Saya kira kalo alasan naikin harga adalah karena tetangga yang juga jual
nya lebih mahal, ya janganlah. Bayangkan kalau kita meu beli ferrari (atau
apapun)  karena tetangga sebelah juga pakai mobil itu, kan repot. Kondisi
keuangan dan kebutuhan kita kan belum tentu sama dengan si tetangga.

Kalau pemerintah SBY belum berani menaikkan bbm, tentu karena mereka
melihat risk>reward....reward kenaikan bbm menurut saya tidak akan
terlihat....sementara kerugiannya jelas didepan mata, yaitu harga2 pada
naik. Rewardnya = ??? Apakah jalanan bakal lebih mulus atau duitnya buat
nambahin anggaran kpk biar makin banyak staff nya buat nangkepin koruptor
atau duitnya buat blt selama 8 bulan (yang entah manfaatnya seperti apa
setelah 8 bulan berlalu)....atau mungkin duitnya buat nambahin komisi dari
proyek....dll (use your imagination)..... Satu masalah lagi, apakah reward
dari kenaikan bbm melebihi reward yang didapat dari bbm murah, siapa yang
punya data dan cara ngukur nya gimana.

Kita memang tidak bisa menebak masa depan secara pasti, tapi tentunya
minimal ada argumen dan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Kalo nanti
ternyata hasilnya salah (meleset dari perkiraan) ya tetep siap2 untuk
disalahkan :D Atau mungkin sengaja aja bikin dampaknya tidak bisa diukur,
jadi kalo gagal pun gak ketahuan.


On Sat, Feb 25, 2012 at 1:42 PM, Oguds <[email protected]> wrote:

