Ini hanya ilustrasi semata, untuk share mengenai konsep probability
matching. Di dalam teori probabilita, terdapat konsep mutual dependence
juga. Ilustrasinya, semisal kemungkinan keberhasilan TA dan FA sama-sama
60%, sehingga terdapat 20% kemungkinan TA dan FA sama-sama berhasil. Maka
dengan bias probability matching, kemungkinan jalur yang diambil investor
adalah 60% TA dan 40% FA atau 60% FA dan 40% TA :)

Salam,
BK. Wibowo

Pada 25 Januari 2012 09:26, PanDew <[email protected]> menulis:

> **
>
>
> angka selalu berlawanan dengan gambar.... namun apakah TA selalu
> berlawanan dengan FA? :)
>
>
>
> 2012/1/25 BK Wibowo <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> Semisal ada seseorang melempar koin Rp. 1000 sebanyak 10 kali, dan anda
>> diminta menebak, apakah yang muncul angka (A) atau gambar (G). Bagaimana
>> anda menebak? Apakah AGAGAGAGAG? GAGAGAGAGA? AAAAAGGGGG? GGGGGAAAAA?
>>
>> Bagaimana tebakan yang paling optimal?
>>
>> Dalam menebak lemparan koin, pada koin yang ideal, dalam artian tidak
>> berat di satu sisi, kemungkinan muncul gambar adalah sama dengan muncul
>> angka, yaitu 50%. Namun, kemungkinan anda menebak angka maupun gambar juga
>> sama, 50%, sehingga, kemungkinan anda menebak suatu sisi dan kemudian
>> hasilnya benar adalah 25%, dengan rincian sebagai berikut:
>>
>>
>>
>> Anda menebak angka dan keluar angka, 25%
>>
>> Anda menebak angka dan keluar gambar, 25%
>>
>> Anda menebak gambar dan keluar angka, 25%
>>
>> Anda menebak gambar dan keluar gambar, 25%
>>
>>
>>
>> Bagaimana cara memperoleh hasil yang optimal? Selalu menebak 1 sisi saja,
>> semisal angka, sehingga kemungkinan anda menebak menjadi 100%. Dengan
>> demikian, kemungkinan anda benar menjadi 50%, sebagai berikut:
>>
>>
>>
>> Anda menebak angka dan keluar angka, 50%
>>
>> Anda menebak angka dan keluar gambar, 50%
>>
>> Namun kecenderungan orang adalah menebak mengikuti probabilitas
>> kemunculannya, sehingga tidak memperoleh hasil yang optimal. Hal ini
>> dinamakan Probability Matching, dan merupakan salah satu bias yang
>> diungkapkan dalam Behavioral Finance.
>>
>>
>>
>> Kaitannya dengan saham, semisal dari pengalaman sebelumnya, seorang
>> investor belajar, bahwa kecenderungan keberhasilan TA adalah 50% dan FA
>> 50%. Maka, dikarenakan bias probability matching, investor tersebut dalam
>> strateginya akan setengah TA dan setengah FA. Dengan strategi seperti ini,
>> *dalam kondisi kemungkinan TA dan FA berhasil sama besarnya*, maka
>> probababilitas kesuksesan strategi investor tersebut hanyalah 25%. *Dalam
>> kondisi tersebut*, strategi yang optimal adalah selalu menggunakan TA
>> atau selalu menggunakan FA :)
>>
>>
>> Salam,
>>
>> BK. Wibowo
>>
>>
>  
>

Kirim email ke