Semisal ada seseorang melempar koin Rp. 1000 sebanyak 10 kali, dan anda
diminta menebak, apakah yang muncul angka (A) atau gambar (G). Bagaimana
anda menebak? Apakah AGAGAGAGAG? GAGAGAGAGA? AAAAAGGGGG? GGGGGAAAAA?

Bagaimana tebakan yang paling optimal?

Dalam menebak lemparan koin, pada koin yang ideal, dalam artian tidak berat
di satu sisi, kemungkinan muncul gambar adalah sama dengan muncul angka,
yaitu 50%. Namun, kemungkinan anda menebak angka maupun gambar juga sama,
50%, sehingga, kemungkinan anda menebak suatu sisi dan kemudian hasilnya
benar adalah 25%, dengan rincian sebagai berikut:



Anda menebak angka dan keluar angka, 25%

Anda menebak angka dan keluar gambar, 25%

Anda menebak gambar dan keluar angka, 25%

Anda menebak gambar dan keluar gambar, 25%



Bagaimana cara memperoleh hasil yang optimal? Selalu menebak 1 sisi saja,
semisal angka, sehingga kemungkinan anda menebak menjadi 100%. Dengan
demikian, kemungkinan anda benar menjadi 50%, sebagai berikut:



Anda menebak angka dan keluar angka, 50%

Anda menebak angka dan keluar gambar, 50%

Namun kecenderungan orang adalah menebak mengikuti probabilitas
kemunculannya, sehingga tidak memperoleh hasil yang optimal. Hal ini
dinamakan Probability Matching, dan merupakan salah satu bias yang
diungkapkan dalam Behavioral Finance.



Kaitannya dengan saham, semisal dari pengalaman sebelumnya, seorang
investor belajar, bahwa kecenderungan keberhasilan TA adalah 50% dan FA
50%. Maka, dikarenakan bias probability matching, investor tersebut dalam
strateginya akan setengah TA dan setengah FA. Dengan strategi seperti
ini, *dalam
kondisi kemungkinan TA dan FA berhasil sama besarnya*, maka probababilitas
kesuksesan strategi investor tersebut hanyalah 25%. *Dalam kondisi tersebut*,
strategi yang optimal adalah selalu menggunakan TA atau selalu menggunakan
FA :)


Salam,

BK. Wibowo

Kirim email ke