>
> Adi Noe ini tipikal looser banget yah, senangnya mencela-cela orang.
> Ente sendiri prestasinya apa sih? Pernah menangani organisasi seperti
> apa? Banyak orang yg hanya omdo, talk is cheap, tapi prestasinya nol.
> Susah donk dinilai, karena tidak bisa diperbandingkan.
>
> Saya dari dulu setuju, BBM ini dibuat harga yg wajar. Hanya pemerintah
> SBY masih ragu2 juga, entah apa yg ada di kepalanya. Kita ambil contoh
> India, yg kondisinya mirip2 Indonesia. Di sana harga gasoline USD
> 1.58/liter, dengan kurs Rp 8500 saja = Rp 13.430. Padahal India
> mengekspor minyak 2x Indonesia.
>
> Kita ambil contoh lagi negara tetangga, Malaysia. Harga RON95 = MYR
> 1.90/L, atau Rp 5700/liter. Malaysia juga mengekspor minyak 50% lebih
> besar dari Indonesia. Ini subsidi dari harga aslinya, RM2.75 atau Rp
> 8.250. Cara berpikirnya, Malaysia negara lebih kaya dari Indonesia,
> subsidi tersebut cukup wajar sesuai kemampuan negara.
>
> Berapa harga yg wajar untuk Indonesia? Harga terdekat, seperti
> Malaysia, di kisaran Rp 6.000,-. Namun seperti Wamen di bawah bilang,
> harga ini masih kurang, wajarnya Rp 8.000,-. Sebetulnya, ide awal
> pemerintah adalah membatasi premium, sehingga rakyat digiring
> menggunakan Pertamax, yang harganya di kisaran Rp 8rb-an. Di China
> gasoline juga di kisaran Rp 8rb-an.
>
> Tinggal seberapa berapa beranikah SBY? Bagaimana strateginya? Ide
> menarik lainnya, menentukan besarnya subsidi, dan melepas harga
> selebihnya. Ini lebih fair, katakan subsidi dipatok Rp 3000/liter,
> maka harga premium setiap bulan akan naik turun mengikuti harga pasar.
> Solusi yg sehat dan tidak menimbulkan wacana yg tidak perlu.
>
> Satu yg pasti, rakyat harus dididik bahwa energi itu mahal, listrik
> itu mahal. Jangan berilusi energi itu murah. Efek rambatannya akan
> luar biasa, penghematan secara nasional. Sukses program konversi gas
> itu patut diapresiasi. Jangan alergi terhadap ide2 baik seperti itu,
> termasuk konversi BBM ke gas. Berikan pilihan, mau murah pakai gas,
> mau mahal pakai premium. Kalau cuma dicela2 saja, tidak akan ada
> solusi. Ini mah anak TK juga bisa, cobalah memberi ide yg lebih baik.
>
> Referensi:
> http://en.wikipedia.org/wiki/Gasoline_and_diesel_usage_and_pricing
> http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_oil_exports
>
>
> Saturday, February 25, 2012, 8:00:57 AM, you wrote:
>
> an> Bro gelar doktor ga jamin pinter d semua bidang, palagi banyak
> an> pejabat sekarang gelarnya Dr. Keren sich tp buat anak SD, lagian
> an> gampang kok kalo mau gelar kaya gitu beli aja beres.
> an> Lha wong wamen waktu diwawancara d metro n tvone aja cuma bisa liat ke
> bawah.
> an> Kasi penjelasan jg ngawur, dr apaan tuh, bikin malu alumni itb aja.
> an> sent from 3®
> an> From: [email protected]
> an> Sender: [email protected]
> an> Date: Sat, 25 Feb 2012 00:22:14 +0000
> an> To: <[email protected]>
> an> ReplyTo: [email protected]
> an> Subject: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM
> Naik Rp 4.000/Liter
>
> an>
> an> Jago bikin simulasi gak jaminan jago juga di aplikasi. Banyak yg
> an> hebat di teoritis tapi gak bisa apa-apa saat diminta membuktikan
> an> teorinya itu. Kalau semua yg hebat di teoritis juga bisa hebat di
> aplikasi sdh makmur negeri ini.
> an> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> an> From: Franciscus B Sinartio <[email protected]>
> an> Sender: [email protected]
> an> Date: Fri, 24 Feb 2012 07:59:56 -0800 (PST)
> an> To: [email protected]<[email protected]>
> an> ReplyTo: [email protected]
> an> Subject: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp
> 4.000/Liter
>
> an>
>
> an> hanya memberi info
> an> Wamen ESDM  itu ahlinya ekonomi perminyakan.  dia dapat doktor
> an> dibidang itu dan sudah melakukan banyak riset2 didalam maupun diluar
> negeri.
> an> salah satu keahlian beliau adalah bikin simulasi kebijaksanaan ekonomi.
>
>
>
> an> From: adi noe <[email protected]>
> an> To: [email protected]
> an> Sent: Friday, February 24, 2012 10:07 PM
> an> Subject: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp
> 4.000/Liter
>
>
>
> an> Kalo naek 4000, jelas sapa yg harus turun.
> an> Lha wong mentrinya aja bekas org kebudayaan ngurus museum aja ga
> an> becus malah d suru ngitung harga bbm meski alumni itb, lha ilmunya dah
> nguap.
> an> sent from 3®
> an> From: "kangduren" <[email protected]>
> an> Sender: [email protected]
> an> Date: Fri, 24 Feb 2012 14:30:47 -0000
> an> To: <[email protected]>
> an> ReplyTo: [email protected]
> an> Subject: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp
> 4.000/Liter
>
> an>
> an> kalo naik sampe 4000 agak2 kacau ya itungannya, oktan rendah tapi
> an> harganya beda dikit sama shell dan pertamax......
>
> an> --- In [email protected], "adi noe" <adinoe.mail@...> wrote:
> >>
> >> Ini wamen baru dilantik udah sembrono kalo ngomong.
> >>
> >> sent from 3®
> >>
> >> -----Original Message-----
> >> From: "kangduren" <kangduren@...>
> >> Sender: [email protected]
> >> Date: Fri, 24 Feb 2012 09:14:52
> >> To: <[email protected]>
> >> Reply-To: [email protected]
> >> Subject: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp
> 4.000/Liter
> >>
> >> ideal memang 4000, tapi bisa panik nanti, 2000 udah pas....
> >> jangan 500 norak kalo cuma naik 500 pake heboh, jangan 1500 tanggung,
> 2000 aja naik pas, jd tahun depan ga ribut2 subsidi kurang dana, kalo lgs
> 4000 pemerintah bilang : selanjutnya subsidi udah ga ada, krn naik 4000 itu
> dah sama kayak ga ada subsidi mending beli shell kan?
> >> sorry ane punya opini ga ada linknya, wkwkwkwk....:D
> >>
> >> --- In [email protected], Nico Adhitya <nico.adhitya@> wrote:
> >> >
> >> > Jakarta - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono
> Partowidagdo memastikan bahan bakar minyak (BBM) akan naik. Ia memprediksi
> kenaikannya Rp 2.000/liter atau menjadi sekitar Rp 6.500/liter untuk BBM
> premium.
> >> >
> >> > "BBM pasti naik lah, wong Presiden sudah ngomong naik kok," kata
> Widjajono, disela-sela acara pemasangan alat penghemat BBM di Universitas
> Nasional, Jumat (24/2/2012).
> >> >
> >> > Menurut Widjajono, kenaikan harga BBM belum bisa dipastikan
> berapanya, karena akan dibahas dengan DPR-RI khususnya di Komisi VII.
> >> >
> >> > "Naiknya berapa? Tidak tahu, itu ada dimasing-masing pikiran anggota
> DPR dan Kementerian ESDM," ujarnya.
> >> >
> >> > Menurutnya harga BBM seharusnya bisa naik Rp 4000/liter, namun ia
> yakin pemerintah tak akan berani menaikkan sebesar itu "Memang bagusnya
> naik Rp 4.000 tapi tidak mungkin, pemerintah tidak akan berani, sepertinya
> bertahap mungkin Rp 2.000 dahulu baru selanjutnya Rp 2.000 lagi," katanya.
> >> >
> >> > Selain itu, kalaupun ada pembatasan BBM maka dampaknya juga seperti
> kenaikan harga BBM tapi kalau pembatasan terasa jauh lebih tinggi.
> >> >
> >> > "Tapi, harapannya, naiknya harga BBM ini tentunya akan menghasilkan
> penghematan anggaran negara. Dan harusnya dialihkan untuk pembangunan
> infrastruktur transportasi, contoh busway, feder-nya ditambah banyak
> sehingga orang tambah seneng naik busway," ucapnya.
> >> >
> >> > Ia mengatakan bahwa hal ini sangat penting dari pada, uang negara
> habis hanya untuk subsidi BBM alias terbuang cuma-cuma karena tak tepat
> sasaran. "Bayangin Rp 255 triliun habis hanya untuk subsidi minyak,
> sementara penghasilan Minyak dan gas kita hanya Rp 270 triliun," tandasnya.
> >> >
> >> > (hen/hen)
> >> >
> >> >
> >> >
> http://finance.detik.com/read/2012/02/24/153609/1850916/1034/wamen-esdm-memang-bagusnya-bbm-naik-rp-4000-liter
> >> >
> >> > Bagaimana menurut rekan rekan milis saham? :D
> >> >
> >>
>
>
>
>
>
>
>
>
> an>
>
>
> --
> Tertanda,
> Oguds [960000031]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>
> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>
> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke