipis di NYSE. > >> [image: > >> Picture]<http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/5177126_orig.gif> > >> DJIA yang telah 'outperform' Nasdaq dan komposit NYSE tahun ini, juga > >> tidak terlepas dari tekanan untuk turun. Hanya enam dari 30 saham > >> konstituen DJIA yang naik. > >> > >> Harga kontrak berjangka emas anjlok 5%. Tembaga yang dikenal luas sebagai > >> indikator penjaga gawang pertumbuhan ekonomi juga ambruk 5%. Euro juga > >> melanjutkan pelemahan ke level terendah 11-bulan sebelum stabil dan > >> mengakhiri sesi perdagangan dengan -0,4% pada level $1,298. > >> > >> Namun demikian, pelemahan selama minggu kedua Desember ini yang sudah > >> mencapai 3% membawa sejumlah fenomena 'broad market' yang menarik. Meski > >> sejumlah berita sudah dalam status konfirmasi, bukan lagi antisipasi, > >> seperti sejumlah 'downgrading' dan sinyal resesi, pasar saham tampak > >> seperti tidak bergairah lagi untuk mencetak penurunan fenomenal dengan > >> persentase signifikan 4-5%. S&P 500 mencatat rekor terendah tahun ini di > >> level 1.099 pada 03 Oktober lalu dengan VIX atau indeks kekhawatiran > >> investor berada pada level 45,45 dan Euro spot $1,3176. Bandingkan saat ini > >> S&P 500 masih pada level 1.211 dengan VIX penutupan Rabu 26.04 yang hanya > >> naik 2,48% kemarin, dan Euro $1,29. > >> > >> Pasar tampak mengindikasikan gejala kelelahan jual yang sudah > >> terantisipasi sejak Agustus. Minimnya dorongan dan gerakan 'downslide' yang > >> dalam mendorong sejumlah analis mengeluarkan sinyal 'bottoming' pasar > >> global. Pelemahan komoditas dipandang sejalan dengan gambaran 'monetary > >> easing' yang sudah mulai dilakukan secara masal oleh otoritas moneter > >> global. > >> > >> *Indonesia Market* > >> > >> Saham-saham Indonesia bergerak sejalan dengan mayoritas kawasan Asia > >> Tenggara dan kembali melanjutkan pelemahan dengan IHSG ditutup melemah > >> 0,31%. Meskipun pelemahan fraksional, volume meningkat dari perdagangan > >> Selasa. > >> ------------------------------ > >> [image: > >> Picture]<http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/9832177_orig.gif> > >> Komentar Bank Sentral AS Selasa malam yang mengingatkan tentang korelasi > >> resiko AS atas kisruh di Eropa telah dijadikan acuan bagi pelaku pasar > >> regional untuk mengurangi posisi pada aset beresiko, khususnya ekuitas > >> berkapitalisasi besar. Meski IHSG melemah 0,3% dan mencapai level terendah > >> selama 2-minggu, penjualan bersih asing di pasar reguler kemarin hanya Rp16 > >> miliar, di bawah rata-rata harian transaksi bersih asing di pasar reguler. > >> > >> Pelemahan saham-saham berkapitalisasi besar seperti ASII -3% yang > >> tercatat sebagai saham dengan 'market cap' terbesar, tidak mampu mendorong > >> IHSG turun signfikan. Kondisi ini yang masih disertai relatif rendahnya > >> acuan 'yield' ON 10-tahun di level 6,2% mengindikasikan potensi proyeksi > >> pelaku pasar atas 'bottoming' sentimen negatif global. > >> > >> Namun demikian, dengan distribusi saham-saham Indonesia memasuki hari > >> ketiga disertai dengan 'outlook' short-term global pada minggu kedua, > >> status pasar saham Indonesia terhitung penutupan perdagangan 14 Desember > >> kemarin disesuaikan menjadi "Uptrend under Pressure". > >> > >> Pada perdagangan jelang akhir pekan ini, dinamika positif saham-saham > >> Indonesia masih akan ditopang oleh pergerakan positif saham-saham > >> berkapitalisasi kecil/menengah. Memanfaatkan kondisi situasional pelemahan > >> minyak bumi, setidaknya 'short-term' sejumlah emiten 'small-cap' industri > >> kimia/tekstil dan 'retailer' berpotensi memanfaatkan momentum untuk > >> melanjutkan 'uptrend' atau reli keluar dari mid-term 'downtrend'. > >> > >> Adapun momentum keluarnya Undang-Undang Pengadaan Tanah untuk Pembangunan > >> sudah disikapi berlebihan di luar proporsi. Penguatan fenomenal emiten > >> konstruksi BUMN akan berhadapan dengan fakta riil implementasi regulasi > >> yang memakan waktu. Sementara itu, kenaikan hingga 25-50% dalam 2 hari > >> jelas tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan EPS emiten terkait dalam > >> hitungan tahunan yang hanya di bawah 10%. Pasar akan bertindak > >> 'counter-intuitive' dengan melepas saham-saham terkait 'on news' dan > >> mendorong pergerakan harga kembali fenomenal kali ini dengan penurunan. > >> > >> '+' > >> -- > >> Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > >> > >> > > > > > > > > -- > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